Bank Commonwealth Resmikan Cabang Berkapabilitas Digital di Kota Bandung

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Bank Commonwealth akhirnya meresmikan Cabang Berkapabilitas Digital yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia, Kamis, (27/9/2018), di Kantor Cabang Bank Commonwealth Bandung jalan Ir.H.Juanda (Dago) No. 130 B.

Turut hadir dalam peresmian Cabang Berkapabilitas Digital Bank Commonwealth, Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati, Direktur Departemen Kebijakan dan Pembayaran Bank Indonesia Sukarelawati Permana, dan dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat Joko Sarwono.

Direktur Departemen Kebijakan dan Pembayaran Bank Indonesia Sukarelawati Permana dalam sambutannya mengatakan, Bank Indonesia dan Bank Commonwealth bagaikan adik kakak, “Karena dalam menerbitkan Kartu Kredit dan ATM, Bank Commonwealth dipastikan berhubungan dengan Bank Indonesia,” ujarnya, “Bank Indonesia dan Bank Commonwealth merupakan partner, tetapi tetap Bank Commonwealth harus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Bank Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut Sukarelawati Permana mengatakan, Bank Indonesia mendukung peresmian Cabang Berkapabilitas Digital Bank Commonwealth di kota Bandung, “Walaupun saat ini jaman canggih, tetap masyarakat masih membutuhkan uang Cash karena sudah menjadi bagian dalam kehidupannya,” pungkasnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat Joko Sarwono mengatakan, dirinya selaku Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat akan mempromosikan kehadiran Cabang Berkapabilitas Digital Bank Commonwealth di kota Bandung, “Saya tidak akan menjadi pengamat saja, tetapi saya akan menjadi pelaku dengan menjadi nasabah Bank Commonwealth,” kata Joko Sarwono yang disambut tepuk tangan  jajaran direksi Bank Commonwealth, “Tetapi bila prosesnya lama saya akan mengevaluasinya,” ujarnya sambil tertawa.

Joko Sarwono mengungkapkan, saat ini sudah banyak Bank menuju digital, “Karena bila kita tidak berinovasi, maka kita akan tergilas,” tegasnya, “Evolusi yang dilakukan Bank Commonwealth sudah sangat baik,” ujarnya, “Apalagi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sangat suka hal-hal yang berbau teknologi,” pungkasnya.

Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati di hadapan para awak media berharap, pengalaman perbankan secara digital menyeluruh yang dihadirkan Bank Commonwealth di kota Bandung dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kota Bandung.

Lebih lanjut Lauren Sulistiawati mengungkapkan, berdasarkan data BPS kota Bandung, laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung di tahun 2017 sebesar 7,21%, atau di atas rata-rata pertumbuhan nasional, “Data tersebut sejalan dengan bisnis Bank Commonwealth di kota Bandung yang saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik,” ujarnya, “Selain itu kota Bandung sangat berpotensi bagi pengembangan bisnis kami yang berfokus pada SME dan Retail,” tegasnya.

Mengenai Cabang Berkapabilitas Digital Bank Commonwealth yang baru diresmikan di kota Bandung, Lauren Sulistiawati mengatakan, Cabang Berkapabilitas Digital dihadirkan agar pengalaman perbankan nasabah menjadi lebih cepat, mudah, dan nyaman, “Bank Commonwealth mengemas pengalaman perbankan secara menyeluruh melalui digital Footprint Ecosystem yang terdiri dari digital based branch dan TymeDigital Kiosk,” ungkapnya.

“Melalui TymeDigital Kiosk, pembukaan rekening end to end dan pengaktifan kartu ATM serta Mobile Banking hanya membutuhkan waktu 10 menit,” tegas Lauren Sulistiawati, “Karena Cabang Berkapabilitas Digital atau Digital Based Branch Bank Commonwealth Dago Bandung memiliki fitur Self-Service Digital Experiences untuk mengakses produk dan layanan, selain itu prosesnya paperless melalui e-form, sehingga nasabah dapat mengakses digital platform Bank Commonwealth di mana saja dan kapan saja, yang pasti kami saat ini telah menjalankan strategi bisnis dengan tepat,” pungkasnya.

Sebelum TymeDigital Kiosk hadir, pembukaan rekening bisa memakan waktu hingga 45 menit atau 1 jam, dengan adanya TymeDigital Kiosk pembukaan rekening menjadi jauh lebih cepat.

Di kota Bandung, TymeDigital Kiosk telah hadir di 12 lokasi, lokasi TymeDigital Kiosk Bank Commonwealth tidak hanya di cabang saja, tetapi terdapat di area-area yang dekat dengan masyarakat seperti di Department Store, Restoran dan Supermarket, area-area yang mudah dijangkau merupakan hal penting untuk meningkatkan jumlah nasabah, dan hal ini terbukti dari meningkatnya jumlah pembukaan rekening di kota Bandung menjadi 18 kali lipat setelah adanya TymeDigital Kiosk.

Ke depan Bank Commonwealth akan terus melakukan inovasi dalam menyediakan Best in Class Customer Experience melalui digital technology yang dapat mewujudkan tujuan keuangan nasabah dengan lebih cepat, simple, mudah, sesuai dengan “Purpose” Bank Commonwealth, yaitu “to Improve the Financial Wellbeing of Customers and communities”.

Setelah diluncurkan di Jakarta di tahun 2017 dan Surabaya tahun 2018, cabang berkapabilitas digital akhirnya hadir di kota Bandung, kota kembang menjadi salah satu lokasi prioritas Bank Commonwealth dikarenakan wilayah kota Bandung memiliki jumlah penduduk yang terbesar di Jawa Barat, selain itu kota Bandung masuk ke dalam lima besar dari sisi jumlah nasabah Bank Commonwealth di Indonesia.

Dari segi bisnis, bisnis Retail Banking Bank Commonwealth di kota Bandung mengalami pertumbuhan yang cukup baik, terlihat dari pertumbuhan Current Account Saving Account (CASA) di kota Bandung yang meningkat sebesar 20% dibandingkan tahun 2017, ditambah pertumbuhan Bancassurance meningkat 18%, pertumbuhan investment meningkat 7,5% dibandingkan tahun 2017, serta penyaluran pembiayaan perumahan yang meningkat 40% sepanjang tahun 2018.

Selain itu bisnis SME Bank Commonwealth di kota Bandung menunjukkan pertumbuhan, terlihat dari penyaluran kredit baru di kota Bandung sepanjang tahun 2018 tumbuh hampir 5%.

Line of Business nasabah SME Bank Commonwealth yang terbesar di kota Bandung adalah sektor perdagangan yang mencapai 37% dari total nasabah SME, serta sektor Manufaktur Tekstil dan Pakaian sebesar 22%.

Berkembangnya teknologi dan digital banking saat ini mengubah ekspektasi dan perilaku nasabah, dan bedasarkan data PricewaterhouseCoopers (PwC) dalam survei “Future of Customer Experience”, nasabah membutuhkan layanan yang cepat, mudah, dan nyaman. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.