Luhut Pandjaitan “Komandan” Penataan Sungai Citarum

20171122_103203

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta dirinya untuk menjadi “Komandan” dalam hal penataan Sungai Citarum.

Hal ini diungkapkan Luhut B. Pandjaitan di acara Lokakarya Penataan Sungai Citarum, Rabu, (22/11/2017), di Hotel Aryaduta jalan Sumatera Bandung.

“Kami bertekad bersama sama Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jabar, Pangdam Siliwangi dan pihak-pihak terkait mengatasi permasalahan sungai Citarum,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan dihadapan puluhan wartawan.

“Bahkan Menteri Perindustrian sudah menghimbau agar industri-industri tidak membuang limbah ke sungai Citarum,” tegas Luhut B. Pandjaitan, “Karena apabila industri membuang limbah ke sungai Citarum maka harus dimasukan ke biaya pembuangan limbah industri,” ujarnya.

“Industri-industri yang ada di sepanjang Sungai Citarum saat ini berjanji tidak merusak kualitas air Sungai Citarum, karena sepanjang Sungai Citarum terdapat 90 persen masyarakat yang bergantung pada Sungai Citarum,” tegas Luhut B. Pandjaitan.

Lebih lanjut Luhut B. Pandjaitan mengatakan, saat ini banyak sampah plastik di Sungai Citarum yang dimakan oleh ikan-ikan, “Ikan yang berasal dari sungai Citarum kemudian dimakan oleh masyarakat, sudah tentu ikan yang memakan sampah plastik menjadi tidak sehat untuk dimakan,” ujarnya.

“Ini masalah besar, maka kita duduk bersama-sama dan menghimbau agar industri dan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke Sungai Citarum,” tegas Luhut B. Pandjaitan.

“Kita tidak bisa sendirian, dan harus bersama sama mengatasi permasalahan Sungai Citarum karena menyangkut masa depan dan generasi yang akan datang,” kata Luhut B. Pandjaitan.

“Sungai Citarum harus ditata dengan baik, tetapi tidak selalu harus dengan anggaran yang besar, karena banyak CSR yang membantu untuk mengatasi masalah Sungai Citarum,” ungkap Luhut B. Pandjaitan, “Tetapi kita tidak minta-minta dana kepada industri untuk mengatasi masalah Sungai Citarum,” tegasnya.

“Kapolda Jabar sendiri sudah menerapkan UU dan pasal-pasal pidana untuk menjerat pihak-pihak yang mencemari Sungai Citarum,” pungkas Luhut B. Pandjaitan. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.