BKKBN Jawa Barat Jalin Kerjasama dengan Unpad dalam Berbagai Program

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Sehubungan dengan amanah Undang-undang Nomor 52 Tahun 2019 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, maka Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat dan Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerjasama dalam berbagai kajian melalui program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Kerjasama antara BKKBN Jabar dan Unpad dituangkan melalui acara Penandatanganan Kerjasama dilanjutkan Talkshow bertajuk, “Penguatan Program KKBPK melalui Peran Tri Dharma Perguruan Tinggi”, Rabu, (10/4/2019), di Executive Lounge Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran jalan Dipati Ukur Bandung.

Hadir dalam acara ini, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. med, Tri Hanggono Achmad, Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Drs. S. Teguh  Santoso, M.Pd,  Direktur Kerja sama Pendidikan Kependudukan BKKBN Pusat Ahmad Taufik, S.Kom., MAP, dan Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt.

Seusai acara Penandatanganan, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. med, Tri Hanggono Achmad mengatakan, bagi Unpad, kerjasama antara BKKBN Jabar dan Unpad merupakan wujud dari komitmen perguruan tinggi di era sekarang yang harus sudah mulai meningkatkan Engagement-nya agar kontributif dalam menyelesaikan berbagai tantangan.

“Aspek kependudukan menjadi salah satu hal strategis yang dihadapi saat ini,” kata Rektor Unpad, Penguatan sumber daya manusia menjadi hal penting dalam meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Lebih lanjut Rektor Unpad mengatakan, pendekatan Pentahelix menjadi fasilitas bagi Unpad sebagai upaya kontributif dalam pembangunan masyarakat, “Dengan adanya sinergi antara BKKBN Jabar dan Unpad, maka diharapkan kontribusi Unpad dalam memberikan kemaslahatan semakin kuat,” tegasnya, “Mudah-mudahan kerjasama ini dapat menjadi suatu langkah percepatan dan memberikan dampak lebih kuat,” pungkasnya.

Direktur Kerja sama Pendidikan Kependudukan BKKBN Pusat Ahmad Taufik, S.Kom., MAP, kepada para awak Media mengatakan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus melakukan pengembangan program pendidikan kependudukan, “Salah satunya menyiapkan kualitas dan kuantitas generasi penerus bangsa di masa yang akan datang.,” ujarnya.

“Pengembangan kualitas anak bangsa harus dimulai dari lingkungan keluarga, selain dari keluarga generasi penerus, juga harus diberikan edukasi mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi,” tegasnya, “Mereka adalah generasi-generasi penerus, maka kita harus internalisasi tentang kependudukan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ahmad Taufik mengatakan, terdapat tiga kependudukan Indonesia yang saat ini sedang diperhatikan oleh BKKBN, yaitu kuantitas penduduk yang harus dikendalikan, kualitas penduduk yang harus ditingkatkan, serta mobilitas penduduk.

“Peningkatan kualitas kependudukan melibatkan pembentukan mental dan pandangan generasi muda yang lebih positif dan berorientasi masa depan,” ungkap Ahmad Taufik, “Pembentukan tersebut meliputi revolusi mental, mengubah pola pikir, sikap, tingkah laku, kejujuran, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Ahmad Taufik mengatakan, BKKBN menyiapkan generasi penerus agar berkualitas, “Generasi-generasi sekarang harus diingatkan bahwa ke depan kita tidak bisa hidup semena-mena, kita hidup harus memperhatikan kependudukan,” pungkasnya.

Terkait Kerjasama antara BKKBN Jabar dan Unpad, Ahmad Taufik berharap kerja sama antara BKKBN Jabar dan Unpad tidak hanya seremonial belaka dan hanya memenuhi target administrasi, “Namun yang lebih penting adalah implementasi bagaimana BKKBN Jabar dan Unpad melakukan kerja sama itu di lapangan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, penduduk merupakan titik sentral pembangunan berkelanjutan, sehingga perlu diciptakan perbandingan ideal antara perkembangan penduduk dengan daya dukung dan daya tampung.

Selain itu Jawa Barat memiliki masalah yang cukup kompleks dalam kependudukan, sehingga perlu penanganan berbagai lintas sektor termasuk di dalamnya perguruan tinggi, atas dasar tersebut, Unpad akhirnya menjalin kerjasama BKKBN Jawa Barat dalam berbagai kajian melalui program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. (BRH / ART / BAS)

Comments are closed.