Pengurus DPD KNPI Kota Bandung Periode 2018-2021 Berjumlah 99 Orang

knpiARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Bandung Periode 2018-2021 Hendra Guntara dan 99 orang dari unsur OKP, Organisasi Kemahasiswaan, Pemuda Potensial, dan Pengurus sebelumnya, akhirnya secara resmi dilantik pada Kamis malam, (26/4/2018), di Hotel Horison jalan Pelajar Pejuang.

Turut hadir di acara pelantikan bertema, “Pemuda Kota Bandung Pemuda Milenial”, Ketua Umum KNPI Muhammad Rifai Darus, Ketua MPI KNPI Jabar Saca Suhendi, Sekertaris KNPI Provinsi Jawa Barat Asep Komarudin, Kadispora Kota Bandung Doddy Ridwansyah, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha, dan para sesepuh KNPI.

Ketua Umum KNPI Muhammad Rifai Darus saat sesi wawancara mengatakan, saat ini KNPI menganut gerakan politik netral aktif, “KNPI memberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen partai politik maupun kandidat dalam sebuah politik praktis di suatu daerah,” tegasnya, “KNPI sudah bisa menetapkan atau menentukan siapa pilihannya, yang kemudian didukung sebagai pemenang dalam sebuah kontestasi politik,” ujarnya.

Lebih lanjut Muhammad Rifai Darus mengatakan, struktur politik KNPI sangat lengkap sampai dengan tingkat Kecamatan, “Oleh karena itu sekali lagi jangan golput dalam mengambil keputusan politik,” tegasnya.

“KNPI terbuka untuk semua komponen dan kepentingan dalam mendukung gerakan-gerakan pemuda dan dalam kontes apapun, jadi KNPI tidak hanya terpusat dalam gerakan politik saja,” ungkap Muhammad Rifai Darus, “Semua komponen dan semua potensi pemuda kita dukung dan kita coba back up,” tegasnya.

Muhammad Rifai Darus mengatakan dirinya dan jajaran KNPI telah mengelilingi Indonesia, “Saya melihat masing-masing daerah mempunyai ciri khas tersendiri, dan hal ini merupakan khasanah bagi KNPI untuk membangun keanekaragaman seluruh pemuda di Indonesia,” ujarnya.

knpi22Muhammad Rifai Darus menegaskan, dalam tubuh KNPI tidak ada dualisme, “Yang ada adalah wadah-wadah baru yang menyerupai KNPI, dan saya kira itu hal yang wajar,” ungkapnya, “Yang terpenting, mari kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia,” tegasnya.

Di akhir wawancara Muhammad Rifai Darus mengatakan, saat ini Kota Bandung menjadi etalase bagi kota layak pemuda, “Saya harap predikat ini dipertahankan terus, dan bisa ditularkan kepada komponen pemuda KNPI lain di seluruh Indonesia,” ujarnya, “Ketua DPD KNPI Kota Bandung yang baru saya harap dapat membuka komunikasi dengan teman-teman KNPI di seluruh Indonesia agar mereka belajar tentang kota layak pemuda di Kota Bandung,” pungkasnya.

Ketua DPD KNPI Kota Bandung Periode 2018-2021 Hendra Guntara mengatakan, DPD KNPI Kota Bandung berkomitmen untuk mendorong generasi milenial di Kota Bandung agar lebih siap dan senantiasa hadir dalam setiap tantangan jaman.

“Agenda DPD KNPI Kota Bandung di tahun 2018 diantaranya, kita akan konsolidasi internal, karena ada mekanisme yang perlu kita tempuh, seperti orientasi pengurus, dan proses regenerasi melalui agenda Musyawarah Kecamatan (Muscam),” ungkap Hendra Guntara, “Selanjutnya DPD KNPI Kota Bandung akan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), dan dalam Rakerda kita akan mengundang seluruh OKP se-kota Bandung dan unsur Pengurus Kecamatan (PK),” ungkapnya, “Karena apa yang akan dilaksanakan oleh pemuda kota Bandung khususnya di KNPI adalah gagasan-gagasan yang terhimpun dari semua OKP dan PK yang ada di kota Bandung,” ujarnya.

Hendra Guntara mengungkapkan, KNPI adalah wadah berhimpun kepemudaan, “Maka dalam kepengurusan yang dilantik tidak ada dominasi, dan semua merata,” ujarnya, “Saat pengajuan kepengurusan DPD KNPI Kota Bandung, mekanisme organisasi kita tempuh, dan semua organisasi di bawah KNPI mengajukan calon pengurus, kemudian calon pengurus kita filter satu per satu,” ungkapnya.

“Pertama kita melakukan filterisasi usia, dan kita akan mencoret usia 40 tahun ke atas karena AD/ART KNPI masih 40 tahun, selain itu dalam rangka menjalankan aturan pemerintah yang berkenaan dengan aturan kepemudaan, yaitu UU No 40 Tahun 2009,” kata Hendra Guntara.

knpi3“Usia maksimal pemuda di KNPI Kota Bandung yaitu usia 30 tahun sudah kita terapkan di 70 persen total pengurus,” ungkap Hendra Guntara, “Maka dari 99 orang pengurus KNPI, sebanyak 70 persen usianya di bawah 30 tahun, hal ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan agenda kaderisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut Hendra Guntara menghimbau kepada seluruh kader OKP, PK, dan komunitas lain untuk terlibat aktif dalam proses penentuan pemimpin di masa yang akan datang, “Namun dalam Pilkada, secara kelembagaan kita tidak boleh mengarahkan ke salah satu calon,” tegasnya, “Mari sama-sama menentukan dan menggunakan hak suara kita untuk memilih pemimpin kota Bandung dan Jawa Barat, jadi kita tidak boleh Golput atau Say No to Golput, karena bagaimana mau merubah bangsa kalau pemudanya Golput,” tegasnya.

Mengenai anggaran dari pemerintah untuk DPD KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara mengatakan, anggaran yang ada di kepemudaan kota Bandung besar, dan sebetulnya perhatian dari pemerintah baik itu Eksekutif dan Legislatif kepada DPD KNPI Kota Bandung sudah baik, “Namun menurut saya, besaran anggaran untuk DPD KNPI Kota Bandung relatif,” kata Hendra Guntara, “Kalau berbicara kebutuhan, kita ingin melahirkan pemuda-pemuda yang mandiri, tetapi KNPI secara kelembagaan saya kira dari tahun ke tahun memang besaran anggarannya disesuaikan dengan kebutuhan yaitu ajuan,” ungkapnya, “Jika ajuannya 7 miliar rupiah per tahun maka akan dikaji ulang menjadi 4 miliar rupiah, karena memang seperti itulah politik anggaran,” ungkapnya.

Mengenai jumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di bawah DPD KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara mengungkapkan, sebanyak 92 OKP mempunyai hak penuh atau punya hak suara, karena ada mekanisme bergabung di KNPI, “Namun masih ada sekitar 6 OKP yang belum punya hak suara,” ungkapnya.

Mengenai kepengurusan di tubuh DPD KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara mengatakan, periode kemarin, jumlah total kepengurusan KNPI sebanyak 105 orang, “Tahun 2018 jumlah pengurus kita turunkan dari 105 menjadi menjadi 99 orang, karena menurut mekanisme harus terdapat 24 Wakil Ketua, 12 Wakil Sekretaris, 12 Wakil Bendahara, dan 48 ditambah 3 KSB, jadi kepengurusan DPD KNPI Kota Bandung di periode sekarang jumlahnya turun,” pungkasnya.

Di dalam kepengurusan DPD KNPI Kota Bandung Periode 2018-2021 dibentuk badan-badan otonom yang berfungsi untuk intensifikasi menghadapi permasalahan penting kepemudaan dan kemasyarakatan di Kota Bandung, seperti Badan Penanggulangan Bencana, Badan Bantuan Hukum, dan badan lainnya. (BRH)

Comments are closed.