Bandung Brewers Cup 2018 Digelar di Bandung Creative Hub Selama Tiga Hari

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Kompetisi menyeduh kopi menggunakan alat manual Bandung Brewers Cup 2018 (BBrC) akan digelar selama tiga hari, (21-23/12/2018), di Bandung Creative Hub (BCH) jalan Laswi No 7 Bandung.

Hal ini terungkap saat Press Conference Bandung Brewers Cup 2018, Selasa, (18/12/2018), di Café Kozi Bandung Creative Hub (BCH), turut hadir Ketua Panitia Bandung Brewers Cup 2018 Firman dan Head Judges Bandung Brewers Cup 2018 Adi W. Taroepratjeka.

“Bandung Brewers Cup yang telah diselenggarakan untuk keempat kalinya diinisiasi oleh Manual Brew Community (MBC), dan Bandung Brewers Cup diharapkan dapat menjadi barometer bagi kompetisi sejenis,” kata Ketua Panitia Bandung Brewers Cup 2018 Firman di awal paparannya.

Lebih lanjut Firman mengatakan, perbedaan signifikan pada Bandung Brewers Cup 2018 yaitu terdapat pada level dan skema kompetisi yang dinaikkan, “Peraturan kompetisi Bandung Brewers Cup 2018 diadaptasi dari skema kompetisi tingkat dunia,” ungkapnya, “Kualitas Bandung Brewers Cup 2018 ditingkatkan agar jebolannya bisa menembus kejuaraan nasional dan kejuaraan dunia,” tegasnya.

Firman mengungkapkan, seluruh peserta pada babak penyisihan akan langsung merasakan adrenalin baru pada tahap open service atau Presentasi di hadapan juri mengenai kopi yang diseduh, “Pada Bandung Brewers Cup sebelumnya, tahap ini dilaksanakan pada babak semifinal dan final saja,” ungkapnya.

Mengenai mengapa Bandung Creative Hub (BCH) dipilih menjadi Venue Bandung Brewers Cup 2018, Firman mengatakan, Bandung Creative Hub merupakan simpul kreatif warga Bandung.

Mengenai peserta, Firman mengungkapkan, peserta kompetisi ini diikuti 40 peserta, pendaftaran kompetisi akan dilangsungkan pada 20 November 2018 dan proses pendaftaran, sampai tabulasi nilai peserta terintegrasi secara online didukung oleh tim WIT.

“Pada penyelenggaraan Bandung Brewers Cup 2018, pelaku kopi di kota Bandung dan sekitarnya dilibatkan dalam kegiatan expo, sehingga selain pengunjung dapat melihat alur kompetisi, juga dapat menjelajahi berbagai tenant penghasil produk olahan kopi, biji kopi lokal maupun mancanegara, dan alat-alat penunjang dalam proses pembuatan kopi,” pungkasnya.

Head Judges Bandung Brewers Cup 2018 Adi W. Taroepratjeka mengungkapkan, jumlah juri Bandung Brewers Cup 2018 ditingkatkan dari sebelumnya 12 juri menjadi 18 juri, “Para juri nantinya akan menilai kebolehan peserta yang merupakan para pelaku dan penggiat kopi di Indonesia yang terdiri dari para Q-Grader dan roaster,” ungkapnya.

Mengenai evaluasi Bandung Brewers Cup, Adi W. Taroepratjeka mengungkapkan, selama tiga tahun penyelenggaraan, banyak peserta yang mampu membuat kopi enak, akan tetapi ketika diajak bicara lebih banyak diam, “Penyelenggaraan tiga tahun ke belakang kami akui para peserta asyik sendiri, namun di penyelenggaraan tahun keempat penonton akan banyak dilibatkan, karena Bandung Brewers Cup 2018 lebih banyak yang bisa diamati penonton,” pungkasnya.

Dengan mengusung tema #PourItToTheLimit, Bandung Brewers Cup 2018 (BBrC), akan mengajak para penggiat dan peminat kopi untuk terus menggali kemampuan, wawasan dan semangat untuk kualitas kopi Indonesia yang lebih baik.

Diselenggarakan keempat kalinya, kompetisi menyeduh kopi menggunakan alat manual Bandung Brewers Cup (BBrC) kini telah menjelma menjadi kompetisi dengan tingkat dan kualitas yang patut diperhitungkan. (BRH)

Comments are closed.