Survei CSI: Elektabilitas Cawalkot Bandung Oded M. Danial Mencapai 48,9 Persen

20180622_151726

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Citra Survei Indonesia (CSI), bekerjasama dengan Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), dan IndoMONITORING merilis hasil survei dan perilaku pemilih Pemilukada Kota Bandung, dan hasilnya pasangan Cawalkot Oded M. Danial dan Cawawalkot Yana Mulyana meraih elektabilitas sebesar 48,9 Persen.

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif CSI Aendra Medita saat Press Conference Hasil Survei Terbaru Citra Survei Indones­ia (CSI) di Pilkada Kota Bandung bertema “Peta Kekuatan Calon Walikota-Wakil Wal­ikota Bandung 2018-2­023 dan Siapa yang Layak Pimpin Kota Ban­dung”, Jumat, (22/6/2018) di Hotel Luxton jalan Ir.H.Juanda Bandung.

“Berdasarkan survei CSI, tokoh yang paling la­yak memimpin kota Bandung adalah Oded M. Danial,” kata Direktur Eksekutif CSI Aendra Medita di awal paparannya, “Bahkan bila Pemilukada Kota Bandung dilaksanakan hari ini, elektabilitas Oded-Yana mencapai 48,9 persen, dan masyarakat kota Bandung yang mengenal pasangan Oded-Yana mencapai 94,4 persen, jauh meninggalkan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat yang hanya meraih 24,1 persen dan Yossi Irianto-Aries Supriatna yang meraih 18,5 persen, sedangkan yang belum menentukan pilihan sebesar 8,5 persen,” tegasnya.

Lebih lanjut Aendra Medita mengatakan, sebanyak 39,5 persen masyarak­at kota Bandung menyukai Walikota yang berusia 40 sampai 50 tahun, “Bahkan menurut survei, masyarakat kota Bandung sebanyak 59,3 persen bersedia dipimpin Wa­likota Wanita namun bukan dalam konteks aga­ma,” ujarnya.

“Pastinya di Pemilukada Kota Bandung, visi dan misi calon Walikota Bandung mempen­garuhi masyarakat sebesar 51,8 persen,” kata Aendra Medita, “Apabila terjadi Money Politik, masyarakat yang menerima uang tetapi belum tentu memilih pasangan tersebut sebesar 36,9 persen,” ujarnya, “Memang sebanyak 31,4 persen masyarak­at kota Bandung berpotensi terpen­garuh money politik,” tegasnya.

Aendra Medita mengungkapkan, sebanyak 35 persen masyarakat Bandung telah mene­ntukan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bandung, “Sedangkan sebesar 22,2 persen masyarakat Bandung akan mem­ilih pada hari H,” ungkapnya.

20180622_150900

“Namun sebesar 48,4 persen pemilih melihat latar belakang Partai yang mengusung Walikota Bandung, “Bila partai tersebut diduga korupsi, maka sebesar 44,5 persen masyarak­at tidak akan memilih calon Walikota Bandung tersebut,” pungkas Aendra Medita.

Survei yang dilakukan Citra Survei Indonesia (CSI), bekerjasama dengan Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), dan IndoMONITORING dilakukan pada 26 Mei 2018 hingga 2 Juni 2018.

Fakta menarik lainnya yaitu, suara yang terjadi di kota Bandung kemungkinan akan berubah, namun tidak terlalu besar perubahannya.

Terungkap, pasangan Oded-Yana cukup diinginkan oleh masyarakat kota Bandung untuk saat ini, karena nama Oded M. Danial masih ada brand Wakil Walikota Bandung era Ridwan Kamil, yang pasti Oded memiliki konsep meneruskan Bandung Juara, sedangkan Yana Mulyana ikut menguatkan di lapangan.

Selain itu pasangan Oded-Yana memiliki relawan PKS dan pasukan pendukung Gerindra yang cukup solid di Kota Bandung, dan elektabilitas Oded-Yana bukan hanya karena dikenal tetapi pasangan ini dipopulerkan oleh relawannya yang militan.

Kini sebanyak 1,6 juta jiwa dari 23 Kecamatan di kota Bandung sudah terdaftar sebagai pemilih, maka apa yang akan terjadi nanti di Pilkada Kota Bandung hanya bisa dilihat pada hari-H yaitu 27 Juni 2018.

Survei CSI sendiri dilakukan di semua Kecamatan di Kota Bandung yang dipilih secara acak proporsional, dengan 440 responden. (BRH)

Comments are closed.