Panglima TNI Silaturahmi ke Pondok Pesantren Kananga Pandeglang

ARCOM.CO.ID ,Banten. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A, Ph.D, didampingi Pangdam III /Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, Gubernur Banten Wahidin Halim, M.Si, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, dan Danrem 064/MY Kolonel Inf Widiyatno, Kamis, (3/1/2019), mengunjungi Pondok Pesantren Kananga di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Panglima TNI saat Haul Masyayikh Pesantren Kananga dan Silaturahim Alim Ulama Banten mengatakan, dirinya bangga dapat memenuhi undangan untuk bersilaturahmi di Pondok Pesantren Kananga, “Banyak tokoh besar yang lahir dari Pesantren, semoga di masa mendatang akan lahir lebih banyak lagi lulusan Pesantren yang menjadi tokoh-tokoh panutan, baik Nasional maupun Internasional,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Panglima TNI disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Kananga KH. TB. Abdul Hakim beserta segenap keluarga besar Pesantren Kananga.

Panglima TNI dalam kegiatan ini mengajak seluruh pengasuh Pondok, para santri serta segenap undangan yang hadir untuk mengirimkan Al- Fatihah kepada saudara-saudara yang menjadi korban musibah bencana alam di beberapa daerah, termasuk musibah tsunami di Selat Sunda beberapa waktu lalu.

Saat Pidato Kebangsaan, Panglima TNI menyampaikan bahwa dunia saat ini bergerak sangat cepat, “Revolusi industri 4.0 membawa era disrupsi dengan implikasi yang sering kali tidak terduga,” ungkapnya, “Namun kemajuan yang ada juga membawa dampak negatif yang sering disebut paradoks,” tegasnya.

“Paradoks yang membahayakan adalah melebarnya jurang kesenjangan, dan ancaman ini terjadi saat banyak pihak yang tidak dapat mengambil manfaat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Panglima TNI, “Kemajuan tekonologi juga dapat digunakan untuk menyesatkan dan memprovokasi masyarakat.” Ujarnya.

Di akhir Pidato Kebangsaan, Panglima TNI menghimbau bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat komitmen persatuan dan kesatuan, “Mari kita songsong masa depan dengan membangun umat yang berkualitas, bersatu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya,” pungkasnya. (BRH / RLS)

Comments are closed.