Dansektor 21 Satgas Citarum Serahkan 1.000 Bibit Pohon dan Resmikan Bak Sampah 

ARCOM.CO.ID , Kabupaten Bandung. Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat bersama Satgas Citarum Subsektor 21-3 melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon Loa di bantaran sungai Cipamokolan sekaligus meresmikan bak sampah di Desa Tegalluar Bojongsoang Kabupaten Bandung, Minggu (13/1/2019).

Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota Satgas Sektor 21 berjumlah 270 personel, Warga Masyarakat sekitar, Perangkat Desa, Organisasi Kemasyarakatan dan anggota Pramuka.

Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat dalam sambutannya mengatakan, setelah pihaknya meresmikan bak sampah di bantaran sungai Cipamokolan, diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai, “Kami dari TNI hanya memberi tenaga berupa pembuatan bak sampah dan bukan dana,” ujarnya.

“Saat ini masyarakat sudah banyak yang sadar, hanya mereka bingung sampah akan dibuang kemana, jadi sebelum ada bak sampah, masyarakat membuang sampah di pinggir sungai,” ungkap Dansektor 21, “Maka kami secara swadaya membangun 40 bak sampah, tetapi dananya bukan berasal pemerintah,” tegasnya.

“Untuk penyediaan bak sampah, Satgas Citarum Sektor 21 akan mengupayakan membangun bak sampah di mana saja selagi ada lahan aman dan bisa dimanfaatkan,” ungkap Dansektor 21, “Pembangunan bak sampah untuk menanggulangi sampah domestik rumah tangga, dan yang jelas bisa dimanfaatkan untuk menanggulangi sampah di lingkungan Desa yang ada di wilayah sektor 21,” tegasnya.

“Setelah kita serahkan bak sampah secara simbolik, nantinya operasionalnya kita serahkan ke perangkat desa setempat dan akan diawasi oleh Satgas Citarum Sektor 21,” ungkap Dansektor 21, “Untuk pengangkutannya sudah otomatis tugas pemda, karena satgas tidak punya kemampuan untuk itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dansektor 21 mengatakan, dari data yang dikumpulkan Satgas Citarum Sektor 21, terdapat 14.000 rumah di wilayah Sektor 21 yang membuang kotoran manusia ke sungai, “Namun yang lebih berbahaya adalah limbah cair pabrik, dan sebelum TNI turun ke lapangan dengan Program Citarum Harum, terdapat 3.000 pabrik yang membuang limbah ke sungai,” ungkapnya, “Bahkan hingga saat ini sudah 70 pabrik yang kami lokalisir lubang pembuangan limbahnya,” tegasnya.

Terkait penanaman 1.000 bibit pohon Loa di bantaran sungai Cipamokolan yang berasal dari sumbangan PT Coca Cola, Dansektor 21 mengatakan, pihaknya berharap masyarakat dapat merasakan bagaimana menanam pohon di bantaran sungai.

“Mudah mudahan 1.000 pohon Loa ini bisa ditanam dengan baik, sehingga bisa tumbuh dengan subur,” kata Dansektor 21, “Nantinya 1.000 bibit pohon ini berguna untuk penghijauan di bantaran sungai Cipamokolan,” pungkasnya. (BRH / CUY)

Comments are closed.