RSHS Optimalkan Layanan Kesehatan Saat Lebaran 2019

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dr R Nina Susana Dewi menegaskan, pihaknya siap mengoptimalkan layanan kesehatan guna melancarkan arus mudik maupun arus balik di Jawa Barat di tahun 2019.

Hal ini ditegaskan Nina Susana Dewi saat Press Conference RSHS Bandung sekaligus Buka Puasa Bersama Media, Jumat, (24/5/2019), di RSUP dr Hasan Sadikin jalan Pasteur Bandung.

Turut hadir dalam Press Conference, Spesialis Kedokteran Fisik dan rehabilitasi RSHS dr. Ellyana Sungkar, Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS dr. James Simajuntak, Kepala UTD PMI dr. Uke Muktimanah, Kepala Dokkes Polda Jabar drg. Arios Bismark, dan Perwakilan Dinas Kesehatan Jabar Rita Kartika.

“Tahun 2018 lalu tercatat jumlah kunjungan pada H-7 hingga H+7 Lebaran rata-rata 116,37 pasien per hari dengan jumlah total 1.862 pasien,” kata Nina Susana Dewi di awal paparannya, “Tiga diagnosa terbanyak yaitu, trauma kepala, dispepsia, dan hipertensi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Nina Susana Dewi mengatakan, untuk menunjang kebutuhan masyarakat, RSHS akan tetap memberikan pelayanan kesehatan saat libur Lebaran, “Untuk melayani pasien rawat jalan, RSHS akan membuka pelayanan Poliklinik Siaga bertempat di Gedung Anggrek pada tanggal 31 Mei, 3, 4 dan 7 Juni 2019,” ungkapnya.

“Klinik yang tersedia di Poli siaga yakni, penyakit dalam, kesehatan anak, bedah umum dan obstetri, serta ginekologi,” kata Nina Susana Dewi.

“RSHS membuka pendaftaran mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB, ┬ádan pelayanan hingga pukul 14.00,” kata Nina Susana Dewi, “Loket pendaftaran akan dibuka enam loket untuk pasien JKN, umum, Jamkesda dan kontraktor,” ungkapnya.

“Pelayanan lain yang tetap beroperasi diantaranya, IGD 24 jam, COT Emergency – Bedah Sentral untuk operasi CITO, pelayanan rawat inap dan Intensif, pelayanan Hemodialisa, serta pelayanan penunjang lainnya seperti Radiologi, Laboratorium, CSSD, Binatu, dan Farmasi,” ungkap Nina Susana Dewi.

“Untuk pelayanan IGD, pihak Rumah Sakit telah menetapkan siaga lebaran mulai H-7 sampai dengan H+7,” kata Nina Susana Dewi, “Beberapa hal yang telah disiapkan di antaranya, jadwal petugas onsite dan oncall, kesiapan kemungkinan peningkatan kasus kejadian luar biasa, serta kesiap siagaan apabila terjadi korban massal,” pungkasnya. (BRH)

Comments are closed.