CEO Daruma: B2B e-commerce Harus Rubah Strategi Pasca Pemulihan Perekonomian Indonesia

ARCOM.CO.ID ,Jakarta, (12/1/2021). Rencana pemulihan perekonomian Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah diproyeksikan mencapai 5% pada 2021 menurut kementerian PPN/Bappenas, dengan rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat kondisi perekonomian Indonesia.

Meskipun saat ini pandemic covid-19 masih menjadi bayangan bagi para pelaku bisnis, hal tersebut tampaknya​ tidak lagi menjadi rintangan bagi pelaku industri e-commerce Indonesia.

“Saya melihat, sebut saja di tahun 2021 ini, persaingan e-commerce khususnya di pasar B2B tidak akan seketat tahun sebelumnya, karena kini belanja online sudah menjadi kebiasaan, baik itu untuk kebutuhan personal maupun perusahaan, saya rasa seluruh e-commerce mutlak mengalami kenaikan di tahun lalu,” kata CEO Daruma Herry Wijaya.

“Bagi kami, di sepanjang tahun 2020 lalu berusaha untuk memberikan services lebih, terutama untuk pasar B2B, dan bersama Kementerian Koperasi dan UKM melalui Karya Nusantara kami berusaha untuk tetap menjaga UKM agar tetap berkarya di masa pandemic dengan pemenuhan kebutuhan masker dan alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan,” ungkap Herry Wijaya.

“Jadi menurut saya, di tahun 2021 daripada harus berlomba dan berkompetisi untuk menyerap pasar sebanyak-banyaknya, akan lebih baik sebagai platform B2B E-Commerce berusaha untuk memberikan service lebih kepada penggunanya, seperti memperlengkap produk pada setiap kategori, melengkapi atribut pada produk seperti spesifikasi, data sheet, dan yang terpenting membuka aksesibilitas pada platform,” ungkap Herry Wijaya.

“Itu yang kami lakukan tahun ini, kebanyakan dari B2B e-commerce bersifat tertutup dengan segudang syarat, dan diberlakukan hanya untuk mengakses produk dan melihat harga,” kata Herry Wijaya.

“Di Daruma kami memberlakukan transparansi untuk seluruh ribuan brand kami, sehingga siapapun dapat melihat produk apa yang ada di website kami, untuk proses pembelian pun kami menerapkan flow yang simple,” ungkap Herry Wijaya.

“Hal tersebut harus dilakukan, karena menurut saya, sebagai e-commerce, patokan tidak serta merta dari harga, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat luas,” tegas Herry Wijaya.

Lebih lanjut Herry Wijaya mengatakan, E-commerce saat ini menjadi salah satu pilihan proses pengadaan elektronik yang diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada sektor perekonomian Indonesia, dan dapat dinikmati dari Sabang hingga Merauke, dengan jangkauan pengiriman yang luas, tentu hal ini akan banyak membantu pertumbuhan para pelaku bisnis yang baru merintis.

Daruma.co.id​ sendiri hadir dengan platform 360 derajat yang menghubungkan penyedia barang dan pembeli, memberikan informasi produk yang akurat, menyediakan barang ready stock, pengiriman tepat waktu serta metode pemilihan barang yang variatif. (BRH / RLS)