Upnormal Sambut New Normal

Antisipasi ‘The New Normal’ dengan Cara Upnormal

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Apa yang terjadi pada salah satu tempat nongkrong yang seringkali dipenuhi Generasi Milenial dan Gen￾Z saat New Normal mulai di tetapkan?

Menurut Media Relation CRP Group (Group induk Upnormal Coffee dan Bakso Boedjangan), Anisa Ixora, konsumen tetap bisa menikmati keseruan di Upnormal dengan yang cara baru.

Hal tersebut tengah di persiapkan oleh 119 gerai Upnormal dengan berpegang teguh pada ketetapan protokol kesehatan dari pemerintah.

Pedoman customer journey di Upnormal saat new normal melalui berbagai tahapan, mulai dari
memastikan seluruh karyawan dalam keadaan sehat, melakukan pengecekan suhu bagi konsumen atau tamu yang datang, memberikan jarak minimal 1 meter di area dine-in, menghadirkan hand sanitizer atau sabun cuci tangan di setiap sudut ruangan, meningkatkan frekuensi untuk membersihkan gerai, hingga menerapkan sistem contactless delivery dengan penggunaan masker dan sarung tangan bagi seluruh karyawan yang bekerja.

Pelaksanaan protokol tersebut diawasi dengan ketat dan disiplin oleh seluruh management Upnormal.

“Kami mulai dengan mengatur jam kerja karyawan menggunakan sistem shifting yang disesuaikan dengan kebutuhan gerai, sehingga dapat mengurangi frekuensi pertemuan antar karyawan,” kata Anisa Ixora di hadapan awak Media saat Media Gathering New Normal ala Upnormal Kamis, (11/6/2020), di Upnormal Coffee Roasters Global Project jalan R.E Martadinata (jalan Riau) No.158 Bandung.

“Bahkan, beberapa karyawan yang sempat tidak bekerja untuk sementara waktu akan melakukan tes kesehatan sebelum kembali bekerja,” ungkap Anisa Ixora.

“Sebelumnya mereka juga diminta untuk mengisi form pernyataan khusus yang menyatakan lokasi tempat tinggal tidak berada di zona merah,” kata Anisa Ixora.

“Saat mulai bekerja, seluruh karyawan akan melalui pengecekan suhu yang dicatat oleh setiap Restaurant Manager,” ujar Anisa Ixora.

“Mereka yang memiliki suhu di atas 37,5 derajat celcius tidak diizinkan untuk masuk kerja dan wajib memeriksakan diri ke klinik atau dokter,” ungkap Anisa Ixora.

“Kemudian, saat memproses seluruh pesanan, mereka akan menggunakan masker dan sarung tangan, tak lupa, mereka juga diberikan tambahan vitamin agar bekerja dengan stamina yang baik,” ujar Anisa Ixora.

Anisa Ixora menambahkan, penerapan physical distancing dilakukan di tiap area dine-in.

Di setiap meja diberikan
himbauan menggemaskan namun berarti, seperti “Aku Sayang Kamu, Kamu Duduk di Sebelah Dulu ya” atau “Apa Persamaan Hati Kamu Sama Bangku Ini? Sama-Sama gak Bisa diisi oleh Aku”.

Hal tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Upnormal terhadap konsumennya.

Bahkan jumlah pengunjung pun dibatasi agar tidak terjadi penumpukan di area dine-in.

Konsumen yang datang akan melalui prosedur pengecekan suhu terlebih dahulu.

Mereka wajib menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki gerai dan menggunakan masker.

Tak hanya itu, transaksi yang dilakukan pun dihimbau melalui fitur Pay at Table pada Upnormal App.

Dengan sistem tersebut konsumen bisa memilih dan memesan tanpa antri hanya dengan men-scan barcode yang ada di atas meja.

Adapun untuk pembayarannya konsumen dapat memilih 4 layanan dompet digital, yaitu Gopay, Ovo, Dana dan LinkAja.

Menariknya baru-baru ini
Upnormal App merilis fitur pesan-antar untuk konsumen setia Upnormal dan Bakso Boedjangan yang sudah dapat dinikmati di berbagai kota.

Selain memperhatikan konsumen dan karyawannya, Upnormal juga menerapkan panduan sanitasi yang sesuai dengan anjuran pemerintah.

Salah satunya dengan melalukan pembersihan meja dan kursi dengan cairan desinfektan setelah selesai digunakan.

Dengan cairan yang sama, beragam benda lainnya yang ada di dalam gerai, seperti pegangan pintu, instalasi listrik, pegangan tangga, peralatan tulis dan lainnya dibersihkan minimal setiap 30 menit sekali.

“Sejak masa awal pandemi Covid-19, kami selalu berupaya adaptif dengan menyesuaikan layanan agar memberikan rasa aman, nyaman dan menjadi andalan masyarakat di masa pandemi ini,” kata Anisa Ixora.

Strategi menyambut era new normal dengan menerapkan protokol yang berfokus pada aspek program bersih, sehat dan aman seperti himbauan yang disampaikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini telah dipersiapkan melalui berbagai pertimbangan yang matang, sehingga konsumen dapat tetap menikmati serunya nongkrong di Upnormal dengan gaya new normal.

Sebagai informasi, beberapa gerai Upnormal telah membuka gerai dine-in di area Bandung sejak 2 Juni 2020, seperti Upnormal Braga, Buah Batu, Burangrang, Cikutra, Cihampelas 96, Dipatiukur, Global Project Riau, Kopo, Pasir Kaliki dan Sumur Bandung.

Adapun gerai Upnormal lainnya pun telah membuka area dine-in, seperti wilayah Cirebon, Jabodetabek, Malang, Makassar, Medan, Pekanbaru dan Yogyakarta.

Secara bertahap seluruh gerai Upnormal lainnya akan membuka faslitas dine-in dengan jadwal yang berdasarkan pada kebijakan masing-masing daerah. (BRH)