Kelompok Penyanyi Jalanan Bandung Gelar Milad Buktikan Karyamu

IMG-20171222-WA0030

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Bandung akan melaksanakan kegiatan Milad KPJ Bandung ke-27 bertema, “Buktikan Karyamu” selama dua hari mulai Sabtu-Minggu, (23-24/12/2017), di Cikapundung River Spot jalan Dr. Ir. Sukarno Bandung.

Pada perhelatan milad ini, KPJ Bandung akan menampilkan musisi musisi jalanan dari berbagai sektor, mulai dari KPJ Elang, KPJ Dago, KPJ Leuwipanjang, KPJ Ledeng, KPJ Cicaheum, KPJ Cibiru, KPJ Cigereleng.

Tidak hanya itu saja, kegiatan Milad KPJ Bandung akan dihadiri KPJ dari berbagai kota di Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Surabaya, KPJ Makasar, dan KPJ Palu, serta dihadiri Anto Baret dan Kelompok Topeng.

Dalam perhelatan Milad KPJ yang ke-27, KPJ Bandung akan menghadirkan mahakarya di bidang industri kreatif yang dinamakan Galery KPJ (Handy Craft, T-shirt, tas, sepatu, otomotif kreatif).

Selama 27 tahun, KPJ Bandung telah banyak melahirkan karya, baik itu bersifat kegiatan panggung, maupun industri musik.

Salah satu kelompok musik KPJ Bandung yang telah mampu memberikan persaingan di dunia industri musik adalah Kelompok Topeng yang di tahun 1997 mendapatkan Anugerah Musik Indonesia, kemudian muncul KAZ, dan yang terbaru adalah kompilasi Pilar Nusantara yang merupakan Album KPJ Bandung.

KPJ Bandung tidak pernah lepas dari kegiatan sosial kemanusiaan, KPJ selalu ada dalam penggalangan dana kemanusiaan, diantaranya saat Tsunami Aceh KPJ Bandung mengirimkan dutanya ke Aceh, kemudian saat bencana Pangandaran, Jogyakarta, Rohingya, dan kegiatan Bandung Bersih.

Perjalanan KPJ Bandung akhirnya mendapat pengakuan dari pemerintah Kota Bandung, Walikota Bandung Ridwan Kamil merupakan Bapak Asuh KPJ Bandung yang kemudian memberikan rekomendasi kepada Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung sebagai mitra kerja sekaligus Pembina KPJ Bandung.

Program yang telah dilaksanakan oleh Disbudpar kota Bandung adalah membuat workshop KPJ yang dilaksanakan di Hotel Poster Bandung beberapa tahun yang lalu, Milad KPJ pun telah menjadi agenda tahunan, Disbudpar kota Bandung.

Sebagai mitra kerja sekaligus pembina KPJ Bandung, Disbudpar Kota Bandung telah memberdayakan para anggota KPJ Bandung dengan memberi kesempatan bermain musik di Car Free Day, Car Free Night hingga kunjungan daerah.

Menjelang perhelatan Milad KPJ Bandung yang ke-27, KPJ Bandung menggelar ngamen bersama di berbagai tempat di kota Bandung, diantaranya di Cikapundung, Teras Cihampelas, dan Stadion Persib.

Ketua KPJ Bandung Yayan Heryanto mengatakan, kegiatan Milad KPJ Bandung merupakan kegiatan yang akan dihadiri oleh KPJ-KPJ yang ada di Jawa Barat, Banten, Jogyakarta, Surabaya dan perwakilan dari luar Pulau Jawa seperti KPJ Makassar, dan KPJ Palu.

“Tidak semua musisi jalanan itu pengamen, walaupun para pengamen itu musisi jalanan,” kata Yayan Heryanto.

“Tapi yang membedakan mereka adalah dari karyanya, para musisi jalanan itu berkarya ada melalui tulisan, sastra, handycraft, lukisan, maupun lagu, kalau pengamen hanya mengamen dan menjadikannya profesi,” ungkap Yayan Heryanto.

“KPJ terorganisir, terkoordinasi, dan karyanya diwadahi KPJ, anggota KPJ itu beretika, dan mematuhi aturan,” pungkas Yayan Heryanto.

Ketua Pelaksana kegiatan Milad KPJ Cepi Suhendar mengatakan, kegiatan Milad ini bukan hanya suguhan musik saja, tetapi KPJ akan menggelar karya Industri kreatif karya KPJ Bandung yang dinamakan Galery KPJ.

Marthadinata atau biasa disapa Martha Topeng yang sekaligus sesepuh KPJ Bandung mengatakan, selama 27 tahun KPJ Bandung telah tumbuh dewasa, dan berharap KPJ Bandung menjadi panutan bagi adik-adiknya di masa yang akan datang. (BRH / RLS)

Comments are closed.