Pindad Siap Menjadi Produsen Alutsista Terkemuka di Asia

IMG_20140612_231306

ARCOM.CO.ID ,Bandung. PT Pindad (Persero) di tahun 2023 siap menjadi produsen peralatan pertahanan dan keamanan terkemuka di Asia.

Hal ini terungkap dalam Konferensi Pers PT Pindad, Jumat, (6/6/2014), di Auditorium PT Pindad jalan Gatot Subroto Bandung.

Di tempat yang sama para wartawan diperkenalkan dengan Direktur Utama (Dirut) PT Pindad Sudirman Said yang baru saja dilantik pada 4 Juni 2014.

Sudirman Said menggantikan pejabat lama Adik Avianto Soedarsono yang diberhentikan sejak 16 Agustus 2013.

Selama kekosongan jabatan Dirut PT Pindad, Komisaris menunjuk Tri Hardjono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama.

“Hari ini adalah hari kedua saya di Pindad”, kata Direktur Utama PT Pindad Sudirman Said di awal sambutannya, “Hingga hari ini saya masih belajar, untuk itu saya akan mengkaji hal-hal yang sudah baik di PT Pindad”, ujarnya.

“Pada tahun 1998 dan awal tahun 2000 PT Pindad berada dalam posisi di bawah, karena perhatian pemerintah pada saat itu tidak begitu baik”, kata Sudirman, “Sekarang adalah momentum yang baik bagi PT Pindad”, tegasnya.

Lebih lanjut Sudirman mengatakan bahwa porsi komponen nasional dalam produksi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) di PT Pindad harus besar dan terus ditingkatkan, “Pindad paham betul dalam hal ini, oleh karenanya Pindad akan terus membangun kapasitas institusi”, tegasnya, “Apalagi Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran Direksi PT Pindad”, ujarnya.

“Indonesia masih mengalami ketergantungan impor komponen utama industri pertahanan”, ungkap Sudirman, “Untuk itu PT Pindad sangat siap menjadi pelaksana kebijakan melalui transfer teknologi dan peningkatan komponen nasional”, tegasnya.

Di akhir paparannya Sudirman siap menjalankan visi dan misi PT Pindad, “Visi PT Pindad adalah menjadi produsen peralatan pertahanan dan keamanan terkemuka di Asia pada tahun 2023 melalui upaya inovasi produk dan kemitraan strategik”, kata Sudirman.

Lima tahun terakhir kekuatan finansial PT Pindad menunjukkan peningkatan yang menggembirakan, yang semula 600 miliar rupiah menjadi 1,8 triliun rupiah, oleh karena itu PT Pindad mendapat skor AA (sehat) dalam hal kesehatan perusahaan.

Tahun 2014 PT Pindad menargetkan pemasukan sebesar 2 triliun rupiah, dan saat ini pencapaian kontrak-kontrak sudah di atas target. (Bagoes Rinthoadi)