Crown Group Kenalkan Proyek Terbaru Mastery by Crown Group di Kota Bandung

ARCOM.CO.ID ,Bandung. General Manager Strategic and Corporate Communication Indonesia Crown International Holdings Group Bagus Sukmana mewakili Crown Group berkesempatan memperkenalkan proyek mahakarya ikonik di kawasan Waterloo Sydey Australia “Mastery by Crown Group” kepada puluhan awak media baik cetak, elektronik, maupun Online di acara “Mastery by Crown Group Asia Region Press Launch, Rabu, (24/10/2018), di Canaveral Room, Luxton Hotel jalan Ir.H.Djuanda (Dago) Bandung.

“Mastery by Crown Group yang terinspirasi desain dari Jepang merupakan kolaborasi tiga arsitek papan atas yaitu Iwan Sunito, dan dua arsitek superstar asal Jepang  Kengo Kuma dan Koichi Takada,” kata General Manager Strategic and Corporate Communication Indonesia Crown International Holdings Group Bagus Sukmana di awal paparannya, “Mastery by Crown Group yang berlokasi di kawasan Waterloo Sydney Australia dipastikan menjadi pionir mahakarya arsitektur dan bersaing dengan kota-kota besar lain di Dunia,” tegasnya.

Lebih lanjut Bagus Sukmana mengatakan, Mastery by Crown Group semakin memperluas batas-batas desain modern yang sudah didorong sebelumnya melalui Waterfall by Crown Group di Waterloo dan Infinity by Crown Group di Green Square.

“Mastery by Crown Group akan mengubah Waterloo dari kawasan industri pinggiran yang tidak memiliki karakter menjadi sebuah oasis perkotaan yang hijau dengan budaya lokal yang dinamis, ditambah gaya hidup resor bagi para penghuninya yang bahagia dan sehat di menara hunian yang dirancang secara organik yang menonjolkan keunikan dari kawasan tersebut,” kata Bagus Sukmana.

“Konstruksi Mastery by Crown Group dijadwalkan selesai tahun 2021, sedangkan penjualan apartemen untuk Mastery by Crown Group akan dimulai pada 17 November 2018 dengan marketing gallery yang terletak di 30-36 O’Dea Avenue, Waterloo,” ungkap Bagus Sukmana.

Bagus Sukmana menjelaskan, saat ini masyarakat Indonesia yang bersekolah di Australia menunjukan tren yang terus menanjak, “Banyak orang tua siswa yang pada akhirnya membeli apartemen di Australia karena status kepemilikannya seumur hidup, sehingga bila sudah tidak bersekolah dapat disewakan atau dijual,” ujarnya, “Selain itu lingkungan di Australia sangat nyaman,” ungkapnya.

“Banyak masyarakat Indonesia yang memiliki properti di Australia, bahkan yang paling banyak membeli properti Crown Group adalah masyarakat kota Bandung dan Surabaya,” ungkapnya, “Oleh karena itu selain Jakarta, kota Bandung dan Surabaya merupakan target pasar Crown Group,” tegasnya.

Bagus Sukmana mengatakan, konsumen yang tertarik membeli apartemen Mastery by Crown Group cukup mebayar booking fee sebesar 10 persen dari harga apartemen, “Uang booking akan disetorkan kepada pemerintah Australia dan bukan Developer, karena pemerintah Australia melarang Developer menerima uang dari konsumen sebelum apartemen tersebut layak untuk dihuni,” pungkasnya.

Mastery by Crown Group merupakan proyek hunian teranyar dalam portofolio karya desain hunian Crown Group yang terus berkembang di Sydney Australia. (BRH)

Comments are closed.