SMAN 3 Cimahi Bentuk Karakter Siswa Dengan Kegiatan Membaca Alquran

quranARCOM.CO.ID ,Cimahi. Salah satu sekolah menengah atas di kota Cimahi budayakan membaca Alquran sebelum memulai proses belajar-mengajar,menariknya kegiatan mengaji ini tidak hanya dilakukan oleh para siswa, namun juga para guru dan seluruh staf.

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Cimahi Nelly Krisdiyana mengatakan, sebelum memulai aktifitas belajar-mengajar, guru dan siswa diharuskan membaca Alquran terlebih dahulu meski hanya lima ayat.

“Untuk pembentukan karakter, kita budayakan mengaji pada saat masuk sekolah, entah itu lima ayat ataupun lebih, dan itu seluruh kelas,” kata Nelly Krisdiyana saat ditemui di SMAN 3 Cimahi jalan Pesantren Cimahi, Jumat, (6/10/2017).

Agar memastikan siswanya membaca Alquran, para guru yang mengajar pada pelajaran pertama mendampingi siswanya, bagi guru yang terlihat tidak berada di ruangan kelas mengawasi para siswa, maka akan difoto dan dikirim ke group WhatsApp guru-guru SMAN 3 Cimahi.

“Mereka didampingi guru masing-masing yang mengajar pada saat itu, jika ada guru yang tidak terlihat di kelas, maka akan di foto lalu dikirim ke group,” ungkap Nelly Krisdiyana.

Tidak ada sanksi khusus bagi guru yang tidak terlihat di kelas membimbing murid-murid dalam membaca Alquran, namun bagi guru yang tidak terlihat mengawasi, akan di foto dan di kirim di group, sehingga guru yang tidak masuk akan malu karena ketahuan tidak masuk, “Tidak ada hukuman bagi guru yang tidak mendampingi, hanya akan malu kalau terlihat tidak ada,” kata Nelly Krisdiyana.

Dalam satu kelas disiapkan sepuluh hingga lima belas Alquran untuk memfasilitasi anak-anak yang tidak membawa Alquran, selain itu pada saat istrahat, siswa juga bisa membaca Alquran untuk mengisi waktu istirahatnya, “Minimal sepuluh hingga lima belas Alquran disimpan di masing-masing kelas,” ungkap Nelly Krisdiyana.

Dengan kegiatan mengaji sebelum belajar, pihak sekolah berharap tidak hanya meluluskan para siswa yang cerdas namun juga berakhlak baik, “Kami berharap SMAN 3 Cimahi tidak hanya meluluskan anak-anak yang cerdas, tapi juga berakhlak mulia,” tegas Nelly Krisdiyana.

Sementara itu, bagi siswa-siswi non muslim akan diarahkan dan diperkuat untuk mempelajari kitab masing-masing, “Untuk yang non muslim, kita kumpulkan di perpustakaan, mereka juga mempelajari kitab masing-masing,” ujar Nelly Krisdiyana.

Tidak hanya membaca Alquran, sekitar jam sepuluh usai pelajaran pertama, para siswa diberi toleransi untuk melaksanakan Sholat Dhuha , “Setelah itu baru kegiatan belajar mengajar,  setelah jam sepuluhan antara pelajaran pertama dan kedua, kita beri toleransi pada anak-anak yang ingin Sholat Dhuha,” ungkap Nelly Krisdiyana.

Meski tidak seluruhnya melaksanakan Sholat Dhuha, namun kebanyakan siswa melaksanakannya secara bergantian, “Walaupun tidak semua, namun hampir rata-rata anak-anak terbiasa Sholat Dhuha,” kata Nelly Krisdiyana.

Usai pelajaran, saat waktu Sholat Dhuhur, seluruh proses belajar mengajar dihentikan, guna memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah, Sholat Dhuhur harus dilakukan secara bergantian, mengingat Masjid yang ada tidak mampu memuat seluruh siswa yang jumlahnya seribu lebih.

“Setelah itu pada waktu Dhuhur, semua kegiatan belajar mengajar dihentikan, semua siswa Sholat Dhuhur secata bergantian, karena siswa kita lebih dari 1246 siswa, sehingga Masjidnya tidak muat karena memang belum memadai,” ungkap Nelly Krisdiyana.

Kepala sekolah berharap ada bantuan dari pemerintah, sehingga pihaknya dapat membangun Masjid di SMA Negeri 3 Cimahi menjadi dua lantai, agar mampu menampung seluruh siswa saat Sholat berjamaah.

“Kami masih menunggu sumbangan,  kita mau buat dua tingkat, sehingga Masjid dapat  digunakan Sholat berjamaah bagi Guru, Siswa, Pegawai Tata Usaha, dan Pegawai Kebersihan,” kata Nelly Krisdiyana.

Siswi kelas 11 SMAN 3 Cimahi Alya Nurazkia (17 thn) mengaku sangat senang dengan adanya program mengaji sebelum belajar, menurutnya, selain bisa belajar Alquran, juga bisa menenangkan hati, “Senang sekali, karena selain bisa belajar Alqurani, bisa menenangkan hati juga,” ungkap Alya ketika ditanya pendapatnya mengenai program baca Alquran sebelum belajar, Program mengaji ini sendiri dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jumat, “Inginnya setiap hari, namun hari Senin waktunya terpotong oleh upacara sehingga kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa hingga Jumat,” ungkap Alya.(Saifal)

Comments are closed.