Polres Cirebon Tangani Kecelakaan Kereta Api Gayana

ARCOM.CO.ID ,Cirebon. (5/8/2019). Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., melaporkan bahwa Polres Cirebon Polda Jabar telah menangani kecelakaan kereta api yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di wilayah hukum Polres Cirebon Polda Jabar.

Seperti diketahui, Senin, (5/8/2019), pukul 21.00.WIB, di pintu perlintasan kereta api PG. Sindanglaut KM. 234 LWG-SDU yang termasuk Desa Cipeujeuh Kec. Lemah Abang Kab. Cirebon telah terjadi kecelakaan orang tertabrak kereta api Gayana yang melintas dari arah Jakarta menuju Malang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menginformasikan, bahwa korban kecelakaan kereta api adalah pelajar bernama Imron Rosadi berusia 17 tahun, dan beralamat di Blok Singkil RT 02 RW 02 Desa Astanajapura Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon.

Dalam kejadian tersebut Petugas Polri dari Polres Cirebon telah mengamankan tempat tersebut dan mengumpulkan bukti-bukti serta saksi di sekitar tempat kecelakaan.

Adapun saksi dari peristiwa kecelakaan kereta api tersebut adalah  Muhammad Farihin dan Abdul Aziz.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, kronologi kejadian yaitu, pada Senin 5 Agustus 2019 sekitar pukul 21.00 WIB di pintu perlintasan kereta api PG. Sindanglaut KM. 234 LWG-SDU yang termasuk Desa Cipeujeuh Wetan telah terjadi kecelakaan orang tertabrak Kereta Api Gayana yang melintas dari arah Jakarta menuju Malang, dan mengakibatkan korban atas nama Imron Rosadi meninggal dunia di TKP dengan kondisi lengan tangan kiri putus dan kaki sebelah kiri patah.

“Tindakan Kepolisian yang dilakukan oleh Polres Cirebon yaitu mendatangi TKP, membawa korban ke RSUD Gunung Jati, serta memeriksa saksi- saksi,” pungkas Kabid Humas Polda Jabar.

Diketahui, Kereta Api tujuan Gambir- Malang dikemudikan Masinis KA 42C Gajayana Relasi GMR-MI bernama Heru Susanto dan Asisten Masinis Syamsul Arifin. (BRH / RLS)

Comments are closed.