Sinergitas Pentahelix, Universitas Widyatama Gelar Coffee Morning Bersama Awak Media

ARCOM.CO.ID, Bandung. Universitas Widyatama (UTama) terus meningkatkan sinergitas Pentahelix, salah satunya dengan menggelar kegiatan Coffee Morning bersama puluhan awak media cetak, elektronik dan online, Selasa, (23/2/2021), di Ruang Seminar, Lantai 6, Gedung B Universitas Widyatama, jalan Cikutra No.204-A Bandung, kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hadir sebagai tuan rumah dalam kegiatan ini, Rektor Universitas Widyatama Prof. Dr. H. Obsatar Sinanga, S.Ip., M.Si., Ketua Yayasan Widyatama Djoko Roespinoedji, S.E., Pg. Dip., dan Kabiro Protokoler Humas Universitas Widyatama Henry Meytra Taufik.

Kegiatan Coffee Morning di Universitas Widyatama berlangsung santai, hangat, dan penuh kekeluargaan, berbagai informasi dan perkembangan Universitas Widyatama dijelaskan secara lugas oleh Rektor dan Ketua Yayasan.

“Universitas Widyatama memiliki komitmen yang kuat dalam dunia pendidikan, dan Alhamdulillah masyarakat semakin percaya dengan kualitas Universitas Widyatama,” kata Ketua Yayasan Widyatama Djoko Roespinoedji di awal paparannya.

Lebih lanjut Djoko Roespinoedji mengatakan, program studi yang ada di Universitas Widyatama sudah mencapai 65 persen dan mengantongi nilai akreditasi A, “Hal ini tentu saja semakin meyakinkan masyarakat khususnya orang tua para calon mahasiwa untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya di Universitas Widyatama,” ujarnya, “Hal ini dibuktikan pada tahun 2020, Universitas Widyatama menerima 3.000 Mahasiswa,” ungkapnya.

“Universitas Widyatama juga terus memberikan beasiswa untuk Mahasiswa yang tidak mampu dan Mahasiswa berprestasi sesuai dengan misi Pendiri yakni kut mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Djoko Roespinoedji, “Jadi semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan di Universitas Widyatama,” pungkasnya.

Sedangkan Rektor Universitas Widyatama Obsatar Sinanga yang biasa disapa Prof Obi mengungkapkan, Universitas Widyatama selain memberlakukan skripsi, juga memberlakukan penyusunan penelitian dan publikasi jurnal internasional sebagai syarat kelulusan Mahasiswa, “Dengan menyertakan Jurnal Internasional saat ingin bekerja, maka akan memberikan nilai tambah karena lebih kredibel,” ujarnya.

Lebih lanjut Prof Obi menegaskan perusahaan-perusahaan harus terus bersinergi dengan kampus khususnya dengan Universitas Widyatama, “Untuk diketahui, Bio Farma 90 persen pegawainya merupakan lulusan Universitas Widyatama,” pungkasnya.

Seperti diketahui Universitas Widyatama di bawah kepemimpinan Rektor Universitas Widyatama Prof. Dr. H. Obsatar Sinanga, S.Ip., M.Si., semakin melejit, mendapat berbagai penghargaan, dan terus menjalin hubungan dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, bahkan Universitas Widyatama saat ini menempati peringkat ke 57 nasional menurut Kemenristek Dikti dan posisi 55 Webometrics di tahun 2021. (BRH)