Pomelo Luncurkan Prism. Brand Services

ARCOM.CO.ID ,Jakarta, (24/6/2021). Pomelo, platform fesyen omnichannel terkemuka di Asia Tenggara mengumumkan peluncuran​ Prism. yakni layanan​ end-to-end​ yang menawarkan solusi menyeluruh bagi​ brand​ di seluruh Asia Tenggara.

Sejak didirikan pada 2013, Pomelo berkembang pesat sebagai​ powerhouse​ fesyen regional, dan kini memperoleh pengetahuan dan kemampuan yang ingin ditanamkan pada​ brand​ lain, sehingga mereka juga dapat tumbuh dengan cepat.

Prism. siap membantu para​ brand​ untuk meningkatkan posisi serta mendorong pertumbuhan mereka menggunakan keahlian kreatif, kemampuan teknologi, dan keahlian pemasaran Pomelo yang terkemuka.

Menurut laporan yang dilakukan oleh Google dan Temasek, meskipun di masa pandemi, industri fashion digital Asia Tenggara melaporkan pertumbuhan 22% dalam​ Gross Merchandise Value​ (GMV) dan memiliki nilai 25 miliar USD pada tahun 2020, sebuah peningkatan pertumbuhan terbesar kedua di semua ritel online.

Proyeksi pasar memprediksi, angka tersebut akan terus tumbuh secara eksponensial hingga enam kali lipat dari ukuran saat ini, dengan perkiraan nilai mencapai mencapai 100 miliar USD.

Hal ini menyoroti adanya potensi yang harus dikembangkan oleh industri fesyen, dan juga lanskap di mana​ brand​ lokal dan internasional dapat berkembang dengan dukungan Prism.

Prism. siap mendukung pertumbuhan ini dengan memberi​ brand​ akses terhadap keahlian​ merchandising​ dan​ trading​ yang disediakan Pomelo, keahlian dalam pemasaran, serta hasil data riset yang diperoleh dari lebih dari 40 juta konsumen di seluruh Asia Tenggara sejak diluncurkan 8 tahun lalu.

Dengan layanan dari Prism. brand​ akan dibekali dengan baik agar dapat meningkatkan kinerja dan pertumbuhan mereka melalui platform Pomelo.

Hingga saat ini, Prism. telah menggandeng​ brand​ global seperti Urban Revivo dan Levi’s sebagai bagian dari kliennya.

Prism. percaya dalam mencapai yang terbaik, menciptakan komunitas dan membangun kultur.

Cakupan layanan yang diberikan tidak hanya berdasarkan hasil yang didukung data, Prism. berusaha untuk membangun hubungan jangka panjang dengan​ brand​ yang bekerja dengannya.

Hal ini memungkinkan setiap​ brand​ untuk mendapatkan pengalaman yang jauh lebih personal di platform maupun dengan audiens, serta memberikan dampak lebih besar di industri fesyen.

Prism. menawarkan layanan yang berfokus pada​ brand., hal ini mencakup solusi omnichannel khusus termasuk Tap.Try.Buy. yakni fitur belanja​ online-to-offline​ dalam aplikasi Pomelo, serta akses ke platform​ e-commerce​ dan toko fisik di Thailand, Singapura, Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Selain itu,​ brand​ dapat memperoleh manfaat dari kemampuan​ 360 marketing​ platform Pomelo, yang menggabungkan konsultasi​ brand, layanan lengkap studio kreatif untuk memproduksi konten terbaik, menciptakan konten media sosial​ multi-channel​ yang dilokalisasi ke target audiens mereka, jaringan​ influencer​ dan KOL yang luas, serta solusi pemasaran berdasarkan data.

Selama 8 tahun perjalanannya, Pomelo telah membangun jaringan pengguna dan traffic yang solid, terdiri dari audiens perempuan yang menyukai fashion, sebuah penawaran unik yang dapat dimanfaatkan oleh​ brand​ untuk pertumbuhannya.

Cakupan penawaran Prism. juga meluas ke area​ trading​ dan​ merchandising, menawarkan layanan desain, manufaktur, dan​ fabric-sourcing​ yang terbaik di kelasnya.

Ini akan memungkinkan​ brand​ untuk mendapatkan wawasan industri yang tak ternilai mengenai perkiraan tren, pengembangan produk, desain teknis, ukuran dan produksi.

Selain itu, kemampuan teknologi platform ini juga memungkinkan personalisasi​ brand​ yang dapat menghasilkan penemuan produk yang optimal berdasarkan pembelajaran mesin milik Pomelo, sumber daya yang dapat membantu​ brand​ menjadi lebih kompetitif di dunia ritel online.

“Pomelo telah menjadi yang terdepan dalam industri​ fashion-tech​ selama lebih dari 8 tahun,” kata Chief Executive Officer Pomelo David Jou.

“Dengan pengetahuan dan keahlian yang kami peroleh, ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kemampuan kami dan membangun komunitas​ brand​ yang paham​ omnichannel,” ujar David Jou.

“Pandemi ini memiliki dampak besar pada industri fashion, tujuan kami dengan Prism. adalah mengubah krisis ini menjadi peluang,” kata David Jou.

“Dengan menyediakan layanan​ end-to-end​ ini, kami ingin membantu​ brand​ menskala bersama kami dan berkontribusi pada pertumbuhan industri fashion di seluruh Asia Tenggara,” pungkas David Jou. (BRH / RLS)