BAPETEN Gelar Seminar Keselamatan Nuklir di Unpad Bandung

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam rangka memberikan perlindungan terhadap masyarakat, pekerja, dan lingkungan hidup menggelar Seminar Keselamatan Nuklir (SKN) 2019, Senin, (26/8/2019), di Grha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran (Unpad) jalan Dipati Ukur Bandung.

Penyelenggaraan SKN tahun 2019 adalah hasil kerja sama BAPETEN dengan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Seperti diketahui, pemanfaatan tenaga nuklir trendnya terus mengalami kenaikan, hal ini menandakan iptek nuklir saat ini telah banyak digunakan bagi kesejahteraan umat manusia, pemanfaatan tersebut tersebar luas di bidang kesehatan, penelitian dan industri.

Di bidang industri kita semua sudah mengetahui, saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola Digital Economy, Artificial Intelligence, Big Data, dan Robotic, atau dikenal dengan fenomena Disruptive Innovation.

Maka diharapkan regulasi keselamatan nuklir tidak tertinggal untuk mengawal segala implikasi dari perkembangan teknologi nuklir

Oleh karena itu, untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, pekerja dan lingkungan hidup dengan prinsip Safety, Security, dan Safeguard, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sebagai badan pengawas, rutin mengadakan Seminar Keselamatan Nuklir (SKN) setiap tahun.

SKN sendiri merupakan forum pertemuan ilmiah para ilmuwan, pihak pengawas dengan pengguna, pakar dan masyarakat/publik melalui pertukaran informasi, pengetahuan, pengalaman dan pandangan untuk peningkatan keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia, sehingga diharapkan menghasilkan rekomendasi bagi kemapanan regulasi dan keselamatan nuklir di Indonesia.

SKN 2019 menekankan adanya alur komunikasi dan penyebarluasan kebangkitan iptek pengawasan melalui tema, “Regulasi dan Keselamatan Nuklir untuk Menyongsong Era Industri 4.0”.

Acara SKN diisi dengan sambutan Kepala BAPETEN Jazi Eko Istiyanto, perwakilan Rektor Universitas Padjadjaran, serta presentasi tentang “Small Modular Reactor (SMR) Regulation” oleh Marcell Davos dari International Atomic Energy Agency (IAEA).

Dilanjutkan, presentasi “Penerapan Industri 4.0 dalam Pengawasan Ketenaganukliran” oleh Kepala BAPETEN Prof. Dr. Jazi Eko Istiyanto, M.Sc. IPU., “Perkembangan Kedokteran Nuklir dan Tantangannya” oleh Prof. Dr. dr. Achmad Hussein Sundawa K., Sp. KN., MH. Kes., dari Fakultas Kedokteran Unpad., serta “Regulasi dalam Menghadapi Industri 4.0” oleh Dr. Danrivanto Budhijanto, SH, LLM in IT Law., dari Fakultas Hukum Unpad.

Diharapkan kegiatan Seminar Keselamatan Nuklir (SKN) 2019 dapat menumbuhkembangkan budaya keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan tenaga nuklir serta mewujudkan tujuan peran lebih aktif dari pemikir-pemikir hukum di bidang nuklir. (BRH)

Comments are closed.