Dansektor 21 Satgas Citarum: Viralkan Pelaku Pembuang Sampah

ARCOM.CO.ID ,Cimahi. Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat menegaskan agar masyarakat tidak segan-segan merekam dan memviralkan para pelaku pembuang sampah yang biasa membuang sampah ke aliran sungai.

Hal ini ditegaskan Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat di sela-sela kegiatan pembersihan sampah di pintu bendungan Sungai Cisangkan bersama Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor Cimahi Selatan dan masyarakat, Sabtu, (6/10/2018), di Cimahi.

“Saya harap kesadaran warga terus meningkat dan tidak lagi mengotori selokan atau sungai dengan sampah,” tegas Dansektor 21 Satgas Citarum di hadapan para awak media, “Apabila sungai bersih, warga juga yang menikmati manfaatnya,” ujarnya, “Biarkan air sungai mengalir dengan lancar,” katanya, “Saya juga akan memantau asal sumber sampah yang memenuhi bendungan Cisangkan,” ujarnya.

“Kami dari Satgas Citarum tidak akan pernah berhenti mengingatkan, dan selama masih ada sampah di sungai, kami akan turun membersihkan sampah,” ujarnya, “Maka sekali lagi saya tegaskan, agar masyarakat tidak segan merekam dan juga memviralkan para pelaku pembuang sampah yang membuang sampah ke aliran sungai,” pungkas Dansektor 21 Satgas Citarum.

Pantauan di lapangan, sampah rumah tangga dan plastik tampak mendominasi permukaan sungai Cisangkan, pembersihan sampah yang dilaksanakan secara sinergi oleh jajaran Satgas dan warga masyarakat akhirnya berhasil mengangkat puluhan karung plastik sampah, bukan hanya di sekitar bendungan, tetapi hingga ke sungai yang berada di dekat pemukiman warga.

Kegiatan yang dilakukan Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat bersama Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor Cimahi Selatan dilakukan untuk mengingatkan warga agar berhenti membuang sampah secara sembarangan ke sungai, dan untuk mengantisipasi sumbatan sampah di jembatan dan bendungan bila turun hujan.

Salah satu warga setempat yang bernama Edi mengungkapkan, hingga saat ini masih ada mayarakat yang membuang sampah secara sembunyi-sembunyi, seperti diketahui, sampah yang memenuhi pintu bendungan Sungai Cisangkan dituding warga berasal dari arah kota Cimahi.

Sungai Cisangkan lokasinya persis di belakang pabrik tekstil PT Nisshinbo, sungai ini sering digunakan warga setempat sebagai memancing ikan, kini setelah beberapa kali dibersihkan oleh Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor Cimahi Selatan, warga sudah mulai sungkan membuang sampah ke sungai Cisangkan, karena warga mulai menyadari sampah yang berada di aliran air menjadi salah satu penyebab genangan air dan banjir.

Saat ini di beberapa tempat, sanksi sosial mulai diterapkan bagi pelaku yang ketahuan membuang sampah sembarangan ke aliran sungai, sanksi yang diterapkan diantaranya, pelaku membersihkan sungai selama 10 hari bersama Satgas Citarum, dan membuat Surat Pernyataan yang isinya pelaku berjanji tidak membuang sampah sembarangan lagi, surat ini harus ditandatangani 150 Kepala Keluarga, Pengurus RT/RW, dan Kelurahan.

Program Citarum Harum yang telah dilaksanakan efektif sejak April 2018, hingga kini telah berhasil mengangkat 90 persen sampah di permukaan sungai, bahkan sebanyak 50 perusahaan industri saluran pembuangan limbahnya telah ditutup sementara, karena dianggap telah mencemari aliran sungai. (BRH/ ELI)

Comments are closed.