Pusdikhub Kodiklatad Laksanakan Penggalian IPAL Sanimas di Asrama Microwave

ARCOM.CO.ID ,Cimahi. Danpusdikhub Kodiklatad bekerja sama dengan Dinas DPKP Pemkot Cimahi melaksanakan penggalian pertama IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Sanimas di Asrama Pusdikhub Kodiklatad, Kamis, (6/8/2020).

Hadir dalam kegiatan penggalian pertama IPAL Sanimas di Asrama Microwave RT 03/RW 12 Kalidam Pusdikhub, Dansektor 21 Kol.Inf. Yusep Sudrajat, Perwakilan Balai PU provinsi Jawa Barar Friska Nur Afianti, Perwakilan Dinas DPKP Pemkot Cimahi Siti Rosida, Perwakilan Kecamatan Cimahi Tengah, dan Perwakilan Kelurahan Karang Mekar Cimahi Tengah.

Penggalian pertama IPAL Sanimas di Asrama Microwave RT 03/RW 12 Kalidam Pusdikhub, merupakan upaya menyukseskan dan menggalakkan Program Citarum Harum sekaligus sebagai bentuk wujud nyata melestarikan vegetasi lingkungan.

Danpusdikhub Kodiklatad Kolonel Chb M. Soleh, S.H., M.M.,dalam amanatnya mengatakan, hadirnya fasilitas sistem instalasi pengolahan air limbah ini akan memberi dampak positif bagi kehidupan warga Asrama Microwave RT 03 dan RW 12 Kalidam Pusdikhub.

“Karena fasilitas ini dapat membangun perilaku sehat dan pola pikir lebih maju dalam upaya mendukung program pemerintah yaitu SDM unggul Indonesia maju,” kata Kolonel Chb M. Soleh.

Kolonel Chb M. Soleh menjelaskan, sistem instalasi pengolahan air limbah adalah salah satu upaya hidup sehat masyarakat dengan menjaga kelangsungan hidup lingkungan sekitar, sehingga limbah yang berasal dari warga tidak langsung dibuang ke sungai.

“Karena limbah ini sangat berbahaya bagi lingkungan, karena di sana hidup vegetasi alam yang juga menunjang kelangsungan hidup dari warga itu sendiri dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap upaya yang sedang digalakkan, yaitu program Citarum Harum,” ungkap Kolonel Chb M. Soleh.

“Semoga IPAL yang dibangun ini bermanfaat secara optimal khususnya bagi warga Asrama Microwave RT 03 dan RW 12 Kalidam Pusdikhub, umumnya bagi Kelurahan Karang mekar Cimahi tengah,” kata Kolonel Chb M. Soleh, “Terutama dalam menjaga kesehatan warga dan kelangsungan hidup dari vegetasi lingkungan,” pungkas Kolonel Chb M. Soleh yang merupakan mantan Kepala Perhubungan Kostrad TNI AD.

Sedangkan Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kol.Inf. Yusep Sudrajat mengungkapkan, Program IPAL Sanimas di Asrama Microwave RT 03/RW 12 Kalidam Pusdikhub akan dilaksanakan selama tiga bulan dengan anggaran 500 juta rupiah, “Nantinya IPAL Sanimas ini akan dapat menampung limbah dari 70 Rumah atau Kepala Keluarga, jadi IPALnya akan masuk ke IPAL terpusat yang sedang dibangun saat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kol.Inf. Yusep Sudrajat menjelaskan, Sanimas sendiri merupakan IPAL terpadu atau terpusat yang dibuat PUPR dengan menggunakan APBN untuk masyarakat, dan dibangunnya juga oleh masyarakat yang tinggal di RT atau RW tersebut, dan bukan dibangun oleh kontraktor.

“Asrama yang berada di Pusdikhub ini adalah bagian dari masyarakat, karena program Sanimas memang untuk masyarakat,” kata Kol.Inf. Yusep Sudrajat.

“Ketika Sanimas mulai dibangun, maka sebanyak 70 persen dari 500 juta rupiah sudah masuk ke rekening RT atau RW setempat, dan selanjutnya uang bisa diambil secara bertahap,” ungkap Kol.Inf. Yusep Sudrajat.

“Seperti diketahui, di kota Cimahi terdapat 625.000 warga, dan masih ada ribuan warga Cimahi yang membuang kotoran dan limbah rumah tangga langsung ke sungai, maka pada akhirnya pemerintah melalui PUPR membuat program Sanimas,” ungkap Kol.Inf. Yusep Sudrajat.

“Program Sanimas tidak hanya ada di Cimahi, namun ada di Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten lainnya,” kata Kol.Inf. Yusep Sudrajat.

“Pada tahun 2020, Sektor 21 Satgas Citarum Harum mendapat program Sanimas di Cimahi sebanyak empat unit, di Kabupaten Bandung 24 unit, dan di Kabupaten Sumedang 8 unit, sehingga nantinya saya selaku Dansektor 21 akan mengontrol itu semua, untuk mempercepat program Citarum Harum,” pungkas Kol.Inf. Yusep Sudrajat. (BRH)