DPP Kopeksi Gelar Deklarasi di Kota Bandung

ARCOM.CO.ID , Bandung. Deklarasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komunitas Pegiat Kreasi Seni Indonesia (Kopeksi) bertajuk, “Dengan Semangat Kreasi Seni Mari Kita Pelihara Keutuhan Budaya Bangsa”, akhirnya digelar bersamaan dengan Grand Final Gelar Tembang Kenangan, Minggu, (21/7/2019), di Ballroom Hotel Horison jalan Pelajar Pejuang Bandung.

Dewan Pembina Kopeksi Marsma TNI I Nyoman Trisantosa S.I.P, M.Tr (Han) yang juga menjabat sebagai Waaspers Kasau mengatakan, kegiatan Deklarasi Kopeksi dan Grand Final Gelar Tembang Kenangan sangat baik, “Seperti kita ketahui Indonesia sangat kaya akan seni dan budaya yang merupakan warisan leluhur, oleh karena itu seni budaya harus dirawat, dijaga, dipelihara dan dilestarikan,” ujarnya.

Lebih lanjut Marsma TNI I Nyoman Trisantosa mengatakan, kegiatan yang diadakan Kopeksi merupakan upaya dalam rangka melestarikan budaya bangsa warisan nenek moyang.

“Saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Kopeksi, merupakan kehormatan bagi saya dipilih menjadi Pembina Kopeksi, di mana saya sangat tertarik dengan kegiatan-kegiatan yang berbau seni dan budaya,” kata Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

“Maka kegiatan Kopeksi yang mengusung tema memelihara budaya bangsa dalam rangka menjaga keutuhan NKRI sangat tepat menurut saya, sehingga ke depan saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dilanjutkan terus,” kata Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada penggagas Kopeksi, karena tidak banyak diantara kita yang mau dan berani mengimplementasikan suatu ide dan gagasan yang positif,” tegas Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

“Saat ini Kopeksi sudah berbadan hukum, maka ke depannya dari sisi ekonomi Kopeksi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ungkap Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

“Saya berharap kegiatan selanjutnya, Kopeksi tidak hanya menggelar tembang kenangan saja, mungkin ke depan Kopeksi mengadakan festival seni dan budaya yang di dalamnya ada nilai-nilai budaya dan tukar menukar informasi yang tidak hanya diadakan di kota Bandung saja, namun di seluruh Provinsi di Indonesia,” kata Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

“Kopeksi saat ini memiliki DPP, tentunya nanti akan dibentuk DPD misalnya di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat yang diharapkan menjadi cikal bakal Kopeksi di Provinsi lainnya,” kata Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

Marsma TNI I Nyoman Trisantosa mengatakan, dirinya melihat seni budaya di wilayah Indonesia semuanya menonjol seperti Bali, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah lainnya, “Karena semua daerah memiliki kekhasannya masing-masing,” ujarnya.

“Maka menurut saya, para pegiat kreasi seni harus berupaya bagaimana menggeliatkan dan membangunkan semangat masyarakat untuk bisa memajukan karya seni yang nantinya bisa memperoleh penghargaan nasional maupun internasional, dan bernilai ekonomi,” kata Marsma TNI I Nyoman Trisantosa.

“Dengan dibentuknya Kopeksi, maka diharapkan akan diintensifkan pembinaan kesenian di masing- masing daerah,” kata Marsma TNI I Nyoman Trisantosa, “Karena Kegiatan seni dituntut untuk menghasilkan karya seni yang bernilai dan bisa dijual di luar negeri,” pungkasnya.

Pembina Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komunitas Pegiat Kreasi Seni Indonesia (Kopeksi) Abah Alam berharap, Kopeksi melahirkan kreasi-kreasi seni yang berkualitas, bukan hanya kreasi modern saja, tetapi kearifan lokal juga diangkat.

“Saya melihat saat ini mulai muncul benih-benih seniman muda yang mencintai seni dan budaya, dan diharapkan terus berkembang,” ungkap Abah Alam.

Di akhir wawancara Abah Alam menegaskan, para pegiat seni lebih baik dilembagakan, “Karena kita bertata negara, jadi para pegiat seni tidak di luar aturan tetapi di dalam aturan,” tegasnya, “Maka bebas di dalam aturan adalah sesuatu yang tepat bagi para pegiat seni,” pungkasnya.

Berikut daftar pemenang Grand Final Gelar Tembang Kenangan Dalam Rangka Deklarasi Kopeksi:

Juara I Wulan Trisna

Juara II Dedi Haryadi

Juara III Erwin Tugiyono

Harapan I Yusrizaldi

Harapan II Bibit

Harapan III Tati Mulyani

(BRH)

Comments are closed.