Manggala Garuda Putih Rangkul Mahasiswa Bandung

IMG_20150612_050052

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Organisasi Kemasyarakatan Manggala Garuda Putih setelah berdiri selama 15 tahun akhirnya merangkul kalangan mahasiwa agar dapat terus eksis di tengah masyarakat

Hal ini terungkap dalam Pelantikan dan Diskusi Panel Gerakan Mahasiswa Manggala Garuda Putih Kota Bandung bertema, “Merangkai Kembali Gerakan Mahasiswa Guna Terwujudnya Cita – Cita Nasional Sesuai dengan Preambule Undang – Undang Dasar 1945”, Rabu, (10/6/2015), di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Dipatiukur Bandung.

Turut hadir ketua Manggala Garuda Putih Kota Bandung Denny Rochmansyah, Bendahara Manggala Garuda Putih Kota Bandung Dedi Kusnadi, Sekretaris Manggala Garuda Putih Kota Bandung Dodi Wahyudin, dan Ketua Panitia Pelantikan Gerakan Mahasiswa Manggala Garuda Putih Kota Bandung Andre Lukman.

“Pelantikan Gerakan Mahasiswa Manggala Garuda Putih diharapkan menjadi motor penggerak kalangan intelektual muda sebagai pelanjut dan perpanjangan tangan dari organisasi,” kata ketua Manggala Garuda Putih Kota Bandung Denny Rochmansyah di awal paparannya, “Diharapkan mahasiswa terus bersinergi dengan pemerintah kota Bandung,” ujarnya.

Lebih lanjut Denny mengatakan bahwa anggota DPC Manggala Garuda Putih Kota Bandung telah melaksanakan berbagai program dalam membantu pemerintah kota Bandung untuk mewujudkan Bandung Juara, “Sayangnya Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakilnya sejauh ini belum memberikan perhatian maksimal kepada organisasi ini, padahal kami memiliki payung hukum sebagaimana yang tercantum dalam UUD no 17 tahun 2013 tentang organisasi masyarakat,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelantikan Gerakan Mahasiswa Manggala Garuda Putih Kota Bandung Andre Lukman dalam paparannya mengatakan bahwa gerakan mahasiswa bertekad menjadi lokomotif terdepan dalam mengawal cita cita pendiri Bangsa, “Karena cita-cita itu sampai hari ini belum terwujud,” kata Andre.

“Gerakan mahasiswa sudah banyak terkontaminasi oleh politik dan kekuasaan, sehingga fungsi mahasiswa sebagai agen kontrol menjadi lemah,” tegas Andre, “Untuk itu Gerakan Mahasiswa Manggala Garuda putih bertekad merangkai kembali semangat kejuangan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Andre mengungkapkan bahwa di kota Bandung masih banyak persoalan yang belum tersentuh oleh Walikota Bandung, “Ridwan Kamil (RK) adalah Kepala Dinas pertamanan dan pemakaman, karena RK lebih cenderung ke arah popularitas dengan membuat berbagai taman dan menggusur para pedagang kaki lima, jadi keliatan baru menyentuh bagian kulitnya saja,” kata Andre.

“Saya berharap kebijakan yang diambil pemerintah kota Bandung harus strategis dan berimbang,” kata Andre di akhir paparannya.

Manggala Garuda Putih Kota Bandung kini merangkul kalangan mahasiswa karena dianggap merupakan salah satu motor penggerak dalam melestarikan seni budaya nusantara khususnya Jawa Barat. (Bagoes Rinthoadi)