Saini KM: Wartawan Zaman Sekarang Harus Terus Berjuang

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Budayawan Saini KM (80 Thn) mengatakan, wartawan di zaman sekarang harus terus berjuang dan tidak boleh berhenti belajar dikarenakan waktu terus berputar.

Hal ini dikatakan Saini KM di sela-sela acara penghargaan, “80th Saini KM-Guru, Humanis, Inspirator”, dalam rangka Dies Natalis 50 Tahun ISBI Bandung, Minggu, (7/10/2018), di Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung jalan Buah Batu Bandung, turut hadir Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum.

“Tulisan wartawan muda zaman sekarang cukup baik karena banyak hal-hal baru yang bisa ditulis, tetapi wartawan muda masih harus banyak belajar dan tidak boleh berhenti belajar, dikarenakan waktu berputar terus,” kata Saini KM saat diwawancara para awak media.

Lebih lanjut Saini KM mengatakan kepuasan seorang penulis adalah ketika tulisannya banyak dibaca orang, “Yang pasti Wartawan muda zaman sekarang harus terus berjuang, berjuang, dan berjuang,” tegasnya.

Di akhir wawancara, Saini KM bersyukur atas penghargaan yang diberikan ISBI Bandung, menurutnya, acara penghargaan, “80th Saini KM-Guru, Humanis, Inspirator”, terlalu hebat.

Rektor ISBI Bandung Een Herdiani ketika ditemui di akhir acara mengatakan, pihak ISBI Bandung sangat berbahagia bisa mempersembahkan sesuatu bagi Saini KM yang merupakan Guru, Pelopor, dan salah satu pendiri ISBI Bandung, “Kami bangga  murid-murid Saini KM sudah banyak yang berhasil,” ujarnya.

Lebih lanjut Rektor ISBI Bandung berharap didikan Saini KM bisa diterapkan para muridnya, baik itu murid yang langsung bertemu maupun yang tidak bertemu.

Ketika ditanya mengapa setiap murid Saini KM selalu terharu dan mengucurkan air mata ketika mencium tangan Saini KM di acara malam penghargaan, Rektor ISBI Bandung mengungkapkan, hal itu terjadi dikarenakan didikan Saini KM yang luar biasa, “Saini KM selalu memberikan suri tauladan, bersahaja, sopan santun, dan rendah hati terhadap murid-muridnya, dan hal seperti itu jarang dimiliki seseorang,” ujarnya.

“Saini KM merupakan ilmuwan yang luar biasa tetapi tidak sombong, dan selalu membuat orang termotivasi,” ungkap Rektor ISBI Bandung, “Setiap orang yang telah berkonsultasi dengan Saini KM dipastikan memiliki motivasi yang tinggi,” ujarnya.

Di akhir paparannya Rektor ISBI Bandung mengatakan, ke depan ISBI Bandung akan memilih dan memberi penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berperan terhadapISBI Bandung dan kehidupan kesenian Jawa Barat dan Indonesia.

Acara penghargaan, “80th Saini KM-Guru, Humanis, Inspirator”, dalam rangka Dies Natalis 50 Tahun ISBI Bandung, yang berlangsung Minggu, (7/10/2018), di Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung dihadiri puluhan anak didiknya, bahkan mantan murid-muridnya memberikan ‘kadeudeuh’ kepada Saini KM sebesar Rp.40 juta, dan ketika topi pet Saini KM dilelang, salah satu muridnya menawar topi pet tersebut seharga Rp.3,5 juta.

Saini KM merupakan salah satu sosok yang tidak bisa dilupakan dalam sejarah kemajuan kebudayaan Indonesia, budayawan humanis ini menjadi guru, motivator, dan telah menginspirasi banyak orang, Saini KM telah menghasilkan banyak naskah drama, puisi, cerita rakyat, novel, dan esai.

Saini KM tidak semata-mata melahirkan karya besar, di balik itu Saini KM seorang pendidik, dan buah pikirannya banyak menginspirasi, selain itu lewat tangannya terlahir seniman teater dan sastrawan besar yang hingga saat ini turut menghidupkan khazanah budaya Indonesia.

Aura kesederhanaan terpancar dari sosok Saini KM dan selalu menjadi suri tauladan bagi penggiat seni dan birokrat tempat Saini KM mengabdi. (Bagoes Rinthoadi)

Comments are closed.