ASUS Luncurkan Seri Motherboard TRX40 Terbaru

ARCOM.CO.ID ,Jakarta. (5/3/2020). ASUS mengumumkan seri motherboard TRX40 terbaru, ROG Zenith II Extreme dan ROG Strix TRX40-E Gaming, semuanya dipersenjatai dengan peningkatan dan fitur baru, membantu para professional, enthusiast, dan gamer untuk memanfaatkan potensi penuh dari prosesor AMD Ryzen™ Threadripper™ Generasi ketiga.

Bersama dengan chipset TRX40, CPU Threadripper Gen 3 membawa PCI Express® 4.0 ke desktop kelas atas, solusi ini untuk pertama kalinya menggandakan bandwidth di seluruh 64 lane PCIe® 4.0 untuk memungkinkan konektivitas ke SSD, kartu grafis dan perangkat AV yang lebih cepat.

Setiap slot PCIe dan slot M.2 pada jajaran ASUS TRX40 dihubungkan dengan konektivitas PCIe 4.0 untuk bandwith maksimum, ini berarti setiap kartu ekspansi yang ditempatkan pada board ASUS TRX40 akan bekerja maksimal tanpa limitasi konektivitas.

Bagi para pengguna desktop kelas atas, serial TRX40 menawarkan empat kanal memori yang memungkinkan kapasitas RAM hingga 256 GB, dengan menggunakan delapan slot.

CPU Threadripper Gen 3 terbaru mempertahankan dukungan pendahulunya terhadap memori ECC, ini membuat kalangan PC builder dapat merancang sistem mereka ke tingkatan baru, terutama dengan peningkatan dukungan RAM hingga 3200MHz yang kian mantap lagi dengan adanya teknologi eksklusif OptiMem III di Republic of Gamers (ROG) Zenith II Extreme.

 Tersedia motherboard ROG atau ASUS TRX40 untuk semua pengguna, dari kalangan profesional yang menginginkan semuanya yang terbaik, juga untuk kalangan gamer hardcore yang terobsesi dengan kinerja, hingga kalangan PC builder yang selalu mencari pengalaman penggunaan PC terbaik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jajaran ROG, silahkan kunjungi ASUS ROG, panduan dengan spesifikasi dan gambar lengkap untuk seluruh jajaran motherboard TRX40 terdapat di ASUS Edge Up.

ROG Zenith II Extreme

ROG Zenith II Extreme sangat cocok untuk kalangan professional dan gamer enthusiast yang ingin menikmati performa tertinggi dari CPU Threadripper generasi ketiga dan dengan kecepatan clock memori tingginya.

Produk ini sarat dengan komponen hardware terbaik untuk memuaskan kalangan pengguna yang paling kritis sekalipun. Gaya dari board ini menyeimbangkan performa industrial dengan hingar-bingar khas gamer, Ketika lampu dimatikan, Zenith II Extreme tampil sangat elegan, tetapi begitu pencahayaan multi-zone Aura RGB LED menyala, board ini langsung akan menjadi pusat perhatian yang canggih.

Panel dekoratif diatas I/O shield memiliki motif pencahayaan holographic Infinity, sementara layar OLED full-color LiveDash dapat menampilkan kode POST, informasi sistem kritis atau grafik khusus.

Aluminum ROG Armor menutupi sebagian besar bagian depan board, dan pelat belakang dari logam menguatkan board terhadap bobot heatsink yang besar dan beragam kartu ekspansi.

Zenith II Extreme menggunakan desain VRM 16-power-stage yang ditingkatkan, cocok untuk penggunaan overclocking ekstrim, banyak komponen dalam PC rakitan kelas atas yang bisa sedikit kepanasan setelah beban kerja meningkat.

Ini sebabnya, heatsink VRM utama Zenith II Extreme menggunakan dua kipas semi-pasif yang menyala hanya ketika suhu komponen yang di bawahnya mencapai 60ºC. Untuk lebih meningkatkan efektifitas pembuangan panas, pipa panas bergabung dengan heatsink VRM utama dengan heatsink tambahan di bawah selubung I/O.

Kipas lain yang berada di bawah chipset heatsink menarik panas dari slot M.2 utama dan silicon TRX40 itu sendiri.

Aliran udara ini juga membantu menjaga VRM SoC tetap dingin selama memori overclocking, setiap kipas tersebut cukup pintar untuk menyala hanya saat dibutuhkan dan dikendalikan oleh Fan Xpert 4 utility.

Kemampuan menampung sarana penyimpanan yang sangat besar, dimungkinkan oleh lima slot M.2 Zenith II Extreme yang masing-masing menggunakan hingga empat jalur PCIe 4.0. Tiga slot di antaranya langsung terpasang dan dua berasal dari modul DIMM.2 ekslusif, Hard drive masih merupakan raja untuk urusan kapasitas, dan Zenith II Extreme menyediakan delapan port SATA untuk memenuhi bahkan kebutuhan penyimpanan data yang terbesar sekalipun.

Jaringan adalah aspek kunci untuk workstation dan perangkat desktop canggih, karena beban kerja pada sistem ini sering melibatkan pemindahan sebagian besar data dari satu komputer ke komputer lain.

Zenith II Extreme menampilkan trio antarmuka jaringan, kontroler Intel® I211-AT Gigabit Ethernet adalah salah satunya, tetapi kontroler Aquantia AQC-107 10GbE yang memberikan “kekuatan” dengan membuat pekerjaan pemindahan multi terabyte menjadi sangat singkat.

Jika Anda tidak membutuhkan pekerjaan menggunakan kabel, maka konektivitas masa depan Zenith II Extreme dengan Intel AX200 Wi-Fi 6 dan dukungan Bluetooth 5 tentu akan memuaskan Anda.

Setiap peningkatan kecepatan dalam USB telah tersedia di Zenith II Extreme, sehingga board ini lebih dari siap untuk periferal terbaru.

Panel belakang berisi total tujuh port USB 3.2 Gen 2 dengan throughput 10 Gbps, akan tetapi, yang paling menarik adalah konektor USB 3.2 Gen 2×2 Type C yang super cepat dengan bandwidth 20Gbps, ini juga termasuk sepasang konektor USB 3.2 Gen 2 panel depan, empat port USB 3.2 Gen 1 dan tiga header USB 2.0.

Akhirnya, untuk memastikan bahwa semua kebutuhan audio terpenuhi, baik untuk bermain game atau musik melalui headphone, Zenith II Extreme menggunakan codec SupremeFX S1220 ditambah dengan ESS Sabre 32-bit DAC kelas atas.

Paket audio selanjutnya mencakup dukungan perangkat lunak untuk DTS® Sound Unbound, yang menawarkan soundscapes yang dalam dengan 3D audio berbasis objek yang akurat.

ROG Strix TRX40-E Gaming

ROG Strix TRX40-E Gaming adalah motherboard dengan kemampuan desktop kelas atas, sudah sewajarnya jika melihat dari komponen yang terpasang.

Board bisa menggunakan form factor ATX dengan opsi penyesuaian terbaik, estetika cybertext ramping dan layar OLED 1,3-inch LiveDash.

Desain sudut yang mencolok meluas ke heatsink M.2 dan penutup sirkuit audio, dan sebagian besar board gelap sehingga memberikan tampilan terbaik dibawah naungan pencahayaan LED RGB.

Board Strix terbaru ini mengakomodasi CPU-nya dengan VRM 16-stage dan dua kipas semi-pasif di atas heatsink untuk menjaga suhu tetap dingin bahkan saat di-overclock.

Konektor listrik ProCool II dan pin padatnya membantu memastikan hantaran daya yang stabil ke Threadripper dengan jumlah core-nya yang masif sembari menjaga konektornya tetap dingin saat beban tinggi.

Board ini juga memberikan banyak pilihan untuk perangkat penyimpanan dan peripheral, terdapat tiga soket M.2, masing-masing terhubung ke empat jalur PCIe 4.0, serta delapan port SATA yang menghiasi tepi board.

Di bagian belakang terdapat delapan port USB 3.2 Gen 2 dengan bandwidth 10 Gbps, termasuk sebuah Type-C™, di samping empat konektor USB 2.0 Type-A™.

Strix TRX40-E Gaming juga menawarkan header khusus untuk pompa AIO dan custom-loop selain jajaran fan header yang umum.

Board baru ini dilengkapi dengan trio kontroler jaringan, adapter Intel AX200 Wi-Fi 6 dengan Bluetooth 5 kembali menjadi andalan di sini, di samping itu, sebuah kontroler Realtek Ethernet 2.5 Gbps dipasangkan dengan kontroler Ethernet Intel I211-AT Gigabit.

Untuk kebutuhan audio, Strix TRX40-E Gaming menggunakan sebuah SupremeFX S1220 audio codec dan memberikan dukungan DTS Sound Unbound.

Berikut beberapa poinpenting tentang ROG Zenith II Extreme dan ROG Strix TRX40-E Gaming:

– ROG Zenith II Extreme dirancang untuk para pengguna yang selalu harus mendapatkan hasil maksimal, dengan penggunaan VRM 16-power-stage, heatsink berpendingin kipas dan LiveDash OLED (12,790,000)

– ROG Strix TRX40-E Gaming: Memimpin dengan teknologi VRM 16-power-stage, heatsink berpendingin kipas, dan banyak opsi penyesuaian (9.1) (BRH / RLS)