Kaji Dugaan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Jabar Selenggarakan Rakor Stakeholder

bawaslu 2ARCOM.CO.ID ,Bandung. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan KPU Jabar, Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jabar, dan Komisi Informasi Jabar, Kamis, (7/6/2018), di The Papandayan Hotel jalan Gatot Subroto Bandung, menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder dalam rangka pengawasan kampanye di Media, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam mengawasi pelaksanaan tahapan pemilihan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota, serta demi mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang bersih, jujur, dan adil.

Selain mengadakan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder, diadakan pula penandatanganan kesepahaman bersama antara Bawaslu Jabar, KPU Jabar, Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jabar,dan Komisi Informasi Jabar dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018.

Saat diwawancarai oleh para wartawan, Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto menegaskan, penayangan iklan di Media sepenuhnya telah diatur oleh Komisi Pemilihan Umum baik durasi maupun waktunya, “Untuk jam penayangan ditentukan sesuai kesepakatan KPU dengan Paslon, dan harus dalam posisi yang sama, sedangkan frekuensinya diatur oleh KPU agar adil,” ujarnya.

bawaslu3“Saya sebagai Ketua Bawaslu Jabar menghimbau kepada para calon agar mentaati aturan yang ada, kami akan mengawasi secara ketat setiap kegiatan kampanye di media selama 14 hari, sanksi terberat jika melanggar yaitu akan dikenakan pidana, dan jika terdapat iklan di luar jadwal dapat juga dipidanakan,” tegas Harminus Koto.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan rapat koordinas ini dapat terjalin koordinasi pengawasan pelaksanaan tahapan pilkada, saling tukar data dan informasi, mempercepat proses penanganan laporan, kajian dugaan pelanggaran, serta sebagai forum kerjasama dan sinergitas dalam pengawasan pelaksanaan tahapan pilkada serentak di Jawa Barat tahun 2018,” kata Harminus Koto.

“Pada akhirnya output kegiatan penandatangan bersama ini akan menghasilkan kerjasama dan sinergitas dalam pengawasan tahapan pilkada, dan terwujudnya penyelenggaraan Pilkada serentak di Jabar yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” kata Harminus Koto.

Penayangan iklan para calon di Media Massa akan berlangsung selama 14 hari, dimulai pada tanggal 10 Juni 2018 hingga 23 Juni 2018. (BRH)

Comments are closed.