The Papandayan Jazz Fest 2018 Digelar Selama Tiga Hari

ARCOM.CO.ID ,Bandung. The Papandayan mulai 4 hingga 6 Oktober 2018 akan menggelar gelaran Jazz tahun ke-4 bertajuk, “The Papandayan Jazz Fest 2018”, di Mirten Lounge , TP Stage, HB Grill Garden, Tropical Garden, dan Suagi Grand Ballroom Hotel The Papandayan jalan Gatot Subroto 83 Bandung.

Sebelum gelaran The Papandayan Jazz Fest 2018 dimulai, pihak penyelenggara menggelar Press Conference, Jumat malam, (21/9/2018), di Mirten Lounge The Papandayan, turut hadir, General Manager The Papandayan Bobby Renaldi, Kurator The Papandayan Jazz Fest 2018 Vence Manuhutu dan Hari Pochang, Vokalis Gugun Blues Shelter (GBS) Gugun, dan Marketing Communications Manager The Papandayan Tyagita R Hermawan.

“Menurut Ridwan Kamil yang kala itu masih menjadi Walikota Bandung dan sekarang menjadi Gubernur Jawa Barat mengatakan, bulan Oktober merupakan bulan Jazz kota Bandung, maka The Papandayan menggelar The Papandayan Jazz Fest 2018 di bulan Oktober,” kata General Manager The Papandayan Bobby Renaldi di awal paparannya, “Kali ini The Papandayan Jazz Fest 2018 yang merupakan nama baru untuk gelaran Jazz tahun ke-4 Hotel The Papandayan akan semakin bernutrisi,” tegasnya.

Lebih lanjut Bobby Renaldi mengatakan, The Papandayan selama empat tahun konsisten menggelar acara musik Jazz, “The Papandayan memiliki program Jazz mingguan dan tiga mingguan,” ungkapnya, “Bahkan di akhir tahun 2018 The Papandayan akan banyak menggelar acara musik Jazz, dan akan ada Internasional Keroncong Festival,” ujarnya.

Bobby Renaldi menegaskan, kehadiran para musisi Jazz tanah air  menjadi pemicu dan penyemangat The Papandayan dalam menggelar acara Jazz, “The Papandayan hingga saat ini sanggup bertahan dan konsisten selama empat tahun  menggelar acara musik Jazz demi produktivitas musisi jazz dalam bermusik,” tegasnya, “Pastinya The Papandayan tidak akan main-main dalam menggelar acara musik Jazz, dan seperti kata Ridwan Kamil, The Papandayan merupakan ‘The Address of Jazz’ di kota Bandung,” pungkasnya.

Kurator The Papandayan Jazz Fest 2018 Vence Manuhutu mengatakan, The Papandayan Jazz Fest 2018 akan lebih banyak menghadirkan musisi Jazz, “The Papandayan Jazz Fest 2018 walaupun Jazz-nya lebih banyak, namun akan ada musisi non Jazz yang mensosialisasikan musik Jazz melalui genre lain,” ujarnya, “Pastinya tahun ini Line Up musisi lebih baik dan variatif, dan seperti biasa akan ada klinik musik Jazz,” pungkasnya.

Kurator The Papandayan Jazz Fest 2018 Hari Pochang menambahkan, The Papandayan Jazz Fest 2018 merupakan acara untuk merayakan musik Jazz dengan genre yang bermacam-macam, “Acara ini akan menjadi inkubator para musisi Jazz muda,” tegasnya.

Vokalis Gugun Blues Shelter (GBS) Gugun mengatakan, dirinya sempat kaget ketika diundang untuk mengisi acara The Papandayan Jazz Fest 2018 bulan Oktober nanti, “Kami sebenarnya band Blues Rock, tetapi GBS sering juga diundang ke acara Jazz Festival,” ungkapnya.

“GBS di The Papandayan Jazz Fest 2018 akan memasukkan semacam ramuan musik Jazz, dan intensitas volume GBS akan kita sesuaikan, dan pastinya kami akan membawa sound Blues yang disesuaikan dengan tema acara,” ungkap Gugun.

“Penampilan GBS nanti jangan dilihat perbedaannya, tetapi kita bicara bahasanya yaitu bahasa musik, dan mudah-mudahan penonton nyambung dengan kami,” pungkas Gugun.

Marketing Communications Manager The Papandayan Tyagita R Hermawan menjelaskan, mulai tahun 2018 The Papandayan menggandeng ID.M, event organizer dari kelompok bisnis Media Group, dan 3 platform media, yaitu Metro TV, Media Indonesia, dan Medcom.id untuk lebih membuat pesta jazz ini lebih spektakuler.

“Sebagai gebrakan sebelum The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2018 dilaksanakan, The Papandayan akan menggelar Interupsi Jazz  pada 26 September 2018 di jalan Asia Afrika dengan menghadirkan band Jazz 5 Petani, dan 29 September 2018 di jalan Braga dengan menghadirkan band Jazz Garhana,” kata Tyagita R Hermawan.

Mengenai The Papandayan Jazz Fest 2018, Tyagita R Hermawan menjelaskan, acara ini digelar Hotel Papandayan mulai dari Mirten Lounge, Tropical Garden, TP Stage, HB Grill Garden, dan Suagi Grand Ballroom, “Pengunjung dapat menikmati Pasar Jazz yang berisi booth dari Local Brand, Jazz Clinic dan penampilan dari musisi-musisi berbakat tanah air,” ujarnya, “Untuk dapat menikmati TPJF 2018 pengunjung cukup membayar Dinner or Snack charge mulai dari Rp 150.000,” pungkasnya.

Musisi yang akan tampil di hari pertama The Papandayan Jazz Fest 2018 (4 Oktober 2018) diantaranya, Gugun Blues Shelter, 3 Generation of Jazz Guitar (Tohpati, Oele Pattiselanno, dan Tio), Didiet Violin Combo, David Manuhutu Project, Marcomarche, Jon Kastella, Madame & Toean, dan New Blood.

Di hari kedua, (5 Oktober 2018) akan tampil, RAN, Dwiki Dharmawan, 4 Basist, KSP, Blue Ocean Project, 57 Kustik, Big Chord, Sandi Winarta, Nadine The Acoustic Trio, Dion Subiyakto ft. Mergie Segers, dan D’Jazz Music School.

Sedangkan di hari terakhir (6 Oktober 2018), akan tampil, Isyana Sarasvati, Yuri Mahatma, Elfa’s Singers, Sri Hanuraga Trio, Agis Kania, Prass, Dhira Bongs dan Curly & Me.

Untuk informasi jadwal performance dan reservasi dapat menghubungi Dian  di nomor: 087822999414, Uma di nomor: 081809997081 atau kunjungi website: www.tpjazzbandung.com  dan www.thepapandayan.com . (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.