Rekor Make Up 1000 Wajah Sambil Berkebaya Tercatat di Buku ORI

20171125_110501

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Kegiatan “Make Up Kelas 1.000 Wanita Berkebaya” yang diselenggarakan oleh DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bandung, Sabtu, (25/11/2017), di Ballroom ibis Hotel jalan Gatot Subroto Bandung akhirnya tercatat di buku Original Rekor Indonesia untuk kategori Unik.

Pimpinan Original Rekor Indonesia (ORI) Agung Elvianto mengatakan, Make Up Kelas 1.000 Wanita Berkebaya yang diselengggarakan IWAPI akhirnya resmi tercatat di buku Original Rekor Indonesia (ORI), “Mereka mengoleskan lipstik secara silang dan Make up secara serentak dengan menggunakan kebaya selama 12 menit,” ungkapnya.

“Namun setelah kita kroscek jumlah yang hadir 637 orang, maka kami dari pihak Original Rekor Indonesia menyatakan kegiatan Make Up Kelas 1.000 Wanita Berkebaya tercatat di Buku Original Rekor Indonesia,” tegas Agung Elvianto.

“Pihak ORI sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para Srikandi-Srikandi ini,” kata Agung Elvianto, “Para wanita pengusaha ini melakukan hal yang spektakuler yaitu merias satu sama lain dengan menggunakan kebaya,” ujarnya.

20171125_110821

Lebih lanjut Agung Elvianto mengatakan, sebelumya sudah ada rekor pengguna kebaya sebanyak 1000 orang, “Namun kali ini mereka merias satu sama lain atau Make Up wajah secara serentak menggunakan kain kebaya, dan hal ini masuk kategori baru dan unik,” tegasnya, “Mengapa unik, karena mereka Make Up sambil menggunakan kebaya, biasanya sebelum memakai kebaya mereka Makeup dulu,” ungkapnya.

“Kita dari ORI memberikan waktu 12 menit karena sebagai tantangan bagi mereka, karena biasanya Make Up bisa sampai satu jam,” kata Agung Elvianto.

Di akhir paparannya Agung Elvianto mengatakan, ke depan ORI akan mencatat rekor makan kue kasmir sebanyak 20.000 di Pemalang Jawa Tengah, “Selain itu akan ada kolaborasi seni dan budaya di Kuningan, dan di bulan Desember 2017 akan ada gerak jalan masal menggunakan kebaya di kota Bandung,” pungkasnya.

Ketua DPC IWAPI Ega Megantari mengatakan, kegiatan Make Up Kelas 1.000 Wanita Berkebaya merupakan kolaborasi luar biasa antara IWAPI dan ORI.

20171125_103007

“Seperti kita ketahui profesi Makeup artis di kota Bandung menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Ega Megantari, “Make Up artis sudah pasti memiliki NPWP, jadi bisa dibayangkan Makeup artis dan asistennya setiap tahunnya menyumbang miliaran rupiah bagi PAD kota Bandung,” tegasnya.

Ega Megantari mengatakan, kegiatan Make Up Kelas 1.000 Wanita Berkebaya dilaksanakan untuk memotivasi para perempuan dan meningkatkan ekonomi keluarga, “Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan kreatifitas intelektual wanita dalam menciptakan kesempatan kerja, dan nantinya menambah pendapatan mereka,” pungkasnya.

Kegiatan Make Up Kelas 1.000 Wanita Berkebaya semakin meriah dengan kehadiran Sekda Kota Bandung Yossi Irianto, Istri Walikota Bandung Atalia Praratya Ridwan Kamil, dan Bakal Calon Walikota Bandung Nurul Arifin. (BRH)

Comments are closed.