Entrasol dan LOKET Sukseskan Program Vaksinasi Lansia

ARCOM.CO.ID ,Jakarta, (26/3/2021). KALBE Nutritionals melalui produk nutrisi harian agar warga lanjut usia (lansia) tetap aktif yaitu Entrasol, terus berkomitmen mendukung program vaksinasi Covid-19 di Indonesia selama masa pandemi.

Keseriusan dalam komitmen ini ditunjukan melalui kolaborasi Entrasol dengan LOKET dalam program vaksinasi massal untuk lansia di wilayah Jabodetabek.

Sebagai penyedia layanan​Ticketing Management Service​ (TMS), LOKET memberikan dukungan dalam proses registrasi dan penjadwalan vaksinasi Covid-19 daring bagi warga lansia.

Mendukung upaya tersebut, Entrasol menargetkan membagikan 50 ribu paket nutrisi lansia secara gratis kepada warga lansia yang mengikuti vaksinasi yang diadakan pemerintah di dua titik, yaitu Istora Senayan dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Kampus Hang Jebat Jakarta Selatan.​

Coordinator General Adult Nutrition KALBE Nutritionals Boy Sinaga mengatakan, Entrasol berkomitmen menyediakan nutrisi harian warga lansia agar tetap aktif, “Kami menunjukkan dukungan penuh pada program vaksinasi lansia,” ujarnya.

“Entrasol memiliki kandungan​ tinggi protein, tinggi serat, tinggi vitamin D, serta kaya akan vitamin, mineral lain, dan rendah laktosa, sehingga sangat cocok untuk lansia dalam membantu meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Boy Sinaga.

“Kami bukan sekadar mengajak lansia untuk vaksinasi, melainkan menaruh perhatian khusus dalam memastikan nutrisi harian mereka agar dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya untuk menjaga daya tahan tubuh mereka,” ujar Boy Sinaga.

“Dengan nutrisi yang baik, kami yakin vaksin dapat bekerja secara optimal pada populasi lansia,” kata Boy Sinaga.

“Kami bersyukur bisa berkontribusi dan bersinergi dengan LOKET di kegiatan ini,” ungkap Boy Sinaga.

“Kami berharap bisa mengembangkan kemitraan ini juga di berbagai daerah lain, sebab kita paham meskipun lansia sudah divaksin,​ namun tetap penting memperhatikan nutrisi harian lansia agar daya tahan tubuhnya terjaga, salah satunya dengan Entrasol,” pungkas Boy Sinaga.

Seperti diketahui, Lansia memang memiliki risiko paling besar dan mengalami kondisi terberat dibandingkan kelas usia lainnya jika terinfeksi Covid-19.

Adapun 48,3% kematian akibat Covid-19 di Indonesia terjadi pada pasien lansia.

Maka untuk mencapai herd immunity di Indonesia, vaksinasi pada kelompok prioritas termasuk lansia perlu dilakukan.

Di Indonesia, program vaksinasi Covid-19 bagi kategori lansia di atas 60 tahun resmi dimulai pemerintah sejak 8 Februari 2021 hingga saat ini, dan bisa dilakukan di berbagai tempat fasilitas kesehatan, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit milik Pemerintah dan swasta.​

Demi mempercepat vaksinasi Lansia, beberapa tempat juga menyediakan vaksinasi massal dengan kuota ribuan orang per hari.

Selain sentra vaksinasi bersama BUMN di Istora Senayan Jakarta, Kementerian Kesehatan RI juga membuka pendaftaran lansia bagi pemilik KTP di DKI maupun non-DKI bertempat di BBPK Jakarta Kampus Hang Jebat.

Distribusi nutrisi lansia Entrasol di BBPK Kampus Hang Jebat akan dimulai pada 26 Maret 2021 hingga 31 Maret 2021, sedangkan di Istora Senayan pada 30 Maret hingga 30 April 2021.

Pemerintah menggandeng perusahaan teknologi LOKET sebagai mitra registrasi dan penjadwalan vaksinasi online, sehingga para lansia yang memiliki KTP Non-DKI Jakarta bisa mendaftarkan dirinya.​

Hal ini dilakukan agar proses vaksinasi bisa berjalan teratur, serta menghindari kerumunan dan berbagai risiko yang tidak diinginkan.​

Terkait vaksinasi pada lansia, masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya​immunosenescence (disfungsi imunitas karena usia) yang menyebabkan respons terhadap vaksin menjadi kurang maksimal.

Selain itu, keberadaan penyakit penyerta atau komorbid juga meningkatkan terjadinya inflamasi kronis.

Head of Medical KALBE Nutritionals​ dr. Muliaman Mansyur menekankan pentingnya proses skrining riwayat penyakit, kesiapan psikis, kondisi fisik, serta memeriksa apakah penerima vaksin memiliki komorbid yang terkontrol agar vaksin dapat bekerja dengan efektif.

“Para lansia memerlukan asupan nutrisi seimbang dengan kandungan tinggi protein, vitamin, dan mineral, khususnya Vitamin C, D dan Zinc, untuk menghindari risiko malnutrisi dan sarcopenia atau berkurangnya massa dan kekuatan otot sebagai faktor yang menyebabkan pembentukan imunitas pasca vaksinasi kurang optimal,“ kata dr. Muliaman Mansyur.

Sedangkan Head of LOKET Tubagus Utama menyambut baik setiap upaya dan dukungan untuk memastikan program vaksinasi kelompok masyarakat lansia dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien, serta mencapai tujuan yang diharapkan.

“LOKET melanjutkan upaya dalam mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi Covid -19 di Indonesia,” kata Tubagus Utama.

“Meskipun di kedua titik ada pembatasan jumlah orang, kami yakin para lansia yang belum berkesempatan divaksin dapat terbantu aksesnya dan memperoleh vaksin dengan mudah,” ungkap Tubagus Utama.

“Kami mengapresiasi kehadiran Entrasol sepanjang proses vaksinasi tersebut, bersama-sama kita memastikan vaksinasi berjalan lancar dan mencapai tujuannya,” pungkas Tubagus Utama.

Sebagai mitra pendaftaran yang ditunjuk pemerintah, LOKET memiliki perhatian dan harapan besar agar program vaksinasi pada lansia ini bisa mengurangi angka positif dan kematian akibat Covid-19 ini, sehingga​ herd immunity​ (kekebalan komunitas) segera tercapai di Indonesia.

Hingga 26 Maret 2021 sudah lebih dari 20.000 lansia yang mendaftar sejak 8 Maret 2021 di dua lokasi vaksinasi. (BRH / RLS)