TB Hasanuddin: Sebaiknya Gubernur Jawa Barat Mengundurkan Diri

IMG_20140524_135325ARCOM.CO.ID ,Bandung. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat TB Hasanuddin menyatakan bahwa sebaiknya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan cuti atau mengundurkan diri dari jabatannya apabila menjadi ketua tim sukses Prabowo-Hatta.

Hal ini dikatakan TB Hasanuddin ketika menggelar Press Conference Tim Pemenangan Joko Widodo-M. Jusuf Kalla Wilayah Jawa Barat, Sabtu, (24/5/2014), di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat jalan Pelajar Pejuang Bandung.

“Kami tidak ada masalah bila Ketua Tim Sukses Prabowo adalah Gubernur Jawa Barat, asalkan tidak melanggar aturan, tapi sebaiknya Gubernur Jabar cuti atau mengundurkan diri”, tegas TB Hasanuddin.

Mengenai boleh atau tidaknya seseorang yang telah dipecat dari militer mencalonkan menjadi Calon Presiden, TB Hasanuddin menyerahkan hal tersebut kepada KPU, “Hasil Kesehatan dan Kewarganegaraan juga menjadi pertimbangan KPU”, tegasnya.

Lebih lanjut TB Hasanuddin mengatakan bahwa PDI Perjuangan bersama koalisi partai diantaranya Partai Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI siap memenangkan Capres dan Cawapres Joko Widodo-M.Jusuf Kalla, “Untuk wilayah Jawa Barat target kami 60 persen suara”, kata TB Hasanuddin.

Mengenai maraknya Black Campaign yang ditujukan kepada Joko Widodo (Jokowi), TB Hasanuddin menyatakan bahwa PDI Perjuangan tidak akan menyerang balik, “Kami akan menjelaskan kepada masyarakat bahwa Jokowi tidak seperti itu”, katanya, “Jokowi itu tokoh yang sederhana, jujur dan seorang muslim yang taat”, ujarnya.

Ketua DPD Partai Nasdem Jawa Barat Eka Santosa yang ikut hadir dalam Press Conference ini menyatakan bahwa DPD Partai Nasdem se-Jabar dan para Caleg terpilih sudah melakukan konsolidasi internal untuk mendukung Joko Widodo dan M.Jusuf Kalla, “Sekitar 38 Komunitas adat di Jawa Barat akan memberikan dukungan secara langsung”, tegas Eka.

Bila tidak ada aral melintang, PDI Perjuangan Jawa Barat pada 28 Mei 2014 akan mengundang seluruh pengurus DPD dan ketua DPC kab/kota di wilayah Jawa Barat untuk melakukan konsolidasi, untuk lokasi pertemuan, rencananya akan digelar di kota Bandung. (Bagoes Rinthoadi)