Wisata Selfie “Rabbit Town” Telah Dikunjungi Belasan Ribu Pengunjung

Henry HusadaARCOM.CO.ID, Bandung. Tempat Wisata Selfie (WiSel) “Rabbit Town” semenjak dibuka untuk umum walaupun masih dalam tahap uji coba (Trial), telah dikunjungi belasan ribu pengunjung dari kota Bandung maupun luar kota Bandung.

Hal ini diungkapkan CEO & Chairman KAGUM Group Henry Husada sekaligus pemilik Rabbit Town kepada para awak Media, Senin, (5/2/2018), di Rabbit Town jalan Rancabentang No.30 Ciumbuleuit Bandung.

“Saat Rabbit Town dilakukan ujicoba secara gratis pada tanggal 11 hingga 31 Januari 2018, animo belasan ribu pengunjung yang melihat-lihat Rabbit Town sangat antusias,” kata pemilik Rabbit Town Henry Husada di awal paparannya.

Lebih lanjut Henry Husada mengungkapkan, Rabbit Town yang memiliki luas sekitar dua hektar dahulunya merupakan rumah tinggal dirinya bersama keluarga besarnya, “Tadinya rumah ini sebelum menjadi Rabbit Town akan dinikmati sendiri, tetapi pada akhirnya kami sekeluarga ingin berbagi kebahagiaan untuk khalayak ramai,” ujarnya, “Kita membangun Rabbit Town supaya para pengunjung bahagia,” ungkapnya.

Mengenai mengapa tempat wisata ini dinamakan Rabbit Town, dikarenakan Henry Husada berzodiak kelinci, “Maka saya melengkapi Rabbit Town dengan kelinci hidup dari berbagai negara,” ungkapnya, “Selain berbagi kebahagiaan, Rabbit Town berfungsi untuk mengedukasi pengunjung supaya yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, karena ditempat ini selain banyak, binatang, area bermain, juga terdapat area edukasi,” ujarnya.

Rabbit Town menjadi luar biasa dan unik karena di dalam tempat ini terdapat  88 tiang raksasa dengan 126 lampu yang dinamakan Love Light, dan pertama di Indonesia, “Pengunjung dapat berfoto di 88 tiang bercahaya lampu ini,” kata Henry Husada, “Pengunjung yang berfoto di 88 tiang ketika malam, akan terlihat seperti disiram cahaya,” ujarnya.

Henry Husada 2“Lampu Love Light yang berkekuatan puluhan ribu watt akan menyala mulai pukul 18.00 hingga pukul 21.00,” kata Henry Husada, “Pastinya KAGUM Group ketika membangun suatu tempat tidak pernah main-main,” tegasnya.

Selain berbagai spot yang indah untuk melakukan Selfie, Rabbit Town dilengkapi berbagai Stand Kuliner yang dijamin enak, “Memang Stand yang ada bukan dari restoran besar, tetapi dari Usaha Kecil Menengah (UKM), mengapa, karena saya merupakan Bapak Asuh UKM,dan saya akan terus membina pengusaha UKM,” pungkas Henry Husada.

Rabbit Town sendiri memiliki konsep One Stop Shopping, sehingga pengunjung selain berwisata, juga bisa menikmati kuliner, dan membeli berbagai busana yang tersedia di Rabbit Town.

Rabbit Town dipastikan mengisi kekurangan tempat wisata yang ada di Bandung Utara, setidaknya terdapat 16 wahana yang ada di Rabbit Town, yaitu, Love Lock, LA Store, Museum of Ice Cream, New York, Dragonfish, Love Light, Jungle Arena, Cookie Monster, Hollywoodland, Arderich Tee House, Bambi Love, Lala Story, Dove Garden, Koi Garden, dan Lala Town Playground.

Harga tiket masuk Rabbit Town cukup terjangkau yaitu Rp.25 ribu per orang, dan pengunjung sudah dapat menikmati berbagai wahana yang ada di Rabbit Town, patut dicatat, pada hari kasih sayang (Valentine Day) yang jatuh pada tanggal 14 Februari, pihak manajemen sudah menyiapkan berbagai hadiah bagi pasangan yang datang ke Rabbit Town, sedangkan untuk Imlek, juga telah disiapkan angpao yang akan dibagikan kepada para pengunjung Rabbit Town. (BRH)

Comments are closed.