Rekor Bermain Karinding Oleh 300 Mahasiswa dari 51 Universitas Tercatat di Original Rekor Indonesia

ori 1ARCOM.CO.ID ,Bandung. Pimpinan Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elvianto mengatakan, sebanyak 300 Mahasiswa Hubungan Internasional (HI) dari 51 Universitas se-Indonesia yang bermain alat musik Karinding selama 5 menit 1 detik berhasil mencatatkan rekornya di Original Rekor Indonesia (ORI) kategori kolosal

Hal ini dikatakan Agung Elvianto di acara pemecahan rekor bermain alat musik Karinding secara kolosal oleh 300 mahasiswa dari 51 Universitas se-Indonesia, Rabu, (22/11/2017), di Cikapundung River Spot jalan Dr.Ir.Sukarno (jalan Cikapundung Timur) Bandung.

Turut hadir di acara ini, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pasundan (Unpas) M. Budiana, dan Ketua Panitia Acara Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia (PNMHII) ke-29 Tegar Pamungkas.

“Akhirnya alat musik Karinding dapat disosialisasikan oleh 300 mahasiswa dari 51 perwakilan Universitas se-Indonesia,” kata Pimpinan Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elvianto di awal wawancara, “Universitas yang mengikuti acara pemecahan rekor Karinding berasal dari Aceh, Lampung, Umatera, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan, Papua, dan daerah lainnya,” ujarnya.

ori 2Lebih lanjut Agung Elvianto mengatakan, Original Rekor Indonesia (ORI) berharap alat musik Karinding tidak hanya dikenal oleh masyarakat Jawa Barat namun dapat dikenal juga oleh daerah-daerah lain, sehingga Karinding dapat menjadi alat musik yang tidak asing.

“Walau pesertanya tidak terlalu banyak, pemecahan rekor bermain alat musik Karinding yang dilakukan 300 mahasiswa Hubungan Internasional masuk dalam kategori kolosal dengan banyaknya perwakilan dari tiap daerah dari seluruh Indonesia,” ungkap Agung Elvianto.

“Persiapan pemecahan rekor bermain Karinding memang agak sulit karena harus mengumpulkan banyak mahasiswa dari seluruh Indonesia, namun menjadi tidak sulit karena Original Rekor Indonesia (ORI) bekerja sama dengan Universitas Pasundan Program Studi Hubungan Internasional,” pungkas Agung Elvianto.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Pasundan (Unpas) M. Budiana mengatakan, sebenarnya di Kalimantan terdapat alat musik yang juga mirip seperti Karinding, “Dengan kegiatan ini, kita dapat menyaksikan ratusan Mahasiswa dari berbagai daerah Concern terhadap budaya lokal khususnya budaya Sunda,” ujarnya, “Semoga hasil yang dicapai dari kegiatan pemecahan rekor ini mendapat perhatian dari generasi milenial,” pungkasnya.

ori 3Ketua Panitia Acara Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia (PNMHII) ke-29 Tegar Pamungkas mengatakan, kegiatan pemecahan rekor bermain alat musik Karinding merupakan agenda PNMHII yang cukup penting, yaitu pelestarian budaya Sunda.

“Rencananya Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar akan hadir di acara pemecahan rekor ini, namun berhalangan sehingga hanya diwakilkan,” ungkap Tegar Pamungkas

“Universitas Pasundan Program Studi Hubungan Internasional saat ini menjadi tuan rumah  sekaligus penyelenggara Acara Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia (PNMHII) ke-29, dan kegiatan pemecahan rekor bermain Karinding oleh 300 mahasiswa HI merupakan rangkaian acara tersebut,” ujar Tegar Pamungkas

“Rekor bermain Karinding yang dilakukan 300 mahasiswa dan 51 Universitas se-Indonesia dimainkan selama 5 menit 1 detik, waktu ini melambangkan 51 Universitas yang  berpartisipasi,” ungkap Tegar Pamungkas.

Pantauan di Cikapundung River Spot Bandung, walaupun hujan rintik-rintik, sebanyak 300 mahasiswa dari 51 Universitas se-Indonesia terlihat bersemangat memainkan alat musik Karinding dengan cara ditempelkan di mulut dan diapit diantara dua bibir, kemudian ditepuk secara perlahan sehingga menimbulkan suara yang unik. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.