Mahasiswi Bulgaria Lakukan Penelitian Sungai Citarum di Wilayah Sektor 21-13 Cimahi 

ARCOM.CO.ID ,Cimahi. Mahasiswi asal Bulgaria bernama Veleka Georgieva dari program S-2 University of Edinburgh Skotlandia, Rabu, (26/6/2019), menyambangi dua pabrik tekstil di Cimahi dengan didampingi Satgas Citarum Harum Sektor 21- 13 Cimahi Selatan untuk melakukan penelitian tentang sungai Citarum dan permasalahannya.

Kedatangan Veleka Georgieva yang didampingi Anna Nurhalimah dari Indonesia One Health University Network (Indohun) ke wilayah Satgas Citarum Harum Sektor 21- 13 Cimahi Selatan disambut hangat Pasiminlog Sektor 21 Letda Saniyo yang mewakili Komandan Sektor (Dansektor) 21 Satgas Citarum Harum Kol. Inf Yusep Sudrajat.

Pasiminlog Sektor 21 Letda Saniyo langsung mendampingi Veleka Georgieva mengunjungi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dua pabrik tekstil di wilayah Satgas Citarum Harum Sektor 21- 13 Cimahi Selatan, yaitu CV Suritex dan PT Mewah Niagajaya.

Veleka Georgieva saat menggunjungi IPAL CV Suritex terlihat melakukan dialog intensif dan merekam jawaban dari penanggungjawab pabrik tersebut.

Saat diwawancara para awak Media di ruang pertemuan CV Suritex, Veleka Georgieva mengatakan, dirinya sangat tertarik melakukan penelitian sungai Citarum, “Penelitian ini saya lakukan untuk memahami upaya pengembalian ekosistem sungai Citarum,” ujarnya.

“Saya kagum dengan kemajuan yang relatif cepat di pabrik ini, karena sebelumnya, terbayang IPAL di pabrik-pabrik seperti yang banyak ditayangkan di YouTube atau pemberitaan di tahun 2017 dan 2018 fungsi IPAL rata-rata cenderung diabaikan,” kata Veleka Georgieva yang diterjemahkan oleh Anna Nurhalimah, “Sekarang saya lihat di pabrik wajib ada bak kontrol di IPAL, dan harus ada ikannya, ini hal baru bagi saya,” pungkasnya.

Pasiminlog Sektor 21 Letda Saniyo mewakili Komandan Sektor (Dansektor) 21 Satgas Citarum Harum Kol. Inf Yusep Sudrajat mengatakan, pihaknya selalu memberikan teguran keras apabila ada pabrik yang kedapatan membuang limbah cair kotor ke aliran anak sungai Citarum.

“Berkat upaya keras, dan pengawasan serta bimbingan dari Dansektor 21 dan Satgas Citarum, kini dari 385 pabrik, sudah banyak yang kinerja IPAL-nya berangsur membaik,” kata Letda Saniyo, “Selain itu, Satgas Citarum dan masyarakat hampir 24 jam mengawasi saluran buangan di setiap pabrik, dan tidak segan-segan bila ditemukan pabrik yang menyalahi aturan, atas ijin Dansektor 21, langsung dicor saluran pembuangan limbahnya,” pungkasnya.

General Manager PT Mewah Niagajaya yang bernama Ina dalam pernyataan singkat mengatakan, pihaknya sangat senang menerima kehadiran Veleka Georgieva di PT Mewah Niagajaya, “Ini kunjungan pertama mahasiswi asing ke IPAL pabrik kami, dan dengan kunjungan ini, kami akan lebih meningkatkan kinerja IPAL kami,” pungkasnya. (BRH / HS)

Comments are closed.