Prudential Indonesia Luncurkan PRUTop dan PRUTop Syariah di Kota Bandung

ARCOM.CO.ID ,Bandung. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan produk inovatif untuk perlindungan kondisi kritis tanpa batasan jumlah penyakit “PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah)”, Sabtu, (18/1/2020), di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink jalan Peta Bandung.

Hadir dalam peluncuran PRUTop dan PRUTop Syariah, Chief Agency Officer Prudential Indonesia Rusli Chan, Head of Product Development Prudential Indonesia Himawan Purnama, dan dr. Laura Anasthasya, Sp.PD., dari RS Premier Jatinegara Jakarta.

“Kami menyadari kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan makin dinamis, oleh karena itu, dengan optimisme kampanye ‘We DO’ Prudential, kami terus berinovasi dengan meluncurkan PRUTop dan PRUTop Syariah, yakni rangkaian solusi asuransi yang melindungi masyarakat dari kondisi kritis secara total,” kata Chief Agency Officer Prudential Indonesia Rusli Chan saat sesi Press Conference di Funky Room HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung.

“Melalui kehadiran panjang selama hampir 25 tahun, Prudential Indonesia senantiasa meningkatkan komitmennya untuk menjadikan masyarakat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih lama melalui beragam solusi perlindungan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang,” pungkas Rusli Chan.

Head of Product Development Prudential Indonesia Himawan Purnama mengatakan, asuransi kondisi kritis saat ini terbatas pada diagnosis jenis penyakit, “PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis,” tegasnya.

“Hal tersebut yang menjadikan PRUTop dan PRUTop Syariah unggul di kelasnya, karena kedua produk ini mampu melindungi kesehatan dan finansial masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan memastikan mereka hidup lebih tenang,” ungkapnya.

Sedangkan dr. Laura Anasthasya, Sp.PD., dari RS Premier Jatinegara Jakarta mengungkapkan, permasalahan kesehatan dewasa ini makin nyata dan sangat mengancam, sehingga masyarakat harus selalu bersiap dan waspada.

“Secara global, World Health Organization (WHO) mengkategorikan permasalahan kesehatan hingga mencapai 68.000 jenis, Indonesia pun tak lepas dari bahaya kesehatan tersebut, dan kita harus terus siaga terhadap kemunculan penyakit-penyakit baru,” ungkap dr. Laura Anasthasya, “Para ahli sendiri memperkirakan lima penyakit baru pada manusia muncul tiap tahun, tiga di antaranya bersumber dari binatang,” ujarnya.

Lebih lanjut dr. Laura Anasthasya mengatakan, penyakit kritis dapat menyerang siapa saja dan kapan saja, sehingga sebaiknya masyarakat tidak terpaku menghindari hanya suatu penyakit tertentu.

“Berbagai permasalahan kesehatan dapat terus bertambah akibat banyak faktor, seperti lifestyle, globalisasi hingga perubahan iklim,” ungkap dr. Laura Anasthasya

“Masyarakat perlu mengantisipasi ancaman penyakit kritis ini dengan mengubah gaya hidup mereka dan lebih menyadari mahalnya kesehatan,” kata dr. Laura Anasthasya, “Penyakit kritis dapat berimplikasi pada aspek psikologis, sosial hingga finansial yang dapat menggoyahkan stabilitas ekonomi dan masa depan keluarga,” pungkas dr. Laura Anasthasya.

Sebagai asuransi tambahan pelengkap, masyarakat yang berusia 6 sampai 65 tahun dapat menikmati perlindungan ganda jangka panjang secara total ini hanya dengan menambahkan atau membeli paket PRUTop dan PRUTop Syariah dengan Asuransi Tambahan PRUCrisis Cover Benefit Plus 61 (Syariah) yang memberikan perlindungan kondisi kritis tahap akhir atau paket PRUTop dan PRUTop Syariah dengan Asuransi Tambahan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (Syariah) yang memberikan perlindungan kondisi kritis sejak tahap awal.

PRUTop dan PRUTop Syariah tersedia untuk para nasabah Prudential Indonesia yang telah memiliki produk asuransi dasar PRULink Generasi Baru atau PRULink Syariah Generasi Baru.

Dengan mengusung tagline “Hidup Tenang dengan Perlindungan Total”, PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan beberapa keunggulan utama, yaitu:

  1. Perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada jumlah penyakit kritis yang dilindungi
  2. Maksimal uang pertanggungan hingga Rp5 Miliar
  3. PRUTop dan PRUTop Syariah yang dibeli bersamaan dengan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (konvensional dan syariah) merupakan perlindungan kondisi kritis yang komplit
  4. Tidak ada ketentuan masa bertahan hidup (survival period)
  5. Perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan (future-proof)

Di wilayah Jawa Barat sendiri, Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan berbagai jenis penyakit memiliki prevalensi yang melebihi rata-rata nasional.

Data kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) menunjukkan penyakit jantung diderita oleh 1,6% masyarakat (rata-rata nasional 1,5%), hipertensi sebanyak 9,67% (rata-rata nasional 8,36%), stroke sebanyak 11,4% (rata-rata nasional 10,9%), hingga gagal ginjal kronis sebanyak 0,48% (rata-rata nasional 0,38%).

Maka mengawali tahun 2020, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membuat terobosan baru dengan meluncurkan PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah).

Solusi ini adalah rangkaian produk pelengkap asuransi tambahan inovatif pertama di industri dalam memastikan masyarakat Indonesia terlindungi secara total tanpa ada batasan jumlah maupun jenis penyakit kritis. (BRH)