Dansektor 3 Kol Inf. Parulian Marpaung: Sampah Domestik Masih Dominan di Sektor 3

ARCOM.CO.ID, Bandung. Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian Marpaung mengungkapkan, permasalahan dominan di wilayahnya (Sektor 3) adalah sampah domestik.

Hal ini diungkapkan di hadapan para awak media disela-sela kegiatan Pembahasan Teknis Persiapan Identifikasi dan Pemetaan Industri Dalam Rangka Percepatan Pembangunan IPAL di Hulu DAS Citarum, Jumat (23/8/2019), di Hotel Aston Pasteur Bandung.

“Seperti kita ketahui, limbah industri hanya ada empat saja yang menghasilkan limbah cair, yang lainnya adalah limbah kering,” kata Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian.

“Permasalahan dominan adalah sampah, baik yang ada di daerah aliran sungai maupun yang ada di tengah masyarakat, karena sarana dan prasarana pembuangan sampah kurang memadai,” ujar Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian.

Wilayah Satgas Sektor 3 sendiri terdiri dari sepanjang 12 kilometer sungai Citarum, dan belasan anak sungai Citarum yang dibagi dalam 6 wilayah Subsektor tersebar di 6 Desa.

“Untuk menanggulangi permasalahan sampah, Satgas Sektor 3 terus melakukan sosialisasi kepada warga,” ungkap Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian.

“Kalau Sosialisasi yang sudah terprogram dan terstruktur dilakukan dua kali dalam sebulan, masyarakat satu kali, dan sekolahan atau lingkungan pendidikan satu kali,” ungkap Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian.

Lebih lanjut Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian mengatakan, sebenarnya setiap hari kegiatan anggota Satgas Citarum itu bagian dari Sosialisasi, “Saya sampaikan kepada anggota, pada saat melaksanakan kegiatan rutin harian diselipkan waktu untuk Sosialisasi menyampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menentukan konten yang tepat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, saat ini faktor yang mempengaruhi pencemaran sampah domestik yakni, minimnya ketersediaan sarana pembuangan sampah dan masih rendahnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan dari bahaya sampah.

“Sampah itu dampaknya tidak langsung dirasakan saat ini, tapi akan dirasakan generasi mendatang, jadi mindset sadar lingkungan itu penting,” tegas Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian.

“Untuk itu, meskipun tidak mudah merubah mindset atau pola pikir di masyarakat tentang kesadaran lingkungan, saya perintahkan kepada anggota untuk terlebih dahulu menjadi tauladan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara, kurangnya jumlah dan kapasitas sarana pembuangan sampah di lingkungan masyarakat, Dansektor 3 akan terus mendorong Kepala Desa sebagai Leading sektor kewilayahan untuk lebih memperhatikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah di tiap tiap wilayah.

“Karena setiap desa saat ini memiliki anggaran yang bisa di alokasikan kebutuhan lingkungan,” pungkas Dansektor 3 Satgas Citarum Harum Kol Inf. Parulian. (BRH / CUY)

Comments are closed.