De Braga by Artotel Bandung Jelaskan Program Artotel Earth

ARCOM.CO.ID ,Bandung. General Manager De Braga by Artotel Bandung Anton Susanto berkesempatan menjelaskan program rangkaian kepedulian sosial tahunan Artotel Group bertajuk, “Artotel Earth”, yang dikemas dalam sesi Press Conference, Kamis, (28/11/2019), di De Braga by Artotel jalan Braga Bandung, turut hadir Act Manajer of Responsible Marine Tourism and Plastic Pollution Free Ocen Program WWF Indarwati Aminuddin.

“Artotel Earth merupakan program rangkaian kepedulian sosial tahunan dari Artotel Group yang sebelumnya bernama Artotel for Hope,” kata General Manager De Braga by Artotel Bandung Anton Susanto di awal paparannya, “Artotel for Hope sendiri sudah dimulai sejak tahun 2016, kegiatan ini berlangsung setiap akhir tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut Anton Susanto mengatakan, di tahun 2019 Artotel Group mulai memposisikan menjadi program berkelanjutan terhadap lingkungan dengan mengganti nama program menjadi Artotel Earth, “Artotel Group bekerja sama secara strategis dengan Yayasan WWF Indonesia sebagai mitra resmi program Signing Blue,” ujarnya.

“Artotel Group sendiri sudah terdaftar sebagai member hotel dari program Signing Blue,” kata Anton Susanto, “Hotel yang sudah terdaftar telah melalui penilaian sebagai hotel yang ramah lingkungan, mulai dari pengurangan penggunaan plastik, pengaturan limbah ramah lingkungan, dan ikut mensejahterakan kelestarian bahari untuk sekarang dan masa mendatang,” ungkapnya.

“Artotel Earth pada Desember 2019 melakukan rangkaian aktivasi pertama kolaborasi dengan WWF Indonesia dengan mengangkat tema Mengurangi Sampah Plastik” pungkas Anton Susanto.

Seperti diketahui, rangkaian Artotel Earth diantaranya terdapat pengumpulan donasi, mekanismenya, selama Desember 2019 Artotel akan menyisihkan Rp10.000 dari setiap kamar yang terjual untuk disumbangkan kepada WWF Indonesia, uang yang terkumpul akan digunakan untuk kegiatan pelestarian lingkungan maritim dan pengelolaan limbah di Indonesia, nantinya para tamu akan mendapatkan komik karya Mulyakarya yang menceritakan tentang Labuan Bajo.

Selain itu akan ada pameran seni yang menampilkan seni karya Mulyakarya, yaitu sebuah kelompok seniman asal Yogyakarta, pameran berupa komik, poster, lukisan, dan instalasi yang digelar serentak di Artspace semua properti Artotel Group mulai 1 Desember 2019 hingga 31 Januari 2019.

Rangkaian lainnya adalah cenderamata “Daur Ulang” bekerja sama dengan TRI Upcycle sebuah usaha sosial yang memproduksi barang-barang daur ulang untuk mengurangi sampah lingkungan.

Nantinya Artotel Earth akan mengumpulkan linen bekas dari semua properti untuk diubah menjadi cenderamata khas Artotel Earth berupa tas belanja, hasil penjualan tas tersebut akan disumbangkan kepada WWF Indonesia dan TRI Upcycle guna penanaman pohon di Kalimantan Tengah.

Artotel sendiri memiliki 10 properti yang berkomitmen dan bergabung menjalankan program ‘Signing Blue’.

Act Manajer of Responsible Marine Tourism and Plastic Pollution Free Ocen Program WWF Indarwati Aminuddin mengungkapkan, dirinya ketika menginap di De Braga by Artotel Bandung memeriksa apakah hotel ini menempatkan plastik di kamarnya atau menyediakan sedotan plastik, “Hasilnya saya cukup puas, karena hotel ini menyediakan air mineral menggunakan botol kaca,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai penghasil sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, dan saat ini sampah plastik masih menjadi problem utama di dunia, maka langkah yang harus dilakukan masyarakat adalah mengolah plastik dengan cara 3R, yakni Reduce, Reuse, Recycle. (BRH)

Comments are closed.