Jamaah Tegaskan PT SBL Bukan Penipu

IMG-20180206-WA0049

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sekitar 500 Jamaah PT Solusi Balad Lumampah (SBL) dalam orasinya menegaskan, PT SBL bukanlah penipu karena SBL berkomitmen memberangkatkan umroh jamaah, hal ini dibuktikan sampai batas waktu yang ditetapkan Kementerian Agama RI, PT SBL memberangkatkan jamaah umroh hingga tanggal 31 Januari 2018 sampai 1 Februari 2018.

Hal ini terungkap saat Aksi Damai 500 Jamaah PT SBL, Selasa, (6/2/2018), di depan Gedung Sate dan dilanjutkan di depan Gedung DPRD Jawa Barat jalan Diponegoro Bandung.

Ratusan Jamaah berpakaian serba putih, dengan syal bertuliskan PT SBL tidak henti- hentinya membaca Talbiyah “Labbaik Allohumma Labbaik… ” sembari meneriakan yel-yel “SBL bukan penipu, aset SBL milik jamaah, kantor SBL harus segera dibuka, dan ingin segera berangkat ke tanah suci”.

IMG-20180206-WA0095

Jamaah peserta Aksi Damai yang didominasi orang tua baik laki-laki dan perempuan turut membawa spanduk bertuliskan agar SBL bisa beroperasi kembali, mereka juga menuntut pembukaan kembali dan pengembalian aset SBL yang disita Polda Jabar, hal itu dilakukan agar para jamaah bisa berangkat ke tanah suci.

Koordinator Aksi Damai PT SBL Nazarudin Khaelani mengatakan, semua jamaah yakin akan diberangkatkan PT SBL hanya saja bergiliran, karena terdapat penjadwalan ulang, “Total jamaah Umroh yang diberangkatkan pada November 2017 sekitar 7000 jamaah, dan para Jamaah PT SBL bertestimoni bahwa pelayanan PT SBL sangat memuaskan,” ungkapnya.

“Dilanjutkan pemberangkatan bulan Desember 2017, namun tanggal 17 Desember 2017 yang memasuki puncak musim umroh di wilayah Indonesia, PT SBL mulai mengalami kendala Over Capacity yang membuat PT SBL mengambil kebijakan Re-Schedule pemberangkatan jamaah, akibatnya terjadinya Over Budget per Jamaah sekitar Rp 5 juta dalam setiap pemberangkatannya,” ungkap Nazarudin Khaelani.

IMG-20180206-WA0024

Dengan adanya Re-Schedule tersebut, pada tanggal 17 Januari 2018, PT SBL mengeluarkan memo perusahaan yang isinya mengenai Re-Schedule pemberangkatan Jamaah Umroh, serta bersedia mengembalikan dana setoran Umroh bagi para Jamaah yang tidak bersedia ikut Re-Schedule.

Maka sekitar 3000 jamaah PT SBL terkena penjadwalan kembali, hal tersebut sudah mendapatkan perhatian dari Kementerian Agama RI dengan rekomendasi para Jamaah harus tetap diberangkatkan PT SBL hingga akhir 2018.

Ratusan Jamaah PT SBL melakukan Aksi Damai di depan Gedung Sate dan Gedung DPRD Jawa Barat adalah dalam rangka memberikan dukungan kepada Travel Umroh PT SBL.

Tuntutan dari para jamaah SBL diantaranya, memberangkatkan Jamaah Umroh yang sudah terdaftar dan terjadwal pada PT SBL, kembalikan aset perusahaan PT SBL, penangguhan penahanan Aom Juang Wibowo selaku pimpinan PT SBL, membuka kembali kantor pusat PT SBL, menyelesaikan permasalahan jemaah yang terjadi di PT SBL dengan cara musyawarah bersama dengan DPRD, Kepolisian, dan manajemen PT SBL. (DS / BRH)

Comments are closed.