Menteri Perdagangan Resmikan Upnormal Coffee Roasters Global Project

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Kamis, (30/5/2019), berkesempatan meresmikan Upnormal Coffee Roasters Global Project di bawah naungan PT Cita Rasa Prima Group (CRP) yang berlokasi di Jalan RE Martadinata (jalan Riau) No.158 Bandung, hadir dalam peresmian ini para Founder Upnormal diantaranya Sarita Sutedja.

Menteri Perdagangan dalam sambutannya mengatakan, para Founder Upnormal merupakan sekumpulan anak bangsa yang bergabung dan mempunyai cita-cita yang kuat untuk mempromosikan kekhasan Indonesia dimulai dari kopi, “Saya mengikuti betul perkembangan Upnormal yang pertumbuhan dan trendnya terus meningkat cepat dalam waktu yang tidak terlalu lama, dan gerai yang saya resmikan saat ini adalah Gerai Upnormal yang keseratus dalam jangka waktu empat tahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Menteri Perdagangan mengatakan, Upnormal merupakan salah satu brand Indonesia dengan pola kemitraan atau Franchise yang pertumbuhannya cukup cepat, “Kami sebagai Pemerintah bangga, dan tugas kami adalah mendorong dan harus membuat kegiatan usaha ini berkembang dengan baik,” tegasnya.

“Sebelumnya kami berdiskusi bagaimana mendorong ekspor, saya dan Dirjen mempunyai kepentingan yang kuat agar ekspor kita bisa meningkat, dan saya bersyukur salah satu tujuan kegiatan usaha Upnormal adalah menjual kopi ke luar negeri,” ungkap Menteri Perdagangan.

“Dengan demikian saya sungguh berharap, berdoa dan mendorong sepenuhnya agar Upnormal berkembang dengan baik dan pertumbuhannya terukur, sehingga di Upnormal tidak boleh ada gangguan sedikitpun,” kata Menteri Perdagangan, “Apabila ada masalah internal maka diselesaikan secara internal, dan apabila ada masalah persaingan eksternal harus dinikmati,” ujarnya, “Saya juga mendengar cerita Upnormal sudah mulai Head to Head dengan Starbucks, saya senang mendengarnya, karena Upnormal sudah ada keberanian dan tidak lari,” tegasnya.

“Saya juga melihat Upnormal sudah ada di Bandara dan unggul dari persaingan di sana, maka nantinya kita bisa bercerita bahwa brand Indonesia tidak kalah dengan brand dari luar negeri, namun yang menjadi soal adalah bagaimana menjaga kualitas, tetapi saya meyakini Upnormal akan stabil tinggal melanjutkan inovasinya,” ujar Menteri Perdagangan.

“Saya berpesan kepada Founder Upnormal lakukanlah yang terbaik, dan beritahu kami apabila ada sesuatu yang dibutuhkan, karena seluruh jajaran dan staf di Kementerian Perdagangan akan membantu dan mendukung apapun kebutuhan dan informasi yang dibutuhkan,” kata Menteri Perdagangan.

“Apabila staf  dan jajaran Kementerian Perdagangan tidak membantu Upnormal, maka besok pagi akan saya ganti, karena kewajiban jajaran dan staf di Kementerian Perdagangan adalah sebagai Business Intelligence dan Marketing Agent, oleh karena itu Upnormal akan menjadi prioritas kita,” tegas Menteri Perdagangan.

Lebih lanjut Menteri Perdagangan mengungkapkan Upnormal akan mengikuti salah satu Expo terbesar di dunia yang diselenggarakan lima tahun sekali yaitu Dubai Expo, “Saya meyakini Upnormal akan tampil bagus dan dapat meningkatkan transaksi ekspor, karena tahun lalu Dubai Expo dikunjungi 25 juta pengunjung dalam waktu enam bulan,” ungkapnya.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat bagi Upnormal yang merupakan kumpulan putra-putri bangsa yang mempunyai kreasi, inovasi, dan kegiatan yang sangat positif, karena saya lihat Upnormal mulai banyak ditemui di berbagai daerah di Indonesia,” kata Menteri Perdagangan,”Saya akan menunggu kapan orang-orang bangga untuk membawa cup Upnormal dibandingkan membawa cup Starbucks, apabila itu terjadi maka saya akan sangat bahagia,” pungkasnya.

Founder Upnormal Sarita Sutedja mengatakan, ke depan pihaknya akan banyak melakukan pembicaraan dengan Menteri Perdagangan dan timnya, “Karena Kementerian Perdagangan memiliki Trade Center di seluruh dunia, namun untuk detail kerjasama dan koordinasi Upnormal dengan Kementerian Perdagangan akan kita update nanti,” ujarnya.

Sarita Sutedja mengungkapkan, pihaknya mulai berbisnis sejak Oktober 2013, “Usaha kami berawal dari Nasi Goreng Mafia, baru di bulan Juni 2014 kita mulai dengan Warunk Upnormal,” ujarnya, “Terus terang pertama kali kita bikin usaha ini kita punya mimpi usaha kita sampai ke luar negeri, tetapi yang kita tidak sangka-sangka dan membuat kaget adalah percepatan pertumbuhan Upnormal, oleh karena itu di internal kita bisa dibilang mati-matian harus belajar lebih cepat, kuat, dan beradaptasi, karena perubahan dunia saat ini hanya dalam hitungan detik, menit, dan jam,” ungkapnya.

“Semua yang kita lakukan karena kita punya satu idealisme yaitu kita adalah orang Indonesia, dan dulu bisa dibilang saya cemburu kenapa banyak sekali brand-brand global yang eksis di luar negeri dan Indonesia karena mengusung kekhasan negara mereka,” ungkap Sarita Sutedja, “Kita sebagai orang Indonesia yang memiliki kekayaan luar biasa dari sisi budaya, komoditi, dan kuliner sangat disayangkan sampai detik ini belum pernah ada satu kuliner atau brand asli Indonesia yang mendunia,” ujarnya.

“Seperti kita ketahui kopi Indonesia diakui sebagai salah satu kopi terbaik di dunia, tetapi sayangnya orang Indonesia masih banyak yang tidak tahu, bahkan petani kopi kadang-kadang tidak tahu kopi yang mereka tanam adalah kopi terbaik di dunia, karena memang belum teredukasi dengan baik,” ungkap Sarita Sutedja

“Sayangnya kopi-kopi terbaik di dunia asal Indonesia Green Bean-nya diekspor ke luar negeri, kemudian diproses dipackaging, dan dibranded di luar negeri, kemudian dikembalikan lagi ke Indonesia dengan harga sepuluh kali lipat dari harga Green Beannya,” pungkas Sarita Sutedja. (BRH)

Comments are closed.