Inilah Isi Tuntutan Jamaah Travel PT SBL se-Indonesia

IMG-20180227-WA0041

ARCOM.CO.ID ,JAKARTA. Ratusan Jamaah PT Solusi Balad Lumampah (SBL) akhirnya sampai di Jakarta untuk melakukan Aksi Damai di Istana Merdeka bertajuk, “Aksi Damai 272 dan Istighosah Akbar Jamaah SBL se-Indonesia,” Selasa, (27/2/2018).

Aksi Damai yang dilakukan Jamaah SBL untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa Manajemen SBL masih mampu memberangkatkan Umroh para Jamaahnya, para Jamaah yang melakukan aksi damai di Jakarta juga mendesak pihak Kepolisian khususnya Polda Jabar untuk mengembalikan aset SBL yang disita, agar para Jamaah dapat melaksanakan ibadah Umroh.

Koordinator aksi Nazar Khaelani mewakili para Jamaah SBL menyampaikan amanah SBL dan tuntutan Jamaah SBL, “Sebelum dilakukannya penahanan terhadap pimpinan PT Solusi Balad Lumampah pada tanggal 27 Januari 2018, perlu disampaikan hal-hal sebagai berikut,” ujarnya.

IMG-20180227-WA0005

Berikut isi tuntutan Jamaah SBL

1. SBL mengeluarkan PAKET PROMO UMRAH seharga Rp.18.000.000, di mana pemberangkatan perdananya dimulai pada 2 November 2017.

2. Total Jamaah Umrah yang diberangkatkan pada bulan November 2017 sekitar 7000 Jamaah dengan testimoni dari Jamaah mengutarakan “Pelayanannya sangat memuaskan” hingga membuat viral di media salah satunya media online.

3. Berlanjut di pemberangkatan bulan Desember 2017 mulai di sekitar tanggal 17 Desember 2017 di mana mulai memasuki Puncak Musim Umrah untuk wilayah Indonesia, SBL mulai mengalami kendala Over Capacity yang membuat SBL mengambil kebijakan ReSchedule pemberangkatan jamaah yang mengakibatkan terjadinya Over Budget per jamaah sekitar Rp.5.000.000 dalam setiap keberangkatannya.

4. Dengan adanya ReSchedule tersebut, pada tanggal 17 Januari 2018 SBL mengeluarkan MEMO perusahaan yang isinya mengenai ReSchedule pemberangkatan Jamaah Umrah serta bersedia mengembalikan dana setoran Umrah bagi Jamaah yang tidak bersedia di ReSchedule.

5. Total Jamaah Umrah yang terkena ReSchedule sekitar 3000 Jamaah mendapat perhatian dari Kementerian Agama RI dengan Rekomendasi HARUS diberangkatkan hingga akhir Januari 2018 dan telah diberangkatkan.

6. Alhamdulillah sampai dengan batas waktu yang ditetapkan Kementerian Agama RI, SBL memberangkatkan Jamaah Umrah dari tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan 19 Februari 2018 sejumlah 3.423 Jamaah.

7. Pada tanggal 27 Januari 2018, Polda Jabar memeriksa dan menetapkan Direktur PT SBL sebagai tersangka serta melakukan penahanan juga mengamankan seluruh aset perusahaan serta menutup kantor pusat PT SBL sampai dengan saat ini.

8. Namun demikian Management PT SBL melalui kantor cabang yang ada di daerah-daerah tetap berupaya memberangkatkan Jamaah ke Tanah Suci sebanyak 1.575 Jamaah dari tanggal 31 Januari hingga 19 Februari 2018.

10. Merujuk pada hal-hal yang telah disampaikan di atas, kami berpendapat bahwa PT Solusi Balad Lumampah (SBL) masih memiliki kemampuan untuk memberangkatkan Jamaah Umrah sebanyak 6.979 Jamaah yang sudah terjadwal di bulan Februari-Maret-April-Mei-November-Desember tahun 2018 serta Januari 2019 dengan jaminan aset pribadi dan perusahaan, serta adanya beberapa investor.

“Apabila pemberangkatan Jamaah SBL harus menunggu proses hukum, akan mengakibatkan bencana nasional, karena jamaah SBL tersebar di seluruh Indonesia,” pungkas Nazar Khaelani. (BRH)

Comments are closed.