Dansektor 21 Upayakan Buka Jalan Inspeksi di Bantaran Sungai Citepus

ARCOM.CO.ID,Kabupaten Bandung. Komandan Sektor 21 Satgas Citarum Kol Inf. Yusep Sudrajat akan berupaya membuka jalan inspeksi di bantaran sungai Citepus yang berada di wilayah Sektor 21 Subsektor 06 Citepus.

Hal ini terungkap saat Dansektor 21 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Citarumharum di Aula Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat malam (6/9/2019).

“Dalam kegiatan sosialisasi ini, selain menyampaikan program Citarum Harum, saya selaku Komandan Sektor 21 fokus pada persoalan DAS Citarum di wilayah Sektor 21 khususnya di wilayah Subsektor 21-6 Citepus,” kata Kol Inf. Yusep Sudrajat di hadapan para awak media, “Selama ini sudah dilaksanakan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat di sungai Citepus yang diketahui memiliki kedalaman 3 hingga 5 meter, dan lebar 10 meter,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kol Inf. Yusep Sudrajat mengatakan, disamping memperkenalkan program Citarum Harum, sosialisasi membahas tentang jalan inspeksi yang sudah ada dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat selama ini, namun aksesnya terputus, “Dalam sosialisasi ini saya sampaikan agar masyarakat di bantaran sungai Citepus dapat paham dan bisa menyadari pentingnya jalan inspeksi,” tegasnya.

“Banyak masyarakat yang mendorong agar jalan inspeksi tersebut¬† terealisasi untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Kol Inf. Yusep Sudrajat.

“Maka dalam kesempatan ini saya menghimbau kepada masyarakat yang masih menggunakan dan memakai lahan pemerintah tanpa izin untuk segera dengan sadar membongkar halaman atau rumahnya,” tegas Kol Inf. Yusep Sudrajat, “Inilah saatnya kita bersih-bersih, bukan sungainya saja, tapi juga semua pekarangan di bantaran sungai segera kita bersihkan,” ujarnya.

Kol Inf. Yusep Sudrajat mengungkapkan selama ini penertiban bangunan di bantaran sungai yang ada di wilayah sektor 21 yakni Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Sumedang sudah lebih dari 400 bangunan yang telah ditertibkan, “Mayoritas pengguna lahan membongkar sendiri bangunannya,” ujarnya, “Kita sebagai TNI hanya membantu dan menghimbau saja,” kata Kol Inf. Yusep Sudrajat.

“Tetapi bagi mereka yang merasa mempunyai sertifikat atau pernah menjual dan membeli tanah di daerah tersebut, silahkan dipertahankan, nanti untuk argumen secara hukum dari mana dia beli dan siapa yang mengeluarkan sertifikat akan ketahuan, karena kita paham benar bahwa sungai itu pasti ada jalan inspeksi,” tegas Kol Inf. Yusep Sudrajat.

Di akhir paparannya, Kol Inf. Yusep Sudrajat mengatakan, sebanyak135 bangunan perlu dibebaskan untuk jalan inspeksi, “Nanti akan kita cek satu per satu rumahnya, kita lihat datanya mana saja yang sudah ada kepemilikannya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, untuk merealisasikan jalan inspeksi di bantaran sungai Citepus wilayah sektor 21 subsektor 6, Satgas Citarum telah mendata terdapat 135 bangunan yang harus dibebaskan dan tertibkan, yakni mencakup empat RW dari dua desa, yakni RW 07 dan RW 08 di Desa Cangkuang Wetan dan RW 11 serta RW 15 di Kelurahan Pasawahan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. (BRH / CUY)

Comments are closed.