Gedung Prodi Teknik Universitas Widyatama Diresmikan

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua Pengurus Yayasan Widyatama Sri Lestari A. Roespinoedji, S.H., bersama Rektor Universitas Widyatama (Utama) Prof. H. Obsatar Sinaga, S. IP., M. Si., dan Ketua Pembina Yayasan Widyatama Sri Juniati, S.E., M.B.A., berkesempatan meresmikan Gedung Program Studi (Prodi) Teknik Universitas Widyatama, Senin, (6/1/2020), di Kampus Universitas Widyatama jalan Cikutra Bandung.

Seusai meresmikan Gedung Prodi Teknik Universitas Widyatama, Rektor Universitas Widyatama beserta rombongan menuju Ruang Seminar Lantai 6 Universitas Widyatama untuk melaksanakan acara Syukuran Ulang Tahun Yayasan Widyatama ke-47 sekaligus menjadi juri lomba pembuatan tumpeng antar Prodi.

Rektor Universitas Widyatama (Utama) Prof. H. Obsatar Sinaga, S. IP., M. Si., ditemui di sela-sela Syukuran Ulang Tahun Yayasan Widyatama ke-47 mengatakan, saat ini Universitas Widyatama berhasil masuk ranking 95 Perguruan Tinggi terbaik dari 4000-an Perguruan Tinggi Negeri/Swasta yang ada di Indonesia, “Kami berharap ke depan peringkat Universitas Widyatama naik ke ranking 60,” tegasnya.

Lebih lanjut Prof. Obsatar Sinaga mengatakan, di tahun 2020 Universitas Widyatama bersama Yayasan Widyatama berkeinginan membawa Universitas Widyatama masuk ke dalam ranking QS Star yang merupakan ranking universitas kelas dunia, “Mengenai ranking QS Star memang agak sulit, namun kita telah mempelajarinya dengan cara memasukan data prestasi Universitas Widyatama, kemudian nanti akan keluar peringkatnya,” ungkapnya, “Kami berusaha semampunya, minimal Universitas Widyatama dapat meraih bintang dua QS World University Rangkings,” tegasnya.

“Indikator ranking adalah jumlah Jurnal dan riset, dan saat ini Universitas Widyatama akan meningkatkan jumlah Jurnal, tahun kemarin jumlahnya baru 600 Jurnal, dan di tahun 2020 kita punya stok 5.000 Jurnal dan yang kita ambil 2.000 Jurnal,” kata Prof. Obsatar Sinaga.

Mengenai pembangunan infrastruktur di Kampus Universitas Widyatama, Prof. Obsatar Sinaga mengungkapkan, pihaknya telah membangun Gedung Fakultas Teknik dua lantai, “Di gedung tersebut terdapat Laboratorium, Kelas untuk General Lecture, Ruang Dosen, Ruang Pimpinan, dan Ruang Mahasiswa,” ungkapnya.

Untuk inovasi perkuliahan, Prof. Obsatar Sinaga mengatakan, saat ini di Universitas Widyatama sudah tidak ada lagi mata kuliah pengantar, “Semua mata kuliah dikaitkan dengan industri, dan bila lulus dalam satu semester, Mahasiswa langsung mendapat sertifikat,” ujarnya.

“Ke depan Universitas Widyatama akan menjadi Smart Campus, jadi Mahasiswa yang kuliah di sini sudah tidak lagi menggunakan kabel, Mahasiswa tinggal buka komputer, connect ke wifi, dan langsung terhubung ke sistem,” kata Prof. Obsatar Sinaga, “Untuk Pasca Sarjana sudah mulai, tinggal satu gedung lagi di Kampus Universitas Widyatama,” ungkapnya, “Selanjutnya kita akan melakukan renovasi Aula Universitas Widyatama, Masjid dan Gedung F,” pungkasnya. (BRH)

Comments are closed.