Kasgartap II/Bandung Kolonel Pas Embu Agapitus: “Seluruh Prajurit TNI Untuk Memegang Teguh Netralitas Dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019”

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Meneruskan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tentang Netralitas TNI dalam  penyelenggaraan Pemilu 2019, Komando Garnisun Tetap (Kogartap) II/Bandung menggelar “Sosialisasi Netralitas TNI dan PNS pada Pilpres dan Pileg tahun 2019 Kepada Seluruh Personel Kogartap II/Bandung”, Jumat pagi, (30/11/2018), di Aula Makogartap II/Bandung jalan Nias No.3 Bandung.

Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasgartap II/Bandung Kolonel Pas Drs Embu Agapitus M.Si (Han), dan diikuti seluruh personel TNI dari ketiga matra, Udara, Darat dan Laut.

Kolonel Pas Embu Agapitus menekankan sekaligus mengingatkan seluruh prajurit TNI untuk memegang teguh netralitas dalam  penyelenggaraan Pemilu 2019, “Mabes TNI sudah mengeluarkan buku saku tentang netralitas TNI dan PNS dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilu, baik itu Pilpres maupun Pemilu Legislatif 2019 pada 17 April 2019 nanti,” ujarnya.

“Sebagai pejabat baru Kasgartap II/Bandung, tentunya yang saya lakukan mengamankan dan mensosialisasikan Protap atau Buku saku tersebut,  tegas Kasgartap II/Bandung Kolonel Pas Drs Embu Agapitus M.Si (Han).

Implementasi buku saku masuk dalam Program 10 hari kerja Kasgartap II/Bandung, berupa Sosialisasi Netralitas TNI yang diikuti personil Makogartap, Subgar Cimahi dan Subgar Bandung.

“Kita sosialisasikan, kita jelaskan kepada prajurit, karena prajurit Kogartap II/Bandung adalah prajurit yang mengemban tugas sebagai Law Enforcer, penegak hukum disiplin, dan tata tertib, baru dia bisa menegakkan hukum dan tata tertib,” kata Kasgartap II/Bandung Kolonel Pas Drs Embu Agapitus M.Si (Han).

“Kita lakukan pengawasan mulai sekarang sampai dengan pelaksanaan, jadi dengan program yang saya lakukan ini membawa citra yang baik pada TNI, khususnya, sehingga kita harapkan Pemilu nanti tidak ada keributan berpihak pada satu pihak, itu inti yang saya lakukan pada 10 hari kerja saya disini,” tegas Kasgartap II/Bandung.

Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI sesuai Undang-Undang RI, adapun pengertian dari netralitas TNI yaitu, Netral: “Tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak“, “TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis,” ujar Kasgartap II/Bandung.

Dalam buku saku yang menjadi pedoman tersebut, menjadi Implementasi (pelaksanaan) Netralitas TNI dalam Pemilu, yaitu netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu.

Kasgartap yang baru 10 hari bertugas kembali menekankan kepada prajurit yang hadir agar Satuan/perorangan/ fasilitas TNI tidak dilibatkan pada rangkaian kegiatan Pemilu dan Pilkada dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI, Prajurit TNI tidak menggunakan hak memilih baik dalam Pemilu maupun Pilkada.

Bagaimana dengan sanak keluarga Prajurit TNI ?, tentunya isteri/ suami/ anak prajurit TNI, hak memilih merupakan hak individu selaku warga Negara, namun institusi atau satuan dilarang memberi arahan di dalam menentukan pelaksanaan dari hak pilih tersebut. (BRH / DSC)

Comments are closed.