FIB Unpad Buka Program D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok

20151012_204550

ARCOM.CO.ID ,Bandung. Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) akhirnya mendapatkan mandat dari Kementerian Pariwisata untuk mendirikan Program D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok.

Hal ini terungkap dalam “Lokakarya Pendirian Program D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran” Senin hingga Rabu, (12-14/10/2015), di Hotel Sukajadi Bandung.

Pembukaan Lokakarya dihadiri Rektor Universitas Padjadjaran Tri Hanggono Achmad, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar China Jin Hengyue, dan Ketua Pelaksana Lokakarya Gugun Gunardi.

Hari kedua Lokakarya sesi pertama, (13/10/2015), hadir sebagai pembicara, Wakil Dekan I / Dosen Sejarah FIB Unpad Dr. Mumuh Muhsin Zakaria dengan materi, “Hubungan Tiongkok-Indonesia”, serta Sekretaris Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung Haryadi Darmawan dengan materi “Perkembangan Wisatawan Tiongkok”, dan sebagai moderator Tania Intan.

Sesi kedua hadir sebagai pembicara, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) / Sekjen Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Didien Junaedi dengan materi, “Peranan Bahasa dan Budaya Tiongkok dalam Wisata Air”, dan Ketua Pelaksana Lokakarya Gugun Gunardi dengan materi, “Peranan Pemahaman Budaya Lokal Bagi Para Pemandu”.

20151013_140008

Sesi ketiga hadir Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Hotel dan Restoran¬†Indonesia (PHRI) Pusat Yati Sukamdani dengan materi, “Peranan Bahasa dan Budaya Tiongkok dalam Optimalisasi Pengelolaan Hotel”, dan mantan penyiar program berita berbahasa Mandarin Metro TV Catherine Keng dengan materi “Peranan Bahasa Tiongkok dalam Media Massa”.

Sesi keempat Lokakarya menghadirkan mantan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sunaryo Kartadinata dengan materi, “Membangun Kecakapan Komunikasi dan Kolaborasi untuk Menduniakan Potensi Lokal”, dan Kepala Pusat Kompetensi Kementerian Pariwisata Wisnu Bawa Tarunajaya.

Sesi kelima ditutup oleh Direktur Kerjasama / Dosen Biologi Unpad Parikesit dengan materi, “Peran FIB Unpad dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Jabar Berkelanjutan”, dilanjutkan pembahasan urgensi pembukaan program studi Bahasa dan Budaya Tiongkok di FIB Unpad.

IMG_20151016_155450

Hari ketiga / terakhir Lokakarya (14/10/2015), ditutup dengan pernyataan dukungan pendirian Program D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok oleh para peserta Lokakarya diantaranya, Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI), Majalah Mangle, Pustaka Internasional, dan Mahasiswi STP Bandung.

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) mau tidak mau harus meminta bantuan kepada Universitas Maranatha dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung dalam pendirian Program Studi D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok, dikarenakan setiap Prodi baru diharuskan terdapat pengajar sebanyak enam orang.

Selain itu Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad berpacu dengan waktu, karena Desember 2015 adalah saatnya Program Studi D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok menerima mahasiswa baru.

Program Studi D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok dianggap penting oleh Kementerian Pariwisata dan Unpad, karena wisatawan Tiongkok dari tahun ke tahun terus meningkat dan Indonesia merupakan daerah tujuan wisata wisatawan Tiongkok. (Bagoes Rinthoadi)