Justus Steak House Dago Tawarkan Steak Impor dan Kopi Kenawat

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Justus Steak House Dago yang berlokasi di jalan Ir.H.Juanda  (Dago) No.59 Bandung semakin dikenal dan banyak dikunjungi para penikmat Steak, dikarenakan Brand Justus sudah terpatri di benak para penikmat Steak sebagai Restoran yang menyajikan Steak Impor kualitas terbaik.

Untuk lebih memperkenalkan brand Justus Steak House Dago, General Manager PT Yuditama Mandiri yang membawahi Justus Asian Grill, Justus Burger, dan Justus Steakhouse, Nico Mangoloi Sitinjak menggelar Media Gathering Justus Steak House Dago, Jumat, (8/2/2019), di Justus Steak House Dago jalan Ir.H.Juanda  (Dago) No.59 Bandung.

Saat sesi wawancara, Nico Mangoloi Sitinjak mengatakan, Justus Steak House Dago baru buka satu bulan lebih, “Bedanya Justus Steak House Dago dengan outlet Justus lainnya yaitu, Justus Steak House Dago luas dan berkapasitas besar, sedangkan outlet Justus yang berada di Mall waktunya terbatas dan jika enuh harus melakukan reservasi,” ungkapnya, “Justus Steak House Dago kapasitasnya bisa sampai 200 seat, selain itu Justus Steak House Dago punya lokasi Outdoor  yang sering digunakan Live Music Performance,” ujarnya.

Lebih lanjut Nico Mangoloi Sitinjak mengatakan, Justus Steak House Dago memiliki Kids Playground agar pengunjung yang membawa anak dapat melakukan aktivitasnya sendiri sedangkan anaknya bermain di Kids Playground.

“Justus Steak House Dago juga memiliki Meeting Room berkapasitas 25 hingga 30 orang, dilengkapi dengan fasilitas karaoke, screen dan projector, outdoor akses untuk smoking dan toilet khusus,” ungkap Nico Mangoloi Sitinjak.

.“Untuk Meeting Room yang di dalamnya terdapat fasilitas karaoke, pengunjung dapat melakukan reservasi terlebih dahulu dengan minimum Payment Rp 2 juta untuk tiga jam, namun apabila Meeting Room tersebut kosong dan belum ada yang melakukan reservasi, maka pengunjung Justus Steak House Dago dapat menggunakan fasilitas karaoke tersebut,” ungkap Nico Mangoloi Sitinjak.

Mengenai menu steak di Justus Steak House Dago, Nico Mangoloi Sitinjak mengatakan, Justus Steak House Dago masih menggunakan daging lokal untuk menu-menu pendukung yang bukan menu utama, seperti menu Pepper Rice, Beef Katsu, “Namun khusus menu Steak utama seperti Tenderloin, Sirloin, Ribs, Wagyu, dan Black Angus, kami menggunakan daging sapi impor dari Australia,” tegasnya, “Kami menggunakan daging impor karena daging impor lebih konsisten, sedangkan daging lokal agak keras,” ungkapnya.

“Bagi kami sangat bahaya apabila pengunjung kapok karena menyantap steak yang dagingnya keras, karena pengunjung bisa tidak balik lagi ke tempat kami, maka dengan pertimbangan tersebut kami menggunakan daging impor,” ungkap Nico Mangoloi Sitinjak.

Mengenai trafik pengunjung di semua outlet Justus Steak House, Nico Mangoloi Sitinjak mengungkapkan, ternyata Justus Steak House di Metro Indah Mall sangat sering dikunjungi dan menempati peringkat pertama, “Tetapi dari segi Brand Awareness yang paling dikenal adalah Justus Steak House Cimanuk, namun saat ini kami akan mengarahkan pengunjung untuk lebih mengenal Justus Steak House Dago, dikarenakan jalan Dago merupakan daerah protokol dan memiliki Brand Awareness yang lebih tinggi,” ujarnya.

Mengenai menu di Justus Steak House, Nico Mangoloi Sitinjak mengungkapkan, setiap tiga bulan sekali Justus Steak House memperkenalkan menu terbaru, “Sedangkan setiap tahun kita akan menghilangkan menu lama berdasarkan prestasinya, apakah menu tersebut terjual banyak atau tidak,” ungkapnya.

Mengenai pengembangan Justus Steak House, Nico Mangoloi Sitinjak mengatakan, di tahun 2019 Justus steak House akan menambah satu cabang lagi di Jakarta, “Saat ini kita sedang mempersiapkan sistem, main power dan strategi untuk persiapan pembukaan Justus Steak House di Jakarta,” ungkapnya.

Mengenai persaingan bisnis Steak di kota Bandung, Nico Mangoloi Sitinjak mengungkapkan saat ini persaingannya cukup seru, “Sekarang sudah banyak bermunculan Restoran Steak seperti di jalan Progo, namun saat ini memang pasar Steak lagi bagus-bagusnya, artinya persaingannya tidak ada tarik menarik, namun tetap ada seleksi alam, oleh karena itu Justus Steak House menggunakan daging impor untuk meningkatkan kualitas,” tegasnya.

Nico Mangoloi Sitinjak mengungkapkan, Justus Steak House Dago selain menyajikan menu Steak, juga memiliki varian kopi yang cukup lengkap, “Justus Steak House Dago telah mempersiapkan Manual Brew dan banyak pilihan Latte bagi para penikmat kopi,” ungkapnya, “Jadi apabila pengunjung hanya ingin nongkrong dan minum kopi saja, kami mempersilahkannya, karena Justus Steak House Dago memang cocok untuk tepat nongkrong anal-anak muda,” ujarnya.

“Kami memiliki Espresso Base kopi Aceh, yaitu jenis biji kopi Kenawat, kami menggunakannya karena direkomendasikan dan kualitasnya kopi Kenawat bagus,” ungkap Nico Mangoloi Sitinjak, “Selain menggunakan biji kopi Kenawat, kami juga menggunakan biji kopi Blue Batak dan biji kopi Gunung Puntang,” ujarnya.

Mengenai promo di Justus Steak House Dago, Nico Mangoloi Sitinjak menjelaskan, Justus Steak House Dago mencoba lebih variatif, “Kami akan memberikan promo setiap dua bulan, dan di bulan Februari 2019, kami memberikan promo bekerja sama dengan e-money BRI yaitu My QR, selain itu kami hadirkan Lunch Promo dan Student Promo,” ujarnya.

Untuk jam operasional, Nico Mangoloi Sitinjak mengatakan, Justus Steak House Dago buka dari pukul 8 pagi hingga pukul 10 malam, “Namun untuk Weekend, Justus Steak House Dago buka hingga pukul 11 malam,” ungkapnya.

Di akhir paparannya, Nico Mangoloi Sitinjak berharap Justus Steak House Dago dapat menjadi salah satu destinasi bagi orang dari luar kota maupun dari luar negeri, “Karena jalan di kota Bandung yang paling dikenal adalah jalan Dago, maka Justus Steak House hadir di jalan Dago Bandung,” pungkasnya. (BRH)

Comments are closed.