Calon Walikota Bandung Nurul Arifin Resmi Berpasangan Dengan Chairul Y. Hidayat

nurulARCOM.CO.ID ,Bandung. Calon Walikota Bandung dari Partai Golkar Nurul Arifin akhirnya memilih kader Partai Demokrat Chairul Y. Hidayat atau biasa disapa Rulli sebagai pasangannya di Pilkada Kota Bandung 2018.

Untuk menjelaskan situasi tersebut, Nurul Arifin dan Chairul Y. Hidayat menggelar Konferensi Pers, Jumat, (10/11/2017), di Cafe Butterfield Kitchen jalan Dipati Ukur Bandung, turut hadir ketua DPC Partai Golkar Kota Bandung Deden Hidayat.

“Walaupun saya sudah berpasangan dengan Rulli, namun kami masih membuka pintu koalisi dengan partai lain,” kata Nurul Arifin di awal paparannya, “Pokoknya kami tidak neko-neko dan berpikir kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut Nurul Arifin mengungkapkan, berdasarkan data yang ia miliki, terdapat 70 pasangan di Pilkada yang lalu namun saat ini sudah pecah kongsi, “Saya dan Rulli memastikan kami tidak akan pecah kongsi, kita sekali untuk selamanya, dan kami yakin bisa harmonis,” tegasnya.

Nurul Arifin mengatakan, dirinya dan Rulli diberi waktu selama dua minggu oleh partainya untuk berkomunikasi dan bekerjasama dengan partai lain, “Kami diberi surat tugas yang masa berlakunya dua minggu, baru nanti turun Surat Keputusan dari Partai,” ungkapnya.

“Sejak lima bulan terakhir dan survei yang ada, popularitas kami tetap tinggi, tapi belum signifikan dengan elektabilitas,” kata Nurul Arifin, “Kami ingin ke depannya popularitas dan elektabilitas tinggi,” ujarnya, ”Dengan keseriusan kami berpasangan, masyarakat dapat melihat kita berdua serius,” tegasnya.

Di akhir paparannya Nurul Arifin berterima kasih kepada DPC Partai Demokrat Kota Bandung yang telah ikhlas merestui pasangan Nurul Arifin dan Chairul Y. Hidayat di Pilkada Kota Bandung 2018, “Walaupun  saya lihat belum benar-benar ikhlas,” pungkasnya.

Kader Partai Demokrat Chairul Y. Hidayat atau biasa disapa Rulli mengatakan, dirinya mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Demokrat untuk menggenapkan koalisi, “Mengapa DPP Partai Demokrat memilih saya, karena menurut saya partai ingin pemimpin yang nilainya 10,” tegasnya, “DPP Partai Demokrat pasti punya perhitungan sendiri mengapa memilih saya di Pilkada Kota Bandung 2018,” ujarnya, “Pastinya saya akan loyal dan tunduk kepada keputusan Partai,” tegasnya.

Lebih lanjut Rulli menegaskan, dirinya akan menghadap kepada Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung Erwan Setiawan untuk memperlihatkan surat tugas resmi dari DPP Partai Demokrat, “Saya yakin DPC Partai Demokrat Kota Bandung akan bersuara bulat terhadap pemilihan saya,” pungkasnya.

Ketua DPC Partai Golkar Kota Bandung Deden Hidayat mengungkapkan, pemilihan Nurul Arifin dan Chairul Y. Hidayat berdasarkan rekomendasi di tingkat pusat, “Saya yakin para ketua partai sudah paham hal ini, karena kebijakan partai sudah pasti mengikat,” ujarnya, “Saya berharap Pilkada Kota Bandung 2018 berlangsung kondusif,” pungkasnya.

Seperti diketahui Partai Golkar memiliki 6 kursi, dan Partai Demokrat memiliki 6 kursi, dengan koalisi ini, Partai Golkar dan Partai Demokrat memenuhi syarat minimal 10 kursi untuk mengikuti Pilkada Kota Bandung 2018. (BRH)

Comments are closed.