Dansektor 21 Hadiri Rapat Direktorat Pengendalian Pencemaran Air

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP, M.Si., berkesempatan menghadiri Rapat bersama Direktorat Pengendalian Pencemaran Air, Jumat, (23/8/2019), di Hotel Aston Pasteur Bandung, dalam rapat ini Kolonel Inf Yusep Sudrajat mendorong agar ada penambahan petugas PPLH di tiap-tiap Kota dan Kabupaten.

Masukan Kolonel Inf Yusep Sudrajat disampaikan saat memberikan pemaparan dalam Forum Pembahasan Teknis Persiapan Identifikasi dan Pemetaan Industri Dalam Rangka Percepatan Pembangunan IPAL di Hulu DAS Citarum yang diadakn oleh Direktorat Pengendalian Pencemaran Air.

Seperti diketahui, saat ini Petugas PPLH di wilayah Provinsi Jawa Barat masih jauh dari kata cukup, karena dari ribuan pabrik tekstil yang ada, Pemerintah Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup hanya memiliki empat Petugas PPLH.

“Dalam logika kita berpikir, setiap bulan Petugas datang ke pabrik untuk mengecek dan mengambil sampel air limbah untuk dibawa ke laboratorium, dan hasilnya akan disampaikan, jika tidak sesuai baku mutu akan ada penalty atau sanksi,” ungkap Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

“Tapi kenyataannya, sejak puluhan tahun yang lalu pabrik itu sendiri yang mengambil sampel,dan pabrik itu sendiri yang periksa ke laboratorium, serta pabrik itu sendiri yang lapor ke Dinas LH, jadi Dinas LH hanya tinggal tanda tangan, mengatakan hasilnya bagus, dan pabrik mendaat proper biru,” ungkap Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

“Dia yang main bola, dia yang menjadi wasit, dan dia menjadi inspektur pertandingan, akhirnya dia yang menang, itulah kondisi yang terjadi hingga saat ini,” ungkap Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

“Maka di Forum ini saya ingin mendorong agar permasalahan segera teratasi dengan penambahan personil PPLH di tiap-tiap Dinas LH Kabupaten dan Kota,” kata Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

“Semoga hal ini segera bisa tersampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Kasubdit pengendalian Pencemaran Industri,” pungkas Kolonel Inf Yusep Sudrajat. (BRH / CUY)

Comments are closed.