Cinta Budaya Sunda, Pengusaha Asal Kanada Nikahi Gadis Sunda

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Pengusaha sukses asal Kanada Joshua Caleb Shortt (35 th) yang sangat mencintai adat istiadat dan budaya Sunda akhirnya menikahi gadis Sunda pujaannya bernama Merika Handiana Mughni (22 th), Akad Nikah dilangsungkan, Selasa, (11/6/2019), di Masjid Agung Trans Studio jalan Gatot Subroto Bandung.

Seusai Akad Nikah, pasangan Joshua Caleb Shortt dan Merika Handiana Mughni yang menggunakan pakaian adat Sunda di pelataran Masjid Agung Trans Studio melaksanakan prosesi Saweran, dilanjutkan prosesi makan ayam bakar (bakakak) dan sungkeman di The 18th Restaurant and Lounge The Trans Luxury Hotel yang letaknya di seberang Masjid Agung Trans Studio.

Saat diwawancara para awak Media, Joshua Caleb Shortt yang berprofesi sebagai pengusaha di bidang properti, investasi, minyak dan gas mengatakan, dirinya bertemu dengan Merika ketika dirinya merasa ada sesuatu yang hilang di jiwanya seusai mengalami kecelakaan, “Ketika dulu saya bertemu dengan Merika, saya langsung jatuh hati dan berharap Merika menjadi belahan jiwa saya,” ungkapnya, “Setelah saya resmi menikah dengan Merika, saya merasa sangat bahagia, dan tidak ada kata-kata yang mampu saya ungkapkan, dan pastinya saya ingin menghabiskan sisa hidup saya dengan Merika,” ujarnya.

Lebih lanjut Joshua menegaskan, dirinya menganggap adat istiadat dan budaya Sunda sangat luar biasa dan memberikan pengalaman yang tidak bisa dilupakan sepanjang hidupnya, “Saya tidak menyangka saat ini saya bisa duduk di sini dan menikahi Merika dengan adat istiadat Sunda,” ungkapnya.

“Saya mencintai budaya Sunda karena adanya kebersaman keluarga,” kata Joshua, “Pernikahan adat istiadat Sunda luar biasa karena semua keluarga berkumpul, dan hal ini menjadi sangat penting bagi saya,” tegasnya.

Joshua mengatakan dirinya sangat menyukai lagu Sunda terutama suara Angklung dan Kecapi, “Saya sangat tersentuh bila mendengar lagu tradisional Sunda yang di dalamnya terdapat suara angklung dan kecapi,” ungkapnya, “Selain itu saya sangat menyukai semua makanan sunda kecuali sambal,” ujarnya, “Saya sudah enam kali datang ke Indonesia, dan selalu mempelajari budaya Sunda bersama Merika,” ungkapnya.

Di akhir paparannya Joshua berharap setelah menikah dirinya dan Merika segera memiliki anak, “Saya ingin selalu bersama dengan Merika dan selalu membahagiakannya, karena Merika menyempurnakan hidup saya, mengenai jumlah anak saya serahkan kepada Merika, tetapi saya berharap segera memiliki anak laki-laki,” pungkasnya.

Merika Handiana Mughni seusai menerjemahkan perkataan Joshua mengungkapkan, Allah telah mempertemukan dirinya dengan Joshua yang saat ini sudah menjadi mualaf dan sedang mempelajari agama Islam, “Ketika Joshua memperdalam agama Islam, Joshua mengerti bahwa di agama Islam tidak ada istilah pacaran, dan akhirnya Joshua mengutarakan niatnya untuk menikah dengan saya,” ungkapnya.

“Joshua ternyata cinta dengan Indonesia karena memiliki budaya yang unik dan berbeda dengan negara lain terutama Kanada, bahkan Joshua takjub ketika akan menikah ada acara siraman, pengajian, dan berbagai adat istiadat yang tidak ada di negaranya,” ungkap Merika.

Mengenai pertemuan dengan Joshua, Merika menceritakan dirinya berkenalan saat Joshua sedang tour di Bali, “Entah darimana Joshua mendapatkan nomor HP saya, mungkin dari Tour Guide,” ujarnya sambil tertawa, “Setelah itu Joshua ingin kenal lebih dekat dengan saya, tetapi saya orangnya tidak mau main-main, dan akhirnya Joshua melamar saya dan mengutarakan niatnya ingin menikah dengan saya setelah tiga bulan berkenalan,” ujarnya, “Saya mengenal Joshua sudah hampir dua tahun, dan hubungan kami LDR, Joshua di Kanada dan saya di Indonesia, tetapi yang pasti orang tua Joshua sangat Open Minded dan merestui hubungan kami berdua,” tegasnya.

Mengenai kebiasaan Joshua dan dirinya, Merika mengungkapkan, setiap Joshua datang ke Indonesia dirinya selalu mengajak Joshua ke tempat-tempat yang terdapat nuansa Sunda, mulai dari rumah makan Sunda, sampai ke tempat-tempat  yang memiliki pernak-pernik Sunda seperti wayang golek dan angklung, “Akhirnya Joshua semakin tertarik dengan budaya Sunda dan selalu bertanya tentang apa saja yang berbau Sunda,” ungkapnya, “Bahkan setelah menikah Joshua mengatakan dirinya semakin mencintai budaya Sunda karena berbeda dengan budaya-budaya yang lain,” ungkapnya.

Mengenai rencana ke depan, Merika mengungkapkan, rencananya pada Juli 2019 dirinya dan Joshua akan melangsungkan resepsi di Kanada, dan pada Februari 2020 mereka berdua akan melangsungkan resepsi di Indonesia dengan nuansa internasional, “Budaya Sunda kami laksanakan sebelum Akad Nikah dan sesudah Akad Nikah di Bandung,” ujarnya.

Merika menambahkan, menurut Joshua, di luar negeri orang-orangnya sangat individualistis, sedangkan di Indonesia sangat ramah, “Terbukti Joshua sangat senang dengan pernikahan adat Sunda,” ungkapnya.

Mengenai mas kawin atau mahar yang diberikan Joshua, dengan malu-malu Merika mengungkapkan mas kawin yang diberikan Joshua pada dirinya adalah uang tunai Rp 50 juta, emas, berlian, mobil Mercedes Benz, apartemen, dan gelang turun temurun dari Nenek Joshua.

Di akhir perbincangan Merika mengatakan, dalam waktu dekat dirinya dan Joshua akan mendirikan suatu perusahaan, “Nantinya saya akan ikut suami tinggal di Kanada,” pungkasnya. (BRH)

Comments are closed.