DPD KNPI Kota Bandung Dukung Pemuda Terus Berkarya

IMG-20180424-WA0046-1

ARCOM.CO.ID ,Jakarta. Sebagai bentuk dukungan kepada para pemuda untuk terus berkarya dan fokus pada bidangnya masing-masing, KNPI Kota Bandung menyerahkan berkas para pendaftar beasiswa dari pemuda berprestasi kepada staf khusus Kemenpora RI (Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia) Bidang Kepemudaan Zainul Munachsihin, Kamis, (19/4/2018), di Ruang Staff Khusus Bidang Kepemudaan Kementrian Pemuda dan Olahraga di Jakarta.

“Berkas yang sebelumnya telah dilakukan pendaftaran secara Online di situs resmi Kemenpora, di khususkan bagi para kader OKP dan Kemahasiswaan,” kata Ketua DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Bandung Hendra Guntara yang pada kesempatan tersebut di dampingi Bendahara KNPI Kota Bandung Bena Aji.

“Berkas tersebut adalah nama-nama penerima beasiswa yang belum bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih formil,” ujar Hendra Guntara.

Sikap Keseriusan dan komitmen DPD KNPI Kota Bandung mendukung pemuda agar bisa terus berkarya dan fokus dalam bidangnya masing-masing dilakukan guna mewujudkan pendidikan nasional, yaitu pendidikan yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional, dan tanggap terhadap perubahan zaman.

“Informasi beasiswa dapat diakses langsung oleh masyarkat agar potensi dan prestasi pemuda tetap terjaga, pasalnya pendidikan sangat penting untuk kemajuan bangsa dan negara,” pungkas Hendra Guntara.

Pendidikan merupakan salah satu upaya yang paling penting dalam memanusikan manusia.

Pada hakekatnya pendidikan merupakan sebuah sistem yang terencana agar bisa mewujudkan ruang pembelajaran bagi peserta didik secara aktif, dan mampu mengembangkan potensi dirinya dalam ruang sosial.

Pendidikan merupakan dasar penentu generasi bangsa, agar dapat memiliki kompetensi diri untuk dibaktikan di lingkungan masyarakat guna kemajuan bangsa dan negara.

Dalam UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 13 Ayat 1 dinyatakan, jalur pendidikan terdiri dari pendidikan formal, non formal dan informal.

Ketiganya merupakan jalur pendidikan yang saling mengisi dan melengkapi.

Namun tidak jarang masih banyak masyarakat yang mengenyam pendidikan non-formal dan informal secara terbatas, artinya salah satu kendala pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang memerlukan biaya relatif tinggi sesuai dengan jenjang pendidikannya. (BRH/JAT/RLS)

Comments are closed.