Brownies Susu Lembang Kini hadir di Jalur Wisata Lembang

ARCOM.CO.ID ,Kabupaten Bandung Barat. Brownies Susu Lembang yang merupakan oleh-oleh asli Lembang akhirnya hadir di jalur wisata Lembang tepatnya di jalan Raya Lembang No. 80 (100 m dari Farm House), Grand Launching Brownies Susu Lembang berlangsung, Sabtu, (23/2/2019), dan dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Hengky Kurniawan, serta Pemilik Brownies Susu Lembang Asep Toha Syihabudin atau biasa disapa Kang Atoh.

Saat sesi wawancara, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, rata-rata wisatawan dari Malaysia sering ke Lembang, “Mereka ke kota Bandung hanya untuk mendarat saja, tapi mereka lebih banyak mencari wisata-wisata alam ke Lembang, dan mudah-mudahan mereka mampir ke Gerai Brownies Susu Lembang lalu dibawa ke Malaysia,” ujarnya.

“Tidak menutup kemungkinan Brownies Susu Lembang buka cabang di Malaysia, karena sudah banyak usaha-usaha dari Indonesia yang berjualan di Malaysia, contohnya Nasi Padang, dan Souvenir dari Indonesia, maka diharapkan Brownies Susu Lembang sampai juga di Malaysia dan negara-negara lain,” kata Hengky Kurniawan.

Lebih lanjut Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya mendukung generasi muda KBB yang dari pada menunggu pekerjaan lebih baik menciptakan lapangan pekerjaan, “Mudah-mudahan dengan adanya gerai Brownies Susu Lembang bisa memfasilitasi pelaku-pelaku UMKM di Kabupaten Bandung Barat untuk menjual produknya di gerai ini,” ujarnya, “Karena kalau melihat trafficnya, kawasan ini merupakan jalur wisata dan arah pulang wisatawan, mudah-mudahan pelaku UMKM terbantu dan bisa hidup dengan adanya gerai Brownies Susu Lembang, bahkan saya lihat gerai ini bisa membantu pemerintah KBB mengurangi pengangguran,” tegasnya.

Hengky Kurniawan berharap ke depan di Kabupaten Bandung Barat ada sentra oleh-oleh, “Saya telah mengusulkan pada Bupati KBB untuk lokasi sentra oleh-oleh di pasar Tagog Padalarang, yang rencananya setelah lebaran akan direvitalisasi,” ungkapnya, “Nantinya di sana akan ada satu spot atau sudut untuk sentra oleh-oleh KBB, dan mudah-mudahan di daerah sini Pemerintah KBB bisa bekerja sama dengan masyarakat yang mempunyai lahan luas untuk dibangun sentra oleh-oleh, untuk anggarannya tinggal menunggu persetujuan DPRD KBB,” tegasnya.

Mengenai program untuk UMKM di KBB, Hengky Kurniawan mengungkapkan, dirinya mempunyai program untuk UMKM di Kabupaten Bandung Barat agar menguasai pasar lokal, “Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Oleh-Oleh Krisna Bali agar produk UMKM dari KBB bisa berjualan di Bali,” ungkapnya, “Karena setelah saya bertemu dengan Ajik Cok Krisna yaitu  Pemilik Oleh-Oleh Krisna Bali, ternyata omset Oleh-Oleh Krisna Bali satu harinya mencapai 2,5 hingga 3 miliar rupiah, saya kaget dan setengah tidak percaya, tetapi kalau melihat asetnya memang luar biasa,” ungkapnya.

“Rencananya Krisna Nusantara akan buka di Bali pada bulan April 2019 dengan empat lantai sebesar Mall, dan isinya full oleh-oleh seluruh Nusantara, dan setelah berkomunikasi dengan sahabat saya Ajik Cok Krisna, Insha Allah Brownies Susu Lembang bisa berjualan di Krisna Nusantara Bali, namun mekanisme dari Krisna Nusantara Bali yaitu semua produk oleh-oleh yang lolos seleksi akan dibeli putus, namun untuk pembayarannya memang harus bersabar,” pungkas Hengky Kurniawan.

Pemilik Brownies Susu Lembang Asep Toha Syihabudin atau biasa disapa Kang Atoh didampingi istrinya Rifa kepada para awak Media mengatakan, Brownies Susu Lembang seuanya berasal dari Lembang, “Kita berproduksi di gerai ini, bahkan karyawannya pun orang Lembang, karena syarat memiliki produk yang membawa nama Lembang adalah pemiliknya asli orang Lembang,” ungkapnya, “Syarat produk yang membawa nama wilayah adalah SDM nya harus dari wilayah tersebut, Alhamdulillah SDM dan karyawan Brownies Susu Lembang berasal dari Lembang, dan mudah-mudahan Brownies Susu Lembang dapat meningkatkan APBD Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya.

“Saya juga mengapresiasi pemerintah Kabupaten Bandung Barat karena melalui Bupati hingga Wakil Bupatinya yaitu Hengky Kurniawan telah bertemu dengan kami, dan sangat mendukung Brownies Susu Lembang karena produk kami merupakan produk asli Lembang, bahkan Wakil Bupati KBB meminta dirinyalah yang meresmikan Brownies Susu Lembang,” ungkap Kang Atoh

Lebih lanjut Kang Atoh mengatakan, pihaknya memiliki mitra-mitra yang turut memasarkan Brownies Susu Lembang, di antaranya mitra dari  kota Bandung, dan Cirebon, “Brownies Susu Lembang juga ada di Rest Area dan akan hadir di Stasiun Bandung,” ungkapnya, “Ke depan kami juga memiliki promo-promo menarik seperti saat Grand Launching Brownies Susu Lembang yang memberikan promo beli satu gratis satu,” ujarnya.

Kang Atoh mengungkapkan, Brownies Susu Lembang memiliki lima varian, yaitu Oreo, Original, Strawberry, Bluberry dan Pandan Srikaya, “Harga Brownies Susu Lembang terjangkau mulai dari Rp 35.000, Rp 37.000, dan Rp 45.000, namun kualitas dan rasa bersaing bahkan level hotel, karena pembuatan Brownies Susu Lembang didampingi Chef Anton Kuswendi yag merupakan Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Jawa Barat yang selalu terus menerus menilai rasa Brownies Susu Lembang,” tegasnya.

Mengenai kendala, Kang atoh mengungkapkan, kendala untuk UMKM di Lembang hanya dari sisi pemasaran dan permodalan saja, “Karena untuk produk dari Lembang semuanya bagus-bagus, tinggal bagaimana memasarkannya, mendistribusikan dan fokus pada Ideal target Market,” ungkapnya.

Di akhir paparannya Kang Atoh mengatakan, agar Brownies Susu Lembang bisa bersaing dengan produk sejenis, maka dari segi rasa, Brownies Susu Lembang harus lebih enak dari kompetitor, Packaging harus menarik, dan marketing harus mengikuti zaman sekarang. (BRH)

Comments are closed.