Ketua Bawaslu Jabar: Alat Peraga Kampanye yang Tidak Sesuai Ketentuan Harus Dicopot

IMG-20180303-WA0021-1

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat Harminus Koto menegaskan, setelah 15 hari berjalannya masa kampanye, Bawaslu Jabar dan Panwaslu kota Bandung menemukan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan ketentuan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Hal ini diungkapkan Harminus Koto di acara Rapat Koordinasi Panwaslu Kota Bandung, (02/03/2018), di Hotel Naripan jalan Naripan Bandung.

“Jika Alat Peraga Kampanye (APK) tidak memenuhi persyaratan, maka harus dicopot dan kemudian diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum,” tegas Harminus Koto.

“Sanksi apabila Bawaslu menemukan pelanggaran tentang Alat Peraga Kampanye (APK), yaitu sanksi pelanggaran administratif dan supervisi yang tertuang di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor empat, pungkas Harminus Koto.

Sedangkan Ketua Panwaslu Kota Bandung Farhatun Fauziyyah, mengatakan, masyarakat dapat ikut andil dalam pengawasan pelanggaran tentang Alat Peraga Kampanye (APK), “Masyarakat dapat melaporkan pelanggaran APK kepada Kantor Panwaslu terdekat,” ujarnya.

“Kami menghimbau kepada para pasangan calon untuk tertib dalam pemasangan APK dan selalu mengikuti ketentuan yang sudah ditentukan,” kata Farhatun Fauziyyah, “Bagi para paslon, kami menghimbau untuk memasang APK sesuai dengan aturan,” pungkas Farhatun Fauziyyah. (BRH)

Comments are closed.